Berita Terkini
Trending Tags

Geledah Balai Kota Madiun, KPK Periksa Ruang Kerja Wali Kota Nonaktif Maidi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 343
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
penyidik KPK melakukan penggeledahan mobil dinas. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Kali ini, giliran Balai Kota Madiun yang menjadi sasaran penggeledahan oleh lembaga antirasuah itu pada Kamis (29/01/2026). Tim penyidik KPK tiba di Balai Kota sekira pukul 09.30 WIB dengan 8 mobil Toyota Innova.

Dalam penggeledahan ini, penyidik KPK menyasar ruangan kerja Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Selama proses giat tersebut, area Balai Kota Madiun ditutup dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian. 

Dari pantauan, penyidik KPK memeriksa mobil dinas Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto nopol AE 1011 AP. Selain itu, juga nampak Kabag Umum Setda Pemkot Madiun, Anita Maharani yang turut diperiksa mobil dinasnya bernopol AE 1085 BP oleh KPK.

Sekira pukul 15.00 WIB, penyidik KPK selesai melaksanakan penggeledahan serta memeriksa sejumlah ASN Pemkot Madiun. KPK keluar dengan membawa sekitar 3 koper besar dan 2 koper kecil. Diduga kuat barang bukti masih berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani. Pukul 15.15 WIB, penyidik KPK meninggalkan Balai Kota Madiun menggunakan 8 mobil operasional.

Geledah Kantor Dindik, KPK Amankan Alat Elektronik hingga Uang Tunai

Image Not Found
Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sementara, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan update perkembangan penyidikan di Kota Madiun. Hal itu terkait penggeledahan yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (28/01/2026). 

“Dalam penggeledahan tersebut, tim mengamankan dan menyita beberapa surat, dokumen, dan barang bukti elektronik yang mendukung penyidikan perkara ini.  Selain itu, penyidik juga mengamankan uang tunai sejumlah puluhan juta rupiah,” ujar Budi.

Lebih lanjut, menurut Budi, penyidik KPK akan mengekstrak dan menganalisis sejumlah barang bukti yang disita tersebut. “Perkembangan lebih lanjut akan kita infokan lagi,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kasus ini, KPK tidak hanya menetapkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi sebagai tersangka. Namun, 2 tersangka lainnya yakni Kepala DPUPR, Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto, pihak swasta atau orang kepercayaan Maidi. Dalam 2 pekan ini, KPK sudah menggeledah sejumlah tempat baik kantor OPD maupun rumah para tersangka.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi PBB Kabupaten Madiun Tembus 97 Persen, Sisa Rp700 Juta Masih Menunggak

    Realisasi PBB Kabupaten Madiun Tembus 97 Persen, Sisa Rp700 Juta Masih Menunggak

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mencatat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 30 September 2025 mencapai Rp29,2 miliar. Angka itu sudah menyentuh 97,7 persen dari target tahun ini sebesar Rp30 miliar. “Ini capaian sementara karena input data masih berjalan. Kami optimis bisa mengamankan target PBB […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pimpinan terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan. Mulai Rabu (11/3/2026), posisi Kepala Kejaksaan Negeri resmi dijabat Sabrul Iman, menggantikan Dezi Setiapurnama. Seremoni pisah sambut berlangsung di Pendopo Surya Graha. Pergantian pucuk pimpinan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap sejumlah perkara yang masih berjalan, termasuk dugaan penyimpangan pokok pikiran (pokir) […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
  • Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    Mancing di Kolam, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo –  Sumanto warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hal itu setelah pria 50 tahun itu menembak seorang anak dengan senapan angin. Korban, AL (12), seorang pelajar kelas 1 MTs asal Desa Beton, Kecamatan Siman, tertembak di lengan kiri saat mencoba memancing ikan lele di kolam milik […]

    Bagikan
  • Lima Kandidat Lolos UKK Dirut Perumdam Kota Madiun, Siapa Paling Berpeluang Terpilih?

    Lima Kandidat Lolos UKK Dirut Perumdam Kota Madiun, Siapa Paling Berpeluang Terpilih?

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses seleksi calon Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki tahapan berikutnya. Dari sembilan pendaftar yang mengikuti seleksi administrasi, lima peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Hasil tersebut tertuang dalam Berita Acara Nomor 05/PANSEL-PDAM.TIRTA.TAMANSARI/VI/2026 tentang hasil seleksi administrasi calon Direktur Utama Perumdam […]

    Bagikan
  • Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. […]

    Bagikan
expand_less