Kereta Jadi Favorit Mudik Lebaran 2026? KAI Daop 7 Madiun Catat 454 Ribu Penumpang
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 28
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Posko Angkutan Lebaran 1447 H/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi berakhir pada Senin (30/3/2026) setelah berlangsung selama 18 hari sejak 11 Maret 2026. Meski posko telah ditutup, masa Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April 2026.
Selama periode 11–30 Maret 2026, KAI Daop 7 Madiun mencatat total 454.266 pelanggan kereta api yang dilayani. Jumlah tersebut terdiri dari 215.899 pelanggan berangkat dan 238.367 pelanggan datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan jumlah pelanggan yang berangkat selama periode tersebut meningkat dibandingkan Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
“Sejak 11 Maret hingga 30 Maret 2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani 215.899 pelanggan naik atau rata-rata 10.795 pelanggan per hari. Jumlah tersebut meningkat 8 persen dibanding periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 200.727 pelanggan,” ujar Tohari dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Sementara itu, jumlah kedatangan pelanggan tercatat sebanyak 238.367 orang atau naik 6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 225.846 pelanggan.
Tohari menyebutkan, puncak volume pelanggan tertinggi selama Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 7 Madiun terjadi pada H+2 Lebaran, Selasa (24/3/2026). Pada hari tersebut, sebanyak 17.758 pelanggan diberangkatkan dari 13 stasiun yang melayani naik turun penumpang di wilayah Daop 7 Madiun.
Menurutnya, berbagai upaya dilakukan untuk menghadirkan perjalanan mudik yang nyaman bagi pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Salah satunya dengan menambah perjalanan kereta api melalui pengoperasian KA Brantas Tambahan.
Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga menghadirkan sejumlah inovasi layanan, seperti fasilitas face recognition di Stasiun Madiun serta penyediaan water dispenser di beberapa stasiun, antara lain Stasiun Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, dan Tulungagung.
Tohari mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa Angkutan Lebaran 2026. “KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat aktif dalam Posko Angkutan Lebaran 2026 sehingga secara umum berjalan dengan selamat, aman, lancar, dan terkendali,” katanya.
Meski posko telah berakhir, pihaknya mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan liburan Lebaran untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memesan tiket melalui aplikasi resmi KAI.
“Masyarakat dapat memesan tiket kereta api melalui aplikasi Access by KAI atau kanal penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez






