Berita Terkini
Trending Tags

Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepengurusan DPD PKS Kota Madiun resmi dilantik. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi terbentuk dalam Musyawarah Daerah (Musda) Sabtu (6/7/2025). Hasta Hadiwiguna resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) DPD PKS Kota Madiun untuk masa bakti 2025/20230. Sementara, posisi Sekretaris DPD diemban oleh Edo Rahadi Permana dan Bendahara dipegang Eka Yogantara serta Kaderisasi oleh Haniif Kisbullah.

Sementara, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Madiun Nursalim dan Sekretaris Prianda M. Lukito. Untuk Dewan Etik Daerah (DED) diketuai oleh Abdurrahman dengan sekretaris Didik Purwoko. Pelantikan pengurus ini dilakukan secara daring oleh DPW PKS Jawa Timur.

Ketua DPD PKS Kota Madiun, Hasta Hadiwiguna mengatakan pelantikan dilakukan secara terbatas mengingat situasi beberapa hari terakhir yang kurang kondusif. Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD PKS Kota Madiun telah diserahkan pada 14 Agustus lalu.

“Alhamdulillah hari ini setelah kita dibacakan SK tanggal 14 Agustus kemaren hari ini resmi untuk dilantik Dewan Pimpinan tingkat daerah Kota Madiun dan pengurus DPD SUM se-Indonesia kemudian se-Jawa Timur,”ujarnya.

Usai dilantik, PKS Kota Madiun bakal memperkuat konsolidasi internal kepada kader-kadernya serta lebih banyak bekerja untuk masyarakat. Termasuk mendukung Pemerintah Kota Madiun dibawah kepemimpinan Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Walikota, F. Bagus Panuntun yang turut hadir dalam Musda ini. 

“Karena memang secara kepartaian, PKS memberikan dukungan dan berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dan kebijakan pemerintah agar kedepan bisa berkolaborasi dan bersinergi. Kita juga berharap 5 tahun kedepan Kota Madiun, apa yang dicita-citakan oleh masyarakat selama ini dapat terwujud dengan baik,” terang Hasta.

Lebih lanjut, PKS Kota Madiun kini memiliki 4 kursi di legislatif. Untuk itu, dalam gelaran Pemilu mendatang, PKS Kota Madiun menargetkan untuk masuk ketiga besar parlemen Kota Pendekar.

“Paling tidak kita masih punya mimpi kedepan yang Insyaallah akan kita upayakan dan realisasikan. Kalo kemaren kita sudah mendapatkan 4 kursi yang sebelumnya hilang dan sudah kembali lagi. Kedepan kita punya target harapannya PKS di Kota Madiun bisa masuk tiga besar,” pungkas Ketua Fraksi PKS Kota Madiun tersebut.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Walikota F. Bagus Panuntun turut hadiri Musda PKS Kota Madiun. Foto : Istimewa

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi  menegaskan partai yang baik adalah yang mampu memperkuat akar-akarnya. Dirinya mengapresiasi atas dilantiknya kepengurusan DPTD PKS Kota Madiun. Apalagi PKS merupakan salah satu partai pengusung pasangan Maidi-Bagus Panuntun pada Pilkada 2024 lalu.

“Ini pengurus baru, jadi harus semangat baru. Memperkuat akar-akarnya hingga lapisan masyarakat. Itu akan memperkokoh partai kedepan,” terang Maidi.

Maidi juga menyatakan bahwa dukungan PKS dibutuhkan untuk Kota Madiun maju mendunia. Terlebih, kebijakan-kebijakan pemerintah daerah telah menyasar hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

“Kebijakan-kebijakan yang ditujukan kepada masyarakat baik itu pajak, kesehatan, pendidikan hingga lingkungan hidup itu perlu didukung. Apalagi program ketahanan pangan dan infrastruktur. Itu semua untuk mengentaskan kemiskinan menuju kesejahteraan Kota Madiun,” pungkas Maidi.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan di internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan tampaknya terus meningkat. Perselisihan yang muncul antara pengurus DPC dengan salah satu kadernya, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, kini berujung pada pelaporan pidana. Kuasa hukum Nur Wakhid, Sumadi, dengan resmi melaporkan Ketua dan Sekretaris DPC PKB Magetan ke […]

    Bagikan
  • 1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut. Pengelola Program dan Keuangan […]

    Bagikan
  • Harga Sembako Naik, Warga Kabupaten Madiun Rela Antre Demi Paket Murah Bersubsidi

    Harga Sembako Naik, Warga Kabupaten Madiun Rela Antre Demi Paket Murah Bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga memadati pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026). Mereka rela mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama beras dan telur ayam. Pasar murah tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja […]

    Bagikan
  • Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Babak akhir kasus penelantaran bayi di area sawah Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berujung bui. Sejoli orang tua biologis bayi yakni Yuliyanto  (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, dan EV 18 tahun warga Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepada penyidik EV mengakui penyesalannya karena setelah […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua warga negara Malaysia dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Madiun setelah diketahui melanggar izin tinggal atau overstay lebih dari 60 hari di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Madiun, Aditya Yusuf, menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut bukan tenaga kerja asing, melainkan hasil […]

    Bagikan
expand_less