Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 370
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua bocah tewas tenggelam masuk kekubangan air di Siman, Kabupaten Ponorogo. (8/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tragis menimpa dua bocah laki-laki di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) sore. Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air yang berada di lahan kosong tak jauh dari masjid tempat mereka mengaji.

Kedua korban diketahui berinisial MAJ (6), dan MA (6). Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat keduanya tengah beristirahat usai mengikuti kegiatan mengaji di masjid.

Diduga, saat waktu istirahat, kedua bocah tersebut bermain di sekitar kubangan air sambil mencari ikan. Namun nahas, keduanya terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan yang memiliki diameter sekitar 4 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.

Salah satu rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang datang berusaha menolong, namun saat ditemukan, kedua korban sudah dalam kondisi tenggelam.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan. Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Ayah korban MAJ, Ari Wahyudi, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian yang menimpa anaknya. Saat itu, ia sedang berada di rumah dan hanya mengetahui bahwa anaknya sedang mengaji di masjid yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Sudah ditolong warga, tapi saya bingung harus bagaimana. Akhirnya langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, menjelaskan bahwa dari hasil visum sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Namun, dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat air yang keluar dari mulut dan hidung korban, yang menguatkan dugaan meninggal akibat tenggelam.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Dari pemeriksaan, ada air keluar dari mulut dan hidung korban,” jelasnya.

Diduga kuat, kondisi tanah yang licin akibat hujan sebelumnya menjadi salah satu faktor penyebab korban terpeleset. Selain itu, kedua korban juga diketahui tidak bisa berenang.

Usai menjalani visum luar, jenazah kedua korban langsung dibawa pulang oleh keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

    Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah maraknya pengibaran bendera tengkorak bertopi jerami ala Jolly Roger dari anime One Piece yang ramai dijadikan simbol perlawanan, sekelompok pemuda di Madiun memilih pendekatan berbeda yakni berdiskusi. Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak, Kota Madiun, Madiun (03/08/2025), untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, bukan […]

    Bagikan
  • Apa Itu Raudhah? Pengalaman Jemaah Haji Kota Madiun di Masjid Nabawi

    Apa Itu Raudhah? Pengalaman Jemaah Haji Kota Madiun di Masjid Nabawi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Suasana haru dan khusyuk menyelimuti perjalanan ibadah jemaah haji asal Kota Madiun selama berada di Madinah. Selain menjalankan salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi, salah satu momen yang paling dinantikan adalah kesempatan beribadah di Raudhah yakni sebuah tempat yang diyakini sebagai taman surga. Sesuai waktu yang ditentukan, jemaah sudah bersiap dengan […]

    Bagikan
  • Jebakan Tikus Listrik Mematikan, Dua Petani di Magetan Jadi Korban

    Jebakan Tikus Listrik Mematikan, Dua Petani di Magetan Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suyadi (53), buruh tani warga Desa Rejomulyo Kecamatan Barat Kabupaten Magetan meninggal dunia seketika setelah tersengat listrik dari jebakan tikus rakitan. Sementara Suprapto (44), pemilik sawah, mengalami luka bakar serius ketika berusaha menolong rekannya. Insiden itu terjadi pada Senin sore (02/06/2025). Berdasarkan keterangan Kapolsek Barat, Iptu Munif Setiyono, kedua pria […]

    Bagikan
  • Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di kilometer 33–34, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu (29/10/2025) sore. Insiden tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu […]

    Bagikan
  • Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rutan Kelas IIB Magetan memastikan dua warga binaannya akan menerima remisi khusus Natal 2025. Pemberian pengurangan masa pidana tersebut dilakukan setelah melalui proses verifikasi syarat administratif dan substantif. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa dari enam warga binaan Nasrani yang terdata, hanya dua yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan remisi. “Yang […]

    Bagikan
  • Terra Farm Hadirkan Wisata Petik Melon di Ponorogo, Tawarkan Tiga Varietas dengan Harga Rp30 Ribu per Kilogram

    Terra Farm Hadirkan Wisata Petik Melon di Ponorogo, Tawarkan Tiga Varietas dengan Harga Rp30 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kalau sedang cuaca panas seperti saat ini, paling cocok menikmati buah melon yang manis dan segar. Nah, di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini hadir wisata petik melon yang menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari kebun. Wisata tersebut berada di Terra Farm, Jalan Seloaji, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Mulai dibuka pada […]

    Bagikan
expand_less