Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Di tengah maraknya pengibaran bendera tengkorak bertopi jerami ala Jolly Roger dari anime One Piece yang ramai dijadikan simbol perlawanan, sekelompok pemuda di Madiun memilih pendekatan berbeda yakni berdiskusi.

Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak, Kota Madiun, Madiun (03/08/2025), untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, bukan sekadar ikut-ikutan tren. Mereka menggali nilai-nilai perjuangan dan kritik sosial yang terkandung dalam kisah bajak laut rekaan Eiichiro Oda itu.

“Lebih dari sekadar petualangan, One Piece bicara soal persahabatan, kebebasan, dan perlawanan terhadap ketidakadilan,” ujar Husein Abdillah, salah satu narasumber diskusi.

Menurutnya, tren pengibaran bendera bajak laut seperti Jolly Roger bukan hal baru. Namun, viralnya baru terjadi belakangan ini, terutama setelah aksi tersebut dinilai sebagian pihak sebagai bentuk makar oleh pemerintah.

“Pemerintah terlalu baper. Justru ini cermin keresahan anak muda terhadap kondisi negeri dari korupsi, ketimpangan kekuasaan, hingga keadilan hukum yang timpang,” tegas Husein.

Septian Kharisma, narasumber lain menyoroti bagaimana One Piece menggambarkan dunia yang dikendalikan oleh sistem totaliter. Pemerintah dunia dalam anime itu menggunakan kekuatan elit untuk mempertahankan status quo. Bahkan dengan cara menindas kelompok lain.

“Elite dunia dalam One Piece memanipulasi sejarah dan menindas mereka yang berbeda pandangan. Realitas itu terasa familiar bagi banyak anak muda di Indonesia,” ujar Septian.

Ia menambahkan, dalam dunia One Piece, struktur sosial sangat hierarkis: dari kaum elit Tenryuubito yang hidup mewah dan semena-mena, hingga rakyat biasa dan budak yang mengalami penindasan struktural. Lapisan kelas ini diperkuat oleh aparat negara—serupa dengan kekuatan angkatan laut dalam cerita anime tersebut—yang berfungsi sebagai alat kekuasaan.

“Ini bukan soal suka anime, tapi bagaimana cerita fiksi justru memantulkan wajah nyata dunia kita. One Piece jadi semacam cermin sosial,” kata Husein yang juga mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu kampus di Madiun.

Ia bahkan membandingkan One Piece dengan anime lain seperti Naruto. Jika dulu masyarakat Indonesia merasa dekat dengan cerita Naruto yang sederhana dan penuh harapan, kini, menurut Husein, masyarakat melihat dirinya lebih mirip dunia One Piece—penuh intrik, ketimpangan, dan perjuangan yang kompleks.

“Kalau dulu Indonesia digambarkan seperti anime Naruto, sekarang narasinya lebih cocok One Piece. Ribet, penuh tipu daya, dan banyak pihak yang tertindas,” ujarnya.

Tren simbol anime menjadi bentuk ekspresi sosial ini mengindikasikan satu hal: generasi muda tak lagi diam. Mereka menggunakan media populer sebagai ruang perlawanan dan artikulasi kritik. Entah lewat bendera, meme, atau diskusi, suara-suara ini tak bisa diabaikan begitu saja.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNIPMA Luluskan 1.165 Wisudawan, Jadi Generasi Adaptif dan Inovatif

    UNIPMA Luluskan 1.165 Wisudawan, Jadi Generasi Adaptif dan Inovatif

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan 1.165 wisudawan dalam Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Sekolah Pascasarjana Periode XVII, yang digelar di Graha Cendekia UNIPMA, Sabtu (25/10/2025). Acara wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja dan kehidupan profesional yang sesungguhnya. Dalam sambutannya, Rektor […]

    Bagikan
  • Empat Kursi Eselon II Pemkab Madiun Kosong, Bupati Siapkan Seleksi JPT

    Empat Kursi Eselon II Pemkab Madiun Kosong, Bupati Siapkan Seleksi JPT

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Empat posisi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun masih kosong. Bupati Madiun Hari Wuryanto berencana menyiapkan kebijakan pengisian jabatan tersebut melalui mekanisme seleksi terbuka dan kompetitif. Empat jabatan setingkat eselon II yang mengalami kekosongan yakni Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil […]

    Bagikan
  • Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo menggelar konsolidasi kader di Gedung PGRI, Ponorogo, sebagai bagian dari strategi menyongsong Pemilu 2029. Dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Musyafak Rouf, menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap garis kebijakan partai. Menurut Musyafak, seluruh kader diwajibkan tegak lurus dengan keputusan yang telah ditetapkan dalam […]

    Bagikan
  • Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Bali

    Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran rumah di Jalan Bali Gang 2 Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun yang terjadi pada Rabu (22/1/2025) kemarin diselidiki oleh kepolisian. Tim Inafis Polres Madiun Kota bersama Polsek Kartoharjo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (23/1/2025). Petugas menyisir sejumlah titik yang ditengarai sebagai titik munculnya api. Kanit Reskrim Polsek […]

    Bagikan
  • Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini photo_camera 3

    Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Selasa (10/2/2026). Spanduk dan bendera yang menempel di pinggir jalan hingga area jembatan tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dari Magetan menuju Kecamatan Kendal, Ngawi. Keberadaan atribut berselang beberapa hari setelah perayaan […]

    Bagikan
  • Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada libur Lebaran 2026 mulai menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya. Selain berakhirnya masa libur pegawai, faktor cuaca hujan turut memengaruhi minat wisatawan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat kenaikan kunjungan sejak 18 Maret 2026 sebanyak 1.073 wisatawan. Jumlah tersebut terus meningkat menjadi 2.045 […]

    Bagikan
expand_less