Berita Terkini
Trending Tags

Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Di tengah maraknya pengibaran bendera tengkorak bertopi jerami ala Jolly Roger dari anime One Piece yang ramai dijadikan simbol perlawanan, sekelompok pemuda di Madiun memilih pendekatan berbeda yakni berdiskusi.

Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak, Kota Madiun, Madiun (03/08/2025), untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, bukan sekadar ikut-ikutan tren. Mereka menggali nilai-nilai perjuangan dan kritik sosial yang terkandung dalam kisah bajak laut rekaan Eiichiro Oda itu.

“Lebih dari sekadar petualangan, One Piece bicara soal persahabatan, kebebasan, dan perlawanan terhadap ketidakadilan,” ujar Husein Abdillah, salah satu narasumber diskusi.

Menurutnya, tren pengibaran bendera bajak laut seperti Jolly Roger bukan hal baru. Namun, viralnya baru terjadi belakangan ini, terutama setelah aksi tersebut dinilai sebagian pihak sebagai bentuk makar oleh pemerintah.

“Pemerintah terlalu baper. Justru ini cermin keresahan anak muda terhadap kondisi negeri dari korupsi, ketimpangan kekuasaan, hingga keadilan hukum yang timpang,” tegas Husein.

Septian Kharisma, narasumber lain menyoroti bagaimana One Piece menggambarkan dunia yang dikendalikan oleh sistem totaliter. Pemerintah dunia dalam anime itu menggunakan kekuatan elit untuk mempertahankan status quo. Bahkan dengan cara menindas kelompok lain.

“Elite dunia dalam One Piece memanipulasi sejarah dan menindas mereka yang berbeda pandangan. Realitas itu terasa familiar bagi banyak anak muda di Indonesia,” ujar Septian.

Ia menambahkan, dalam dunia One Piece, struktur sosial sangat hierarkis: dari kaum elit Tenryuubito yang hidup mewah dan semena-mena, hingga rakyat biasa dan budak yang mengalami penindasan struktural. Lapisan kelas ini diperkuat oleh aparat negara—serupa dengan kekuatan angkatan laut dalam cerita anime tersebut—yang berfungsi sebagai alat kekuasaan.

“Ini bukan soal suka anime, tapi bagaimana cerita fiksi justru memantulkan wajah nyata dunia kita. One Piece jadi semacam cermin sosial,” kata Husein yang juga mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu kampus di Madiun.

Ia bahkan membandingkan One Piece dengan anime lain seperti Naruto. Jika dulu masyarakat Indonesia merasa dekat dengan cerita Naruto yang sederhana dan penuh harapan, kini, menurut Husein, masyarakat melihat dirinya lebih mirip dunia One Piece—penuh intrik, ketimpangan, dan perjuangan yang kompleks.

“Kalau dulu Indonesia digambarkan seperti anime Naruto, sekarang narasinya lebih cocok One Piece. Ribet, penuh tipu daya, dan banyak pihak yang tertindas,” ujarnya.

Tren simbol anime menjadi bentuk ekspresi sosial ini mengindikasikan satu hal: generasi muda tak lagi diam. Mereka menggunakan media populer sebagai ruang perlawanan dan artikulasi kritik. Entah lewat bendera, meme, atau diskusi, suara-suara ini tak bisa diabaikan begitu saja.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di luar kesibukannya sebagai prajurit TNI AD, Letda Cke Isdayun yang kesehariannya menjabat sebagai Paur Penrem 081/DSJ juga menjadi petani tebu. Lahan tebu yang digarapnya itu seluas 1,25 hektare dan berada tak jauh dari rumahnya. Dari budidaya tebu yang dilakukan, ia mengaku dapat memberikan dampak bagi keluarga dan membantu para anggotanya. […]

    Bagikan
  • Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Sebanyak 12.236 batang rokok ilegal tanpa pita cukai diamankan Petugas gabungan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Madiun bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun. Puluhan ribu barang siap jual tersebut ditemukan saat pemeriksaan sebuah toko plastik di Desa Matesih, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Ikrar Setia NKRI, Satu Warga Binaan Terorisme Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

    Ikrar Setia NKRI, Satu Warga Binaan Terorisme Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang warga binaan terorisme Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun secara resmi menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi ikrar pada Rabu (19/3/2025) disaksikan oleh jajaran Lapas, aparat penegak hukum, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Ikrar setia NKRI ini berlangsung khidmat di Aula Lapas Kelas I Madiun. […]

    Bagikan
  • Pertamina Pastikan Pasokan LPG dan BBM Aman Saat Libur Panjang Maulid Nabi

    Pertamina Pastikan Pasokan LPG dan BBM Aman Saat Libur Panjang Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi, khususnya LPG dan BBM, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Maulid Nabi 2025 di wilayah Madiun dan sekitarnya. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur dan armada distribusi telah disiagakan guna menjaga […]

    Bagikan
  • Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi salah satu program prioritas yang digaungkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tengah mematangkan tempat atau lokasi untuk pembangunan gedung KMP. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan jika saat ini setiap kelurahan tengah menentukan titik lahan untuk program tersebut. […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
expand_less