Berita Terkini
Trending Tags

Viral Rumah Dibongkar Ekskavator di Ngawi, Ternyata Imbas Gagal Nikah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 437
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto : Ilustrasi pembongkaran rumah menggunakan alat berat ekskavator

Sinergia | Ngawi — Sebuah video yang memperlihatkan pembongkaran rumah menggunakan alat berat jenis ekskavator di Kabupaten Ngawi ramai beredar di media sosial. Rekaman yang diunggah akun TikTok @Ari_plafon_ngawi itu memicu perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi.

Dalam video tersebut, tampak sebuah rumah permanen diratakan hingga hampir rata dengan tanah. Unggahan itu disertai keterangan singkat “korban TKW Bollo” dan dengan cepat mendapat respons dari warganet berupa ratusan tanda suka serta puluhan komentar.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolsek Pitu AKP Basuki menyebut, pembongkaran rumah dipicu persoalan hubungan pribadi antara seorang pria warga setempat dengan perempuan yang bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

Basuki menjelaskan, hubungan keduanya sempat mengarah ke rencana pernikahan. Selama menjalin hubungan, pihak perempuan mengirimkan sejumlah uang untuk membangun rumah di atas lahan milik sang pria, yang dipersiapkan sebagai tempat tinggal bersama.

“Peristiwa itu terjadi pada Minggu lalu. Awalnya mereka menjalin hubungan dan berencana menikah. Selama itu, pihak perempuan mengirim dana untuk membangun rumah,” terang Basuki, Senin (13/4/2026).

Namun, setelah beberapa waktu menjalani hubungan, keduanya memutuskan berpisah karena tidak lagi menemukan kecocokan. Rencana pernikahan pun batal terlaksana.

Akibatnya, muncul kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui musyawarah di tingkat desa. Dalam kesepakatan itu, rumah yang telah dibangun diputuskan untuk dibongkar.

Basuki menegaskan, proses pembongkaran dilakukan atas dasar kesepakatan kedua belah pihak tanpa adanya unsur paksaan. Material bangunan dikembalikan kepada pihak perempuan, sementara lahan tetap menjadi milik pihak pria.

“Masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang diketahui kepala desa. Tidak ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umat Tri Dharma Kota Madiun Laksanakan Sembahyang Malam Imlek

    Umat Tri Dharma Kota Madiun Laksanakan Sembahyang Malam Imlek

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Umat Tri Dharma melaksanakan sembahyang malam tahun baru Imlek 2576 Kongzili di TITD Hwie Ing Kiong Madiun pada selasa malam (28/1/2025). Para umat dan simpatisan Tri Dharma sangat khidmat dalam mengikuti rangkaian ibadah imlek. Ibadah ini di ikuti oleh kurang lebih sebanyak 50 jemaat. “Pada hari ini kita melaksanakan ibadah […]

    Bagikan
  • Polsek Maospati Panggil Pemilik Angkringan Terkait Viral “Balap Orang” di Jalan Raya

    Polsek Maospati Panggil Pemilik Angkringan Terkait Viral “Balap Orang” di Jalan Raya

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi “balap orang” yang viral di media sosial dan terjadi di ruas Jalan Raya Maospati–Magetan, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, pada Sabtu malam (21/2/2026), memicu respons cepat dari jajaran Polres Magetan. Polsek Maospati langsung turun tangan karena aktivitas tersebut dianggap membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan warga. Perlombaan yang dilakukan di jalur […]

    Bagikan
  • Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa. Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling […]

    Bagikan
  • Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    SInergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayahnya tinggal tiga orang setelah dilakukan verifikasi dan validasi data terbaru tahun 2026. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan, pemutakhiran data tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Sosial Provinsi […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur milik warga lanjut usia di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, roboh akibat diguyur hujan lebat pada Jumat (11/4/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bangunan yang ambruk merupakan dapur milik Wiji (72), seorang lansia yang tinggal seorang diri. Saat insiden terjadi, cuaca di […]

    Bagikan
expand_less