Berita Terkini
Trending Tags

Warga Mategal Sambut Pembangunan Yon TP Magetan, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 290
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembangunan Yon TP Magetan diyakini gerakkan ekonomi masyarakat desa. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di kawasan hutan petak 32 RPH Gangsiran, BKPH Sampung, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran satuan baru TNI AD itu dinilai bakal menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah desa.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Mategal, Agus Dwi Wibowo, mengatakan warga bersyukur karena pembangunan Yon TP diperkirakan membawa dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan didirikannya Batalyon TP ini pastinya akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena nanti lebih dari seribu prajurit akan bermukim di sini, otomatis aktivitas ekonomi juga ikut tumbuh,” ujar Agus.

Menurutnya, kebutuhan harian prajurit nantinya akan memunculkan peluang usaha baru bagi warga, mulai dari warung makan, kebutuhan bahan pokok, jasa laundry, hingga usaha kecil lainnya.

“Setiap kegiatan pasti menimbulkan perputaran biaya dan dampaknya langsung ke lingkungan sekitar. Roda ekonomi akan bergerak naik,” katanya.

Selain ekonomi masyarakat, Agus menilai keberadaan Yon TP juga berpotensi meningkatkan pendapatan desa dan membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar, terutama selama proses pembangunan berlangsung.

Image Not Found
Warga Mategal sambut pembangunan Yon TP di kawasan hutan Parang. Foto : Istimewa

“Baru tahap pembangunan saja dampaknya sudah terasa. Tenaga kerja juga harus melibatkan masyarakat sini,” ujarnya.

Agus memastikan pembangunan Yon TP tidak mengganggu lahan garapan warga karena lokasi yang digunakan merupakan kawasan yang sudah tidak lagi dikelola masyarakat.

“Tidak mempengaruhi lahan garap warga, karena yang dipakai memang area yang sudah tidak dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Yon TP Magetan sendiri dibangun di atas lahan seluas sekitar 51,13 hektare milik Perhutani di Desa Mategal. Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pusat penguatan pertahanan wilayah Kodam V/Brawijaya sekaligus mendukung program ketahanan pangan, peternakan, konstruksi, dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sebelumnya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyebut sekitar 600 prajurit akan mulai masuk ke lokasi pada pertengahan Juni 2026 seiring percepatan pembangunan empat barak awal dan fasilitas pendukung lainnya.

“Yang paling diuntungkan tentu masyarakat Desa Mategal, dan umumnya Kabupaten Magetan,” kata Agus. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis, Dinkes Kab Madiun Ungkap Data Semua SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higienis

    Tragis, Dinkes Kab Madiun Ungkap Data Semua SPPG Belum Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kab Madiun sudah berjalan dan melayani belasan ribu siswa, ternyata membuat mata terbelalak. Dinas Kesehatan menyatakan belum satu pun Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Padahal Ke depan, Pemkab Madiun telah menargetkan 36 SPPG beroperasi melayani […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Targetkan Angka Kemiskinan Turun 1 Digit di Tahun 2026

    Bupati Madiun Targetkan Angka Kemiskinan Turun 1 Digit di Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Forum Konsultasi Publik guna membahas rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun tahun 2026 serta Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Madiun tahun 2025-2029. Tema pembangunan Kabupaten Madiun tahun 2026 difokuskan pada […]

    Bagikan
  • Konter di Ponorogo Kibarkan Bendera One Piece, Petugas TNI-Polri Lakukan Peneguran

    Konter di Ponorogo Kibarkan Bendera One Piece, Petugas TNI-Polri Lakukan Peneguran

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah konter handphone di Desa Bulu Kidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, didatangi petugas gabungan dari TNI dan Polri pada Rabu (06/08/2025). Hal ini menyusul laporan warga terkait pengibaran bendera bermotif bajak laut dari serial anime One Piece yang dinilai tidak sesuai dengan konteks peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. […]

    Bagikan
  • Livoli Magetan 2025 Resmi Bergulir, Antusiasme Penonton Membludak

    Livoli Magetan 2025 Resmi Bergulir, Antusiasme Penonton Membludak

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan resmi dimulai, Jumat (10/10/2025). Laga pembuka mempertemukan tim juara bertahan tahun lalu, LavAni Navy melawan Runner Up putaran Bojonegoro, Indomaret Sidoarjo, dengan akhir pertandingan kemenangan untuk LavAni 3-0 (25–22, 25–18, 25–19). Sejak pagi sebelum laga, ribuan penonton mulai […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Tindak Lanjuti Temuan BPK, Soroti Kelebihan Bayar Proyek Jalan hingga Monumen Reyog

    DPRD Ponorogo Tindak Lanjuti Temuan BPK, Soroti Kelebihan Bayar Proyek Jalan hingga Monumen Reyog

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat paripurna, DPRD menyampaikan sejumlah rekomendasi yang menyoroti kelebihan pembayaran pada berbagai proyek pembangunan, terutama Monumen dan Museum Reyog serta puluhan proyek infrastruktur. Ketua DPRD Ponorogo mengatakan rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut atas […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
expand_less