Berita Terkini
Trending Tags

Jamaah Haji Asal Magetan Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat Tiga Pekan di Rumah Sakit Jeddah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 764
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jamaah haji asal Magetan meninggal dunia usai dirawat di Jeddah. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang jamaah haji asal Magetan, H. Akhmad Suryani, warga Dukuh Jetis, Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan yang dialaminya selama menjalankan ibadah haji.

Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 20.20 waktu Arab Saudi atau Rabu dini hari waktu Indonesia Barat. Sebelum meninggal, pria yang berusia 60 tahun 5 bulan itu sempat menjalani perawatan selama sekitar tiga pekan di rumah sakit di Jeddah.

Adik almarhum, Imam Subakti, mengatakan pihak keluarga terus berkomunikasi dengan petugas haji dan Kedutaan Haji dan Umrah Republik Indonesia di Mekkah terkait kondisi kesehatan kakaknya.

“Kami mendapat kabar meninggalnya beliau sekitar pukul 00.30 WIB. Memang sebelumnya beliau sudah sekitar tiga minggu dirawat di rumah sakit di Jeddah, sempat koma kemudian sadar lagi,” ujar Imam Subakti, Rabu sore (27/5/2026).

Menurutnya, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun sejak berada di Tanah Suci hingga akhirnya tidak dapat melanjutkan seluruh rangkaian ibadah haji secara normal. Meski demikian, keluarga mengaku ikhlas menerima kepergian almarhum.

Image Not Found
Keluarga jamaah haji Magetan ikhlas terima kabar duka dari Tanah Suci. Foto : Kus-Sinergia

“Kami menerima dengan ikhlas. Itu sudah menjadi takdir dan pilihan terbaik dari Allah,” imbuhnya.

Imam menjelaskan, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Ririn Nurhayati. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit gula dan jantung. Namun, kondisinya dinyatakan layak berangkat setelah memperoleh sertifikat istithaah dari pemerintah.

“Kondisinya saat itu sudah cukup baik dan bisa beraktivitas normal, sehingga tetap diberi semangat untuk berangkat haji,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, membenarkan bahwa almarhum memiliki riwayat diabetes dan hipertensi sebelum keberangkatan. Namun, kondisi tersebut dinilai masih terkendali.

“Pada saat sampai di Madinah, karena perjalanan jauh dan kelelahan, kondisi kesehatannya mulai menurun. Saat di Makkah beliau kemudian dirawat di Rumah Sakit King Faisal karena mengalami gangguan pernapasan,” jelas Ida.

Ia menambahkan, selama menjalani perawatan, almarhum sempat mendapatkan tindakan medis berupa pemasangan alat bantu pernapasan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setempat.

Meski wafat sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai, Ida memastikan ibadah haji almarhum tetap dilanjutkan melalui mekanisme badal haji oleh petugas pembimbing ibadah sektor Makkah.

“Beliau sudah melaksanakan umrah wajib. Kemudian untuk rangkaian Armuzna sudah dibadalkan oleh pembimbing ibadah yang ditugaskan di sektor Makkah. Insya Allah seluruh rangkaian ibadahnya sudah dijalankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan memastikan kondisi jamaah haji asal Magetan lainnya secara umum dalam keadaan sehat. Pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan para ketua kloter untuk memantau perkembangan jamaah di Tanah Suci.

“Secara umum jamaah haji Magetan dalam kondisi sehat. Memang ada yang mengeluhkan cuaca panas, tetapi tidak ada laporan kondisi sakit serius dari kloter-kloter yang ada,” pungkas Ida. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Plt Wali Kota, Ini Arahan Bagus Panuntun kepada ASN Pemkot Madiun

    Jadi Plt Wali Kota, Ini Arahan Bagus Panuntun kepada ASN Pemkot Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kinerja Pemerintahan Kota Madiun tengah disorot setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (19/01/2026) lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menunjuk Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun. Bagus menegaskan […]

    Bagikan
  • Pengumpulan Koper CJH Kota Madiun 2026 Tuntas, 230 Koper Dikirim ke Embarkasi Surabaya

    Pengumpulan Koper CJH Kota Madiun 2026 Tuntas, 230 Koper Dikirim ke Embarkasi Surabaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun telah mengumpulkan koper keberangkatan di Asrama Haji pada Minggu (26/4/2026). Seluruh koper dijadwalkan diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya pada siang hari setelah proses pengumpulan selesai. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun, Datik Ardiyah, menyampaikan bahwa proses pengumpulan koper dimulai sejak […]

    Bagikan
  • Terungkap Makna Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo, Angka 530 Bertransformasi Jadi Sekar Kinanthi

    Terungkap Makna Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo, Angka 530 Bertransformasi Jadi Sekar Kinanthi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Logo Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo tak sekadar menampilkan angka usia daerah. Di balik bentuk angka 530 yang saling menyatu, tersimpan filosofi tentang persatuan, budaya, gotong royong, hingga harapan Ponorogo menuju masa depan. Logo tersebut diluncurkan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita dalam acara Ponorogo Street Fashion Carnival di Jalan HOS Cokroaminoto, Kamis […]

    Bagikan
  • Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

    Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ponorogo – Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mencatat, jika pada 2023 jumlah penderita ODGJ berat mencapai 1.670 orang, kini jumlahnya naik menjadi 1.940 orang. Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa […]

    Bagikan
  • Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru Magetan Lantai 2 Bertahan Ditengah Ekonomi Lesu

    Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru Magetan Lantai 2 Bertahan Ditengah Ekonomi Lesu

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi lantai dua Pasar Baru Magetan kian memprihatinkan. Deretan los tampak tertutup rapat dengan gembok, sementara sebagian lainnya kosong tanpa penghuni. Situasi tersebut menjadi potret suram dari perputaran ekonomi yang tak kunjung bergairah di pusat perdagangan milik pemerintah daerah ini. Sejumlah pedagang mengaku hanya bisa bertahan meski pembeli jarang terlihat naik […]

    Bagikan
  • Sertijab Belum Jelas, Hari Wuryanto Sah Bupati Madiun, Tontro Kembali Sekda

    Sertijab Belum Jelas, Hari Wuryanto Sah Bupati Madiun, Tontro Kembali Sekda

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih tinggal hitungan hari. Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi, bakal duduk sebagai kepala daerah di Kab Madiun lima tahun ke depan, terhitung mulai Kamis (20/02/2025). Artinya orang nomor satu di Pemkab Madiun secara de jure bergeser dari Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto ke Bupati Madiun […]

    Bagikan
expand_less