Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Jamaah Haji Asal Magetan Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat Tiga Pekan di Rumah Sakit Jeddah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 824
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jamaah haji asal Magetan meninggal dunia usai dirawat di Jeddah. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang jamaah haji asal Magetan, H. Akhmad Suryani, warga Dukuh Jetis, Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan yang dialaminya selama menjalankan ibadah haji.

Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 20.20 waktu Arab Saudi atau Rabu dini hari waktu Indonesia Barat. Sebelum meninggal, pria yang berusia 60 tahun 5 bulan itu sempat menjalani perawatan selama sekitar tiga pekan di rumah sakit di Jeddah.

Adik almarhum, Imam Subakti, mengatakan pihak keluarga terus berkomunikasi dengan petugas haji dan Kedutaan Haji dan Umrah Republik Indonesia di Mekkah terkait kondisi kesehatan kakaknya.

“Kami mendapat kabar meninggalnya beliau sekitar pukul 00.30 WIB. Memang sebelumnya beliau sudah sekitar tiga minggu dirawat di rumah sakit di Jeddah, sempat koma kemudian sadar lagi,” ujar Imam Subakti, Rabu sore (27/5/2026).

Menurutnya, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun sejak berada di Tanah Suci hingga akhirnya tidak dapat melanjutkan seluruh rangkaian ibadah haji secara normal. Meski demikian, keluarga mengaku ikhlas menerima kepergian almarhum.

Image Not Found
Keluarga jamaah haji Magetan ikhlas terima kabar duka dari Tanah Suci. Foto : Kus-Sinergia

“Kami menerima dengan ikhlas. Itu sudah menjadi takdir dan pilihan terbaik dari Allah,” imbuhnya.

Imam menjelaskan, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Ririn Nurhayati. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit gula dan jantung. Namun, kondisinya dinyatakan layak berangkat setelah memperoleh sertifikat istithaah dari pemerintah.

“Kondisinya saat itu sudah cukup baik dan bisa beraktivitas normal, sehingga tetap diberi semangat untuk berangkat haji,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, membenarkan bahwa almarhum memiliki riwayat diabetes dan hipertensi sebelum keberangkatan. Namun, kondisi tersebut dinilai masih terkendali.

“Pada saat sampai di Madinah, karena perjalanan jauh dan kelelahan, kondisi kesehatannya mulai menurun. Saat di Makkah beliau kemudian dirawat di Rumah Sakit King Faisal karena mengalami gangguan pernapasan,” jelas Ida.

Ia menambahkan, selama menjalani perawatan, almarhum sempat mendapatkan tindakan medis berupa pemasangan alat bantu pernapasan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setempat.

Meski wafat sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai, Ida memastikan ibadah haji almarhum tetap dilanjutkan melalui mekanisme badal haji oleh petugas pembimbing ibadah sektor Makkah.

“Beliau sudah melaksanakan umrah wajib. Kemudian untuk rangkaian Armuzna sudah dibadalkan oleh pembimbing ibadah yang ditugaskan di sektor Makkah. Insya Allah seluruh rangkaian ibadahnya sudah dijalankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan memastikan kondisi jamaah haji asal Magetan lainnya secara umum dalam keadaan sehat. Pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan para ketua kloter untuk memantau perkembangan jamaah di Tanah Suci.

“Secara umum jamaah haji Magetan dalam kondisi sehat. Memang ada yang mengeluhkan cuaca panas, tetapi tidak ada laporan kondisi sakit serius dari kloter-kloter yang ada,” pungkas Ida. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serapan Gabah Petani Lambat, DPRD Panggil Direksi Bulog Madiun

    Serapan Gabah Petani Lambat, DPRD Panggil Direksi Bulog Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas lambatnya serapan gabah oleh Perum Bulog Madiun. Hal itu sangat dikeluhkan para petani. Rapat yang berlangsung pada Rabu (26/03/2025) yang dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat ini juga menghadirkan perwakilan petani. Wakil Ketua Petani Milenial, Husein Fata […]

    Bagikan
  • Ziarah Makam Pendiri Kota Madiun Awali Hari Jadi ke-108, Ini Daftar Bupati Madiun yang Dimakamkan di Kuncen dan Taman

    Ziarah Makam Pendiri Kota Madiun Awali Hari Jadi ke-108, Ini Daftar Bupati Madiun yang Dimakamkan di Kuncen dan Taman

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Tahun 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun melaksanakan ziarah ke Makam Kuncen dan Makam Taman, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang rutin digelar sehari menjelang peringatan hari […]

    Bagikan
  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
  • Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia  – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melalui sidang Isbat yang digelar pada Jumat (28/2/2025) di Kementerian Agama, telah menetapkan bahwa awal bulan Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan di berbagai titik lokasi. Penetapan awal puasa ini, berdasarkan ketinggian hilal di seluruh […]

    Bagikan
  • Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 31 pelajar sekolah dasar di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah digembleng intensif sebagai calon polisi cilik (pocil) untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Mereka diproyeksikan mewakili Polres Madiun menuju ajang bergengsi yang digelar Polda Jawa Timur pada Oktober 2025. Seleksi berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Setiap sekolah […]

    Bagikan
  • Peringatan 1 Muharram, Para Santri Naik Sepeda Bersholawat dan Ziarah Makam

    Peringatan 1 Muharram, Para Santri Naik Sepeda Bersholawat dan Ziarah Makam

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Peringatan tahun baru islam 1 Muharram 1448 Hijriah nyata cukup semarak di sejumlah lokasi. Ratusan santri Madrasah Diniyah Roudlotut Thullab, Desa Sidorejo Kec Saradan Kab Madiun mengikuti pawai sepeda dan ziarah makam, Selasa (16/06/2026). Dengan mengenakan pakaian muslim dan membawa berbagai atribut bernuansa Islami, para santri berkeliling desa menggunakan sepeda […]

    Bagikan
expand_less