Berita Terkini
Trending Tags

Jamaah Haji Asal Magetan Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat Tiga Pekan di Rumah Sakit Jeddah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 686
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jamaah haji asal Magetan meninggal dunia usai dirawat di Jeddah. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang jamaah haji asal Magetan, H. Akhmad Suryani, warga Dukuh Jetis, Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan yang dialaminya selama menjalankan ibadah haji.

Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 20.20 waktu Arab Saudi atau Rabu dini hari waktu Indonesia Barat. Sebelum meninggal, pria yang berusia 60 tahun 5 bulan itu sempat menjalani perawatan selama sekitar tiga pekan di rumah sakit di Jeddah.

Adik almarhum, Imam Subakti, mengatakan pihak keluarga terus berkomunikasi dengan petugas haji dan Kedutaan Haji dan Umrah Republik Indonesia di Mekkah terkait kondisi kesehatan kakaknya.

“Kami mendapat kabar meninggalnya beliau sekitar pukul 00.30 WIB. Memang sebelumnya beliau sudah sekitar tiga minggu dirawat di rumah sakit di Jeddah, sempat koma kemudian sadar lagi,” ujar Imam Subakti, Rabu sore (27/5/2026).

Menurutnya, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun sejak berada di Tanah Suci hingga akhirnya tidak dapat melanjutkan seluruh rangkaian ibadah haji secara normal. Meski demikian, keluarga mengaku ikhlas menerima kepergian almarhum.

Image Not Found
Keluarga jamaah haji Magetan ikhlas terima kabar duka dari Tanah Suci. Foto : Kus-Sinergia

“Kami menerima dengan ikhlas. Itu sudah menjadi takdir dan pilihan terbaik dari Allah,” imbuhnya.

Imam menjelaskan, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Ririn Nurhayati. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit gula dan jantung. Namun, kondisinya dinyatakan layak berangkat setelah memperoleh sertifikat istithaah dari pemerintah.

“Kondisinya saat itu sudah cukup baik dan bisa beraktivitas normal, sehingga tetap diberi semangat untuk berangkat haji,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, membenarkan bahwa almarhum memiliki riwayat diabetes dan hipertensi sebelum keberangkatan. Namun, kondisi tersebut dinilai masih terkendali.

“Pada saat sampai di Madinah, karena perjalanan jauh dan kelelahan, kondisi kesehatannya mulai menurun. Saat di Makkah beliau kemudian dirawat di Rumah Sakit King Faisal karena mengalami gangguan pernapasan,” jelas Ida.

Ia menambahkan, selama menjalani perawatan, almarhum sempat mendapatkan tindakan medis berupa pemasangan alat bantu pernapasan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setempat.

Meski wafat sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai, Ida memastikan ibadah haji almarhum tetap dilanjutkan melalui mekanisme badal haji oleh petugas pembimbing ibadah sektor Makkah.

“Beliau sudah melaksanakan umrah wajib. Kemudian untuk rangkaian Armuzna sudah dibadalkan oleh pembimbing ibadah yang ditugaskan di sektor Makkah. Insya Allah seluruh rangkaian ibadahnya sudah dijalankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan memastikan kondisi jamaah haji asal Magetan lainnya secara umum dalam keadaan sehat. Pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan para ketua kloter untuk memantau perkembangan jamaah di Tanah Suci.

“Secara umum jamaah haji Magetan dalam kondisi sehat. Memang ada yang mengeluhkan cuaca panas, tetapi tidak ada laporan kondisi sakit serius dari kloter-kloter yang ada,” pungkas Ida. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Guru PPPK Kabupaten Madiun Ikuti Pembinaan, Sekda Tekankan Adaptasi Digital dan Inovasi

    Ratusan Guru PPPK Kabupaten Madiun Ikuti Pembinaan, Sekda Tekankan Adaptasi Digital dan Inovasi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 470 guru ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2022 dari jenjang SD dan SMP Negeri di Kabupaten Madiun mengikuti kegiatan pembinaan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Selasa (12/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menekankan pentingnya profesionalisme, inovasi, dan kemampuan literasi digital […]

    Bagikan
  • KPU RI Verifikasi Calon PAW Komisioner KPU Madiun, Nur Wachid Calon Tunggal

    KPU RI Verifikasi Calon PAW Komisioner KPU Madiun, Nur Wachid Calon Tunggal

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah memverifikasi calon Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota KPU Kabupaten Madiun, Nur Wachid, pasca pemberhentian salah satu komisioner setempat. Proses klarifikasi berlangsung di kantor KPU Kabupaten Madiun pada Selasa Siang (26/08/2025). Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, Nur Salam, membenarkan pihaknya ditugaskan langsung oleh KPU RI […]

    Bagikan
  • Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Tolak Jalan Kampung Jadi Akses Tambang

    Warga Sayutan Datangi DPRD Magetan, Tolak Jalan Kampung Jadi Akses Tambang

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelombang penolakan terhadap aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus berlanjut. Warga yang merasa terdampak mengaku kecewa lantaran hingga kini belum ada anggota DPRD Magetan yang datang menemui ataupun mendengar langsung keluhan masyarakat di lapangan. Sebagai bentuk protes sekaligus mencari perhatian pemerintah, dua warga terdampak, Dakun (60) […]

    Bagikan
  • Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya

    Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Arus balik Lebaran 2026 mulai memuncak. Ribuan pemudik terlihat memadati Terminal Seloaji, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/3/2026). Bahkan, sebagian penumpang harus berebut untuk bisa naik ke dalam bus yang tersedia. Pantauan di lokasi menunjukkan mayoritas penumpang memiliki tujuan ke Surabaya untuk kembali bekerja setelah libur panjang IdulFitri. Kepadatan terjadi sejak pagi hingga […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menghadirkan pelayanan jemput bola bertajuk Leladi Sesami di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Minggu (27/4/2025). Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat secara langsung di pusat aktivitas warga. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Sayogyo, menyatakan bahwa Leladi […]

    Bagikan
  • Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api di wilayah Desa Mangge, Kecamatan Barat Magetan, Jawa Timur, kembali menorehkan luka. Empat orang tewas seketika setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam KA Malioboro Ekspres, Senin (19/05/2025). Tragedi ini menjadi kecelakaan ketiga dalam beberapa tahun terakhir di lokasi yang sama dan kali ini yang terparah sejauh ini. […]

    Bagikan
expand_less