Berita Terkini
Trending Tags

Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
This is a Image Example

Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan harga minyak dunia hampir pasti berimbas pada harga aspal sebagai produk turunannya. Kondisi tersebut berpengaruh langsung terhadap perencanaan teknis proyek, termasuk Detail Engineering Design (DED).

“Kalau harga minyak dunia naik, otomatis harga aspal juga ikut terdampak. Tidak mungkin kami tetap menggunakan acuan harga lama, semua harus disesuaikan dengan kondisi terbaru,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas PUPR secara berkala meminta pembaruan harga aspal ke Pertamina setiap tiga bulan. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan anggaran proyek jalan agar tetap realistis dan dapat dilelang.

Muhtar mengungkapkan, pengalaman sebelumnya menunjukkan kenaikan harga material dapat menghambat proses pengadaan. Saat harga aspal melonjak sementara dokumen perencanaan masih menggunakan harga lama, proses tender proyek bahkan sempat gagal hingga tiga kali.

“Dulu sempat terjadi lelang gagal berulang karena kontraktor menilai harga dalam perencanaan tidak sesuai kondisi lapangan. Ini yang ingin kami hindari agar tidak terulang,” jelasnya.

Untuk tahun ini, Pemkab Magetan memastikan tidak akan menambah pagu anggaran meski harga aspal naik. Solusi yang ditempuh adalah menyesuaikan volume pekerjaan agar proyek tetap berjalan tanpa penundaan.

“Yang kami kurangi itu volumenya, misalnya panjang ruas jalan. Jadi program tetap dilaksanakan, tetapi hasilnya menyesuaikan kemampuan anggaran yang ada,” katanya.

Ia mencontohkan, jika sebelumnya satu paket anggaran mampu membeli 1.000 drum aspal, maka setelah terjadi kenaikan harga jumlah yang bisa dibeli mungkin hanya sekitar 800 drum. Dampaknya, panjang jalan yang dapat diperbaiki menjadi lebih pendek dari rencana awal.

Saat ini, Dinas PUPR tengah melakukan evaluasi terhadap 29 paket pekerjaan pemeliharaan jalan dengan total anggaran Rp29,4 miliar. Evaluasi tersebut meliputi revisi DED, pembaruan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), serta penyesuaian Standar Satuan Harga (SSH) sesuai kondisi terbaru di lapangan.

Muhtar menambahkan, pihaknya masih menunggu kepastian harga resmi sebagai dasar final dalam menghitung dampak kenaikan aspal terhadap keseluruhan proyek.

“Anggaran yang kami gunakan bersumber dari DAU dan DAK. Untuk panjang ruas jalan yang bisa dikerjakan, saat ini belum bisa dipastikan karena masih menunggu perkembangan harga aspal,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    Sejumlah Sekolah di Ponorogo Belum Menerapkan Perda KTR

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo masih menemukan sejumlah sekolah yang belum menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2024 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Padahal, regulasi tersebut telah disahkan oleh DPRD dan Pemkab Ponorogo sejak Juli 2024 lalu. Plt Sekretaris Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini menjelaskan 86 persen lembaga pendidikan di Bumi Reog telah […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Perpanjang Masa Penahanan Mantan Kadikbud

    Kejari Ngawi Perpanjang Masa Penahanan Mantan Kadikbud

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi terus mendalami kasus dugaan korupsi dana hibah pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Ngawi tahun 2022 lalu. Dalam kasus ini, mantan kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Ngawi, Taufiq Agus Susanto telah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus dugaan korupsi berkaitan dengan dana hibah senilai Rp. 19,1 miliar. Dalam proses penyidikan ini, kejaksaan […]

    Bagikan
  • Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jemaat Gereja Pantekosta Imanuel (GPI) Eklesia di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pihak gereja menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan gereja. Dalam kegiatan tersebut, panitia Natal GPI Eklesia membagikan sebanyak […]

    Bagikan
  • Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dugaan kasus perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, peristiwa diduga melibatkan seorang guru di SMP Negeri 1 Maospati, Magetan, yang disebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi kelas 8.bPeristiwa yang terjadi dua hari lalu ini meninggalkan luka batin mendalam bagi korban. Saat disambangi di kediamannya, ibu korban […]

    Bagikan
  • Upaya pencarian Karyono, korban tenggelam di Waduk Bendo Membuahkan Hasil.

    Upaya pencarian Karyono, korban tenggelam di Waduk Bendo Membuahkan Hasil.

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PONOROGO – Upaya pencarian Karyono, korban tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo membuahkan hasil. Korban, ditemukan pada hari keempat pencarian, Selasa (24/12/2024). Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo Prasetyo mengatakan, korban yang merupakan warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, ditemukan dalam kondisi meninggal. Titik lokasi penemuan jenazah, berada sekitar 72 meter ke arah selatan, dari lokasi […]

    Bagikan
expand_less