Berita Terkini
Trending Tags

Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 298
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga nampak mendekat di lokasi plengsengan Bendungan Kedungrejo Kabupaten Madiun yang ambrol terdampak banjir, (31/3/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari.

Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan terancam kekeringan.

Salah satu warga Desa Kedungrejo, Santo, mengatakan bendungan tersebut merupakan sumber utama pengairan bagi sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Pilangkenceng dan Balerejo.

“Pengaliran otomatis berhenti, tidak bisa mengaliri lahan pertanian, sehingga terancam kekeringan,” ujar Santo, Selasa (31/3/2026).

Ia memperkirakan kerusakan pada tebing terjadi sekitar tengah malam. Sebab, pada sore hari sebelumnya bendungan masih dapat dilalui warga. Menurutnya, hujan deras terjadi di wilayah hulu, sementara di lokasi bendungan tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Santo menjelaskan, air dari bendungan tersebut biasanya dialirkan ke beberapa desa, di antaranya Kuwu, Babadan, Waru, hingga Balerejo. Total luas lahan yang bergantung pada irigasi bendungan ini diperkirakan mencapai sekitar 1.436 hektar.

Selain berdampak pada sektor pertanian, warga juga mengkhawatirkan potensi bahaya bagi permukiman di sekitar bendungan. Pasalnya, aliran air dari hulu masih terus mengikis tebing yang berada di sekitar bangunan yang telah rusak.

“Kami khawatir kalau tidak segera ditindaklanjuti bisa merambat ke rumah warga, karena air dari hulu terus mengalir mengikis tebing-tebing,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengamat Operasi Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (UPT PSDA WS) Bengawan Solo Perwakilan Madiun, Andika Widodo, mengatakan pihaknya telah melaporkan kerusakan bendungan kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU PSDA) Provinsi Jawa Timur.

“Kemungkinan besok dari provinsi akan turun ke lokasi untuk menindaklanjuti kerusakan tersebut,” ujar Andika.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan penanganan darurat dengan membuat tanggul sementara untuk mencegah kerusakan semakin meluas, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke area bendungan demi menghindari risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau warga tidak mendekat ke bendungan supaya tidak menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Kepala Kesbangpoldagri Terseret Kasus Korupsi, PJ Bupati : Hormati Proses Hukum

    Kepala Kesbangpoldagri Terseret Kasus Korupsi, PJ Bupati : Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto buka suara perihal kasus rasuah yang menyeret Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Mashudi yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Secara prinsip, Pemerintah daerah menghormati upaya penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal itu dikatakan Tontro, saat ditemui awak media usai Rapat Staf […]

    Bagikan
  • Toko Emas dan Kosmetik di Magetan Dibobol Pencuri, Gasak Uang dan Emas Senilai Rp1 Miliar

    Toko Emas dan Kosmetik di Magetan Dibobol Pencuri, Gasak Uang dan Emas Senilai Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian terjadi di sebuah toko emas dan kosmetik yang berada di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (14/1/2026) dini hari. Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp30 juta serta perhiasan emas dengan estimasi berat mencapai satu kilogram. Peristiwa ini terungkap saat salah satu karyawan, Anggi, membuka toko […]

    Bagikan
  • Ternak Ayam Sering Hilang, Ternyata Jadi Mangsa Ular Sanca

    Ternak Ayam Sering Hilang, Ternyata Jadi Mangsa Ular Sanca

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

     Sinergia | Kab. Madiun – Warga lingkungan Jalan Anthorium Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terutama warga di dekat sungai sering kehilangan ayam. Setelah ditelusuri dugaan warga setempat benar. Ternyata ada seekor ular sanca yang kerap memangsa ternak mereka.  “Dalam kurun waktu November 2024 hingga Januari 2025, ayam warga sini ada sekitar 6 ekor hilang. […]

    Bagikan
  • Viral, Wahana Bianglala Karatan hingga Salah Satu Penyangga Terlepas

    Viral, Wahana Bianglala Karatan hingga Salah Satu Penyangga Terlepas

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi wahana komidi putar di pasar malam Alun-Alun Ponorogo viral di media sosial. Dalam video berdurasi 13 detik itu, terlihat salah satu tiang penyangga wahana putus serta beberapa besi pengaman penumpang copot. Kondisi dinilai membahayakan bagi pengunjung wahana tersebut. Menyikapi video viral tersebut, kepolisian melakukan pengecekan ke […]

    Bagikan
  • Catat ! Selama 13 Hari, Polres Madiun Kerahkan 215 Personel di Ops Zebra Semeru 2025

    Catat ! Selama 13 Hari, Polres Madiun Kerahkan 215 Personel di Ops Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun mengerahkan 215 personel dalam Operasi Zebra Semeru 2025 yang resmi dimulai 17–30 November. Kesiapan pasukan ditandai dengan apel gelar di Lapangan Tribrata, Senin (16/11/2025), dipimpin Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara yang membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. Operasi Zebra tahun ini menargetkan peningkatan kepatuhan berlalu lintas sekaligus menekan tingginya […]

    Bagikan
expand_less