Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Viral! PMI Asal Magetan Dinikahi WNA Taiwan Dengan Mahar Rp580 Juta, Kisah Hidupnya Jadi Sorotan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 326
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mahar Rp580 juta warnai pernikahan gadis Magetan dengan WNA asal Taiwan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Sebuah pernikahan antara perempuan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan pria warga negara asing (WNA) asal Taiwan menjadi perbincangan luas di media sosial. Selain menghadirkan kisah cinta lintas negara yang menarik perhatian publik, pernikahan tersebut juga menyita perhatian karena nilai mahar yang mencapai Rp580 juta.

Video prosesi akad nikah pasangan tersebut viral setelah beredar di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu terlihat suasana pernikahan yang berlangsung khidmat dengan balutan adat Jawa. Mempelai pria, Hsu Kuang Chi (29), tampak lancar mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu. Sementara mempelai perempuan, Rizky Anggraini (23), mendampinginya dengan penuh haru dan kebahagiaan.

Pernikahan pasangan tersebut diketahui berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Acara digelar di kediaman kakek mempelai perempuan, Atmoredjo Sudji (71), yang selama ini menjadi sosok penting dalam kehidupan Rizky.

Kisah cinta keduanya berawal di Taiwan. Rizky yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama dua tahun terakhir bertemu dengan Hsu Kuang Chi yang berprofesi sebagai nahkoda kapal. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin serius hingga akhirnya memutuskan melangsungkan pernikahan di kampung halaman Rizky yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu.

Atmoredjo mengaku bersyukur dapat menyaksikan cucunya menikah setelah melalui berbagai perjalanan hidup yang tidak mudah. Menurutnya, proses administrasi pernikahan dengan warga negara asing membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup panjang sebelum akhirnya dapat dilaksanakan.

“Saya bersyukur cucu saya akhirnya bisa menikah dengan WNA asal Taiwan dengan mahar Rp580 juta. Setelah menikah mereka langsung kembali ke Taiwan,” ujarnya.

Besarnya nilai mahar yang diberikan mempelai pria menjadi perhatian masyarakat setempat. Nominal Rp580 juta disebut sebagai salah satu mahar terbesar yang pernah diketahui warga di wilayah tersebut.

Ketua RT setempat, Arik Setyawan, mengatakan masyarakat menyambut baik pernikahan tersebut dan turut berbahagia atas kebahagiaan pasangan pengantin.

“Kami ikut bahagia. Ini anak gadis Gunung Lawu yang dinikahi WNA. Mahar Rp580 juta seperti ini belum pernah ada di sini,” katanya.

Hal senada disampaikan penghulu yang menikahkan pasangan tersebut, Adi Winarto. Ia menyebut nilai mahar tersebut menjadi salah satu yang terbesar yang pernah tercatat dalam pernikahan di wilayah Kecamatan Poncol.

“Benar telah berlangsung pernikahan gadis lokal dengan WNA Taiwan. Mahar Rp580 juta menjadi yang terbesar selama adanya pernikahan di wilayah sini,” ungkapnya.

Di balik kemeriahan pernikahan tersebut, tersimpan kisah perjuangan hidup yang mengundang simpati. Rizky diketahui telah diasuh oleh sang kakek sejak berusia 13 hari. Kedua orang tuanya meninggalkan dirinya sejak kecil dan hingga kini keberadaannya tidak diketahui.

Sejak saat itu, Atmoredjo mengambil peran sebagai orang tua yang membesarkan dan mendidik Rizky hingga dewasa. Setelah menyelesaikan pendidikan di salah satu SMK di Kecamatan Poncol, Rizky memutuskan merantau ke Taiwan untuk bekerja sebagai PMI guna membantu perekonomian keluarga.

“Saat bekerja di luar negeri Rizky bertemu dengan suaminya. Setelah akad nikah langsung kembali ke Taiwan pada Sabtu, 6 Juni 2026, untuk melanjutkan aktivitas dan pekerjaan,” imbuhnya.

Meski demikian, kisah pernikahan mereka masih terus menjadi pembahasan di media sosial. Banyak warganet memberikan ucapan selamat sekaligus mengaku terinspirasi oleh perjalanan hidup Rizky yang penuh perjuangan hingga akhirnya menemukan kebahagiaan bersama pasangan pilihannya.

Tak sedikit pula yang menilai kisah tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan dapat mengubah perjalanan hidup seseorang. Dari seorang anak yang dibesarkan kakeknya di lereng Gunung Lawu, Rizky kini memulai babak baru kehidupannya bersama pasangan asal Taiwan dalam sebuah pernikahan yang mengundang perhatian publik hingga tingkat nasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Screening PSK di Warung Remang-Remang, Satu Orang Diduga Terinfeksi Hiv

    Dinkes Screening PSK di Warung Remang-Remang, Satu Orang Diduga Terinfeksi Hiv

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo melakukan screening atau pemeriksaan terhadap para pekerja seks komersial (PSK) di sejumlah warung remang-remang, Kamis (08/05/2025). Langkah ini menyusul temuan mengejutkan 13 PSK di Kecamatan Siman yang diduga positif terinfeksi HIV. Pemeriksaan dilakukan serentak di kawasan Pasar Janti Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, serta beberapa titik […]

    Bagikan
  • Persiapan Haji Magetan Capai 90 Persen, Pemberangkatan Dijadwalkan 26 April

    Persiapan Haji Magetan Capai 90 Persen, Pemberangkatan Dijadwalkan 26 April

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Tahapan persiapan ibadah haji bagi jemaah asal Kabupaten Magetan telah mencapai sekitar 90 persen. Hingga pertengahan April, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti, meski masih ada beberapa kelengkapan yang belum dibagikan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa salah satu yang masih ditunggu adalah distribusi […]

    Bagikan
  • Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan elpiji bersubsidi di masyarakat terus mengalami peningkatan. Untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas pasokan, PT Pertamina menambah kuota elpiji 3 kilogram di Kabupaten Ponorogo hingga puluhan ribu tabung. Penambahan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan elpiji lebih banyak dibandingkan […]

    Bagikan
  • Dua Truk Terjun ke Sungai Sedalam 15 Meter di Ngawi, Sopir Terjepit Dua Jam

    Dua Truk Terjun ke Sungai Sedalam 15 Meter di Ngawi, Sopir Terjepit Dua Jam

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan melibatkan dua truk terjadi di atas jembatan di Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026) dini hari. Dua truk tersebut bertabrakan hingga sama-sama terjun ke sungai sedalam sekitar 15 meter. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.40 WIB. Salah seorang sopir, Rahardian Hendra Rosena (34), warga Kelurahan Pacar Keling, […]

    Bagikan
  • Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyambut positif rencana pembangunan rest area di kawasan Saradan, tepatnya di sekitar ring road Pajajaran. Rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) itu dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercantik wajah daerah sekaligus menghapus stigma negatif kawasan tersebut. Ketua Komisi C DPRD […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Meroket Jelang Ramadhan

    Harga Bumbu Dapur Meroket Jelang Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sepekan menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Cabai rawit bahkan menembus angka Rp 70.000 per kilogram. Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen serta terbatasnya stok barang di pasaran. Kenaikan harga bumbu dapur ini mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Para […]

    Bagikan
expand_less