Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags

Dwi Bagus Martono Jadi Pelaku Pembunuhan Sadis, Ini Kesaksian Tetangga

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 44 menit yang lalu
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dwi Bagus Martono alias Tono (40), terduga pelaku pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak kandungnya, AGF (4), yang melibatkan suami siri korban, Dwi Bagus Martono alias Tono (40), mengejutkan warga sekitar. Di mata tetangga, terduga pelaku dikenal sebagai sosok yang pendiam dan berperilaku baik.

Eko Sumaryono, warga yang tinggal berdekatan dengan kediaman keluarga Dwi di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, mengaku tidak menyangka pria tersebut nekat melakukan aksi keji.

Menurut Eko, keseharian Dwi di lingkungan tempat tinggalnya tampak seperti warga pada umumnya. Pelaku juga kerap berinteraksi dengan warga, mulai dari mengikuti kegiatan arisan, nongkrong di warung, hingga ikut berjaga di pos kamling.

“Ya biasa, Mas, warga biasa. Pernah arisan, pernah apa ya. Jarang pulang, soalnya kerjanya di luar,” ujar Eko saat ditemui, Senin (26/10/2026).

Eko mengaku tidak mengetahui secara pasti jenis pekerjaan Dwi. Ia hanya tahu bahwa terduga pelaku jarang berada di rumah karena beraktivitas di luar kota. Meski demikian, sikap Dwi selama bergaul dinilai baik sehingga kabar keterlibatannya dalam kasus pembunuhan ini membuat warga setempat terkejut.

“Kaget, Mas. Nggak nyangka juga,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, rumah di Gang Tentrem tersebut merupakan kediaman orang tua Dwi. Di lokasi itu pula terparkir satu unit mobil Suzuki Karimun yang biasa digunakan pelaku saat pulang. Kendaraan tersebut kini menjadi sorotan setelah polisi mendalami dugaan bahwa bocah AGF tewas di dalam mobil tersebut.

“Biasanya orangnya tentrem. Sering ke pos kamling sama anak-anak saya, tapi kok bisa begitu. Saya sama sekali tidak menyangka,” pungkasnya.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial setelah pihak keluarga mengunggah kronologi hilangnya korban melalui platform Threads. Dalam unggahan tersebut, keluarga mengaku kehilangan kontak dengan Dini dan anaknya sejak pertengahan September 2026.

Komunikasi terakhir Dini dengan sang ibu tercatat terjadi pada 20 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban mengaku sedang berada di sebuah hotel di Kota Madiun yang dipesan oleh suami sirinya untuk merayakan ulang tahun anaknya.

Kecurigaan keluarga semakin memuncak lantaran Dwi kerap memberikan keterangan berbelit-belit saat ditanya mengenai keberadaan korban. Adik korban akhirnya resmi melaporkan kasus hilangnya Dini dan AGF ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, jajaran kepolisian akhirnya berhasil membekuk Dwi Bagus Martono di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026). 

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polda Jawa Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hutan Gunung Lawu Meluas hingga 100 Hektar, Polres Magetan Siagakan Personel di Cemoro Sewu

    Kebakaran Hutan Gunung Lawu Meluas hingga 100 Hektar, Polres Magetan Siagakan Personel di Cemoro Sewu

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi perambatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Lawu dari wilayah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ke wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pemantauan dilakukan dengan mengecek kesiapan personel gabungan, sarana dan prasarana, serta sistem penanganan darurat di Posko Karhutla Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Selasa […]

    Bagikan
  • Musim Hajatan dan MBG Dongkrak Harga Ayam, Telur Malah Sepi Peminat

    Musim Hajatan dan MBG Dongkrak Harga Ayam, Telur Malah Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergerakan harga dua komoditas pangan utama di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang berlawanan. Harga daging ayam pedaging terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp35 ribu per kilogram, sedangkan harga telur ayam justru merosot ke kisaran Rp20–21 ribu per kilogram di tingkat kandang. Kondisi tersebut memunculkan dampak berbeda bagi peternak, pedagang pasar, hingga […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas photo_camera 2

    Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memulai Operasi Keselamatan Semeru 2026 melalui Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Magetan, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini melibatkan TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan sejumlah instansi terkait, serta dihadiri unsur Forkopimda. Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo memimpin apel sekaligus membacakan amanat Kapolda Jatim. Ia menegaskan bahwa gelar pasukan bukan […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Bengkel Dua Lantai di Madiun Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Bengkel Dua Lantai di Madiun Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan bengkel dua lantai di RT 02 RW 01, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/7/2026) dini hari. Amukan si jago merah yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan bangunan beserta isinya, termasuk lima unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel. Kabid Kesiapsiagaan […]

    Bagikan
  • Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan pendekar perguruan silat, anggota Banser, hingga kader PP Muhammadiyah di Kabupaten Magetan menggelar deklarasi kebersamaan untuk mendukung TNI-Polri menjaga stabilitas wilayah. Deklarasi ini berlangsung bersamaan dengan Apel Siaga Gabungan pengamanan aksi “Rakyat Magetan Bersuara” yang digelar PC PMII Magetan di sekitar Gedung DPRD dan Polres Magetan, Senin (01/09/2025). Apel tersebut […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan akan mengambil langkah usai peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan pada Kamis (15/4/2026) lalu. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh kepada Satua Pelayanan Pemenuhan Gizi ,(SPPG) di Kota Madiun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di seluruh titik pelaksanaan program. […]

    Bagikan
expand_less