Berita Terkini
Trending Tags

SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD minta serapan anggaran Pemkab Magetan lebih optimal. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Besarnya SILPA menjadi perhatian DPRD Kabupaten Magetan. Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menilai tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya.

Menurutnya, masih tingginya SILPA dapat disebabkan oleh perencanaan yang kurang tepat maupun keterlambatan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Hal itu berdampak pada sejumlah program yang tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal tahun anggaran berjalan.

“Untuk SILPA yang begitu banyak, mungkin pada saat itu rancangannya kurang tepat atau juklak dan juknisnya terlambat. Jadi tidak bisa melaksanakan pada tahun anggaran itu dan akhirnya menjadi SILPA,” kata Suyatno.

Ia menegaskan, perbaikan perencanaan menjadi langkah utama yang harus dilakukan agar serapan anggaran ke depan lebih optimal.

“Untuk ke depan, perencanaan harus diperbaiki supaya nanti SILPA tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Suyatno mengungkapkan, sisa anggaran terbesar masih berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sektor pendidikan. Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata-mata disebabkan lemahnya perencanaan daerah, melainkan juga karena munculnya program-program DAK baru yang petunjuk pelaksanaannya terlambat diterbitkan.

“Kebanyakan itu di DAK dan pendidikan. Rancangan sudah dirancang dengan baik, ternyata ada DAK yang baru dan petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknisnya terlambat. Akhirnya pelaksanaannya juga terlambat dan menjadi SILPA,” jelasnya.

Selain menyoroti SILPA, DPRD juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tercantum dalam hasil audit laporan keuangan tahun 2025.

“Itu harus ditindaklanjuti untuk bisa diselesaikan. Wajib ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” tegasnya.

DPRD berharap berbagai evaluasi tersebut dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran sehingga manfaat APBD dapat dirasakan lebih maksimal oleh masyarakat serta mengurangi potensi anggaran mengendap pada akhir tahun. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Stunting di Saradan Tinggi, Pemprov Jatim dan Pemkab Madiun Kerahkan Bantuan Gizi

    Angka Stunting di Saradan Tinggi, Pemprov Jatim dan Pemkab Madiun Kerahkan Bantuan Gizi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Madiun mempercepat intervensi penurunan stunting di Kecamatan Saradan lantaran menjadi kawasan dengan angka kasus tertinggi. Program pemberian makanan bergizi digelar di Balai Desa Sumbersari, menyasar 200 balita dari 15 desa. Kepala Bakorwil I Madiun, Heru Wahono Santoso dalam sambutannya menyatakan penurunan angka stunting di Jawa […]

    Bagikan
  • Dinsos PPPA Kota Madiun Kirim 27 ODGJ Jalani Perawatan ke RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang

    Dinsos PPPA Kota Madiun Kirim 27 ODGJ Jalani Perawatan ke RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun menjalin kerjasama dengan RS Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Malang, untuk memberikan perawatan medis kepada 27 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berasal dari Shelter Srindit. Proses penjemputan pasien dilaksanakan pada Selasa malam (18/2/2025). Mereka akan mendapatkan perawatan intensif selama […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

    Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama menyampaikan Ketupat Semeru 2025 di Kabupaten Ponorogo berjalan aman dan lancar. Ia menyebutkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, namun pelayanan tetap menjadi prioritas utama petugas di lapangan. “Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 berjalan lancar. Masyarakat […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Gigit Jari, Puluhan Hektare Tanaman Padi Rusak Akibat Banjir

    Petani Ponorogo Gigit Jari, Puluhan Hektare Tanaman Padi Rusak Akibat Banjir

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Ponorogo pada awal Januari 2026 menjadi petaka bagi para petani. Ratusan hektare lahan pertanian dilaporkan tergenang air, bahkan sebagian di antaranya dipastikan mengalami gagal panen atau puso. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo mencatat, sedikitnya 538 hektare lahan pertanian terendam banjir yang terjadi pada […]

    Bagikan
  • Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Negosiasi antara Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dan manajemen Madiun Umbul Square (MUS) kembali berakhir tanpa kesepakatan. Hingga Jumat (05/09/2025), persoalan tunggakan gaji dan pesangon bagi 14 mantan karyawan masih belum terselesaikan. Ketua SBMR, Aris Budiono, menegaskan pihaknya menuntut pembayaran hak normatif karyawan senilai Rp504 juta. Angka itu terdiri dari […]

    Bagikan
  • Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Madiun Disambut Haru Keluarga, 2 Jamaah Jalani Perawatan Medis

    Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Madiun Disambut Haru Keluarga, 2 Jamaah Jalani Perawatan Medis

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Suasana haru menyelimuti Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Kabupaten Madiun, Minggu (7/6/2026). Ratusan jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci disambut hangat oleh keluarga dan Pemerintah Kabupaten Madiun setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah. Kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 24 dan Kloter 25 itu menjadi momen penuh kebahagiaan […]

    Bagikan
expand_less