Berita Terkini
Trending Tags

Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo  saat mengatur lalu lintas di perbatasan Madiun – Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama menyampaikan Ketupat Semeru 2025 di Kabupaten Ponorogo berjalan aman dan lancar. Ia menyebutkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, namun pelayanan tetap menjadi prioritas utama petugas di lapangan.

“Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 berjalan lancar. Masyarakat bersama petugas di lapangan sangat antusias, tapi tetap mengutamakan pelayanan. Karena terlalu padat, masyarakat dari berbagai daerah yang pulang kampung ke Ponorogo sempat menumpuk saat menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar AKP Bayu, Kamis (10/04/2025).

Menurutnya, seluruh personel Satlantas dikerahkan secara total untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

Terkait evaluasi kecelakaan lalu lintas selama operasi berlangsung, AKP Bayu mengungkapkan terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Operasi Ketupat 2024 tercatat 23 kejadian laka lantas, sementara tahun ini turun menjadi 19 kejadian atau menurun 17 persen.

“Namun untuk korban meninggal dunia (MD), datanya tetap. Tahun 2024 ada satu korban MD, tahun ini juga satu orang,” jelasnya.

Meski angka kejadian turun, kerugian materi justru mengalami kenaikan sebesar 27 persen. Sementara itu, korban luka ringan juga naik tipis sebesar 3 persen dari 29 orang pada 2024 menjadi 30 orang di tahun ini.

Image Not Found
Polisi mengecek jalan protokol di seputaran kabupaten Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

“Pelaku laka lantas rata-rata berprofesi sebagai karyawan dan pelajar. Tahun lalu pelaku sebanyak 11 orang, sekarang naik menjadi 19 orang. Usia pelaku didominasi usia muda, antara 10 sampai 20 tahun,” tambahnya.

Dalam hal pelanggaran lalu lintas, AKP Bayu menyebut terjadi penurunan signifikan. Khususnya pada kalangan pelajar. Tahun 2024 tercatat 85 pelajar melakukan pelanggaran, sementara tahun ini turun menjadi 61 orang.

“Untuk pelanggar usia 16-20 tahun masih mendominasi. PNS yang melakukan pelanggaran justru turun drastis hingga 95 persen,” katanya.

Satlantas Polres Ponorogo, kata AKP Bayu, juga melakukan berbagai upaya preventif selama Ramadan hingga lebaran. Selain menyambangi sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan keselamatan berkendara, pihaknya juga menggandeng komunitas motor di Ponorogo.

“Kemarin kami kumpulkan 23 klub motor di Posyan. Kami ajak mereka ikut berpartisipasi dalam edukasi keselamatan, termasuk dengan membentuk tim Rider. Alhamdulillah terbukti bisa menurunkan angka kecelakaan sebesar 17 persen,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kapten Tendean Kota Madiun pada Rabu (12/03/2025) malam. Kecelakaan ini melibatkan sebuah pick up bernopol AE 8453 G yang dikendarai oleh Purbandaru Cahyo Laksono (31) warga Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, dengan sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3647 FC yang dikendarai oleh […]

    Bagikan
  • 140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial pada tahun ini. Melalui program PKH Graduasi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan program tersebut ditujukan bagi […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 137 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Jumat (24/05/2025). Pelantikan tersebut terdiri atas 133 pejabat fungsional dan empat pegawai negeri sipil (PNS), sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. […]

    Bagikan
  • Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
expand_less