Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Asal Kabupaten Madiun Disambut Haru Keluarga, 2 Jamaah Jalani Perawatan Medis
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 63
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Suasana haru menyelimuti Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Kabupaten Madiun, Minggu (7/6/2026). Ratusan jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci disambut hangat oleh keluarga dan Pemerintah Kabupaten Madiun setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah.
Kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 24 dan Kloter 25 itu menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga yang telah menanti sejak pagi. Pelukan, tangis haru, dan doa syukur mewarnai proses penyambutan para tamu Allah yang tiba dalam kondisi selamat.
Bupati Madiun Hari Wuryanto yang hadir bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Forkopimda, jajaran Kementerian Agama, serta organisasi keagamaan menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah yang pulang pada gelombang tersebut tiba dengan selamat.
“Pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Madiun. Alhamdulillah, sesuai laporan yang kami terima, jemaah haji tahun ini berangkat dengan selamat dan pulang dengan selamat,” kata Hari Wuryanto.
Menurutnya, selama pelaksanaan ibadah haji, pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi jemaah melalui laporan panitia dan petugas haji di Arab Saudi. Meski sempat terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, seluruhnya mendapatkan penanganan medis yang memadai.
“Memang ada beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, namun berkat penanganan panitia dan petugas di Makkah maupun Madinah, kondisinya dapat ditangani dengan baik,” ujarnya.
Bupati juga mengajak para jemaah untuk menjaga kemabruran haji serta menjadi teladan di lingkungan masyarakat. Ia sekaligus meminta doa agar Kabupaten Madiun menjadi daerah yang aman, rukun, dan semakin sejahtera.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, menjelaskan bahwa jemaah yang tiba pada hari tersebut terdiri dari 374 orang Kloter 24 dan 77 orang Kloter 25.
“Kepulangan jemaah haji sudah terjadwal sehingga pemerintah daerah dapat mempersiapkan proses penyambutan dengan baik. Hari ini Kloter 24 berjumlah 374 jemaah dan Kloter 25 sebanyak 77 jemaah,” jelas Bisri.
Meski mayoritas jemaah telah kembali ke Kabupaten Madiun, Bisri mengungkapkan masih ada beberapa jemaah yang memerlukan penanganan kesehatan. Dua orang jemaah yang telah tiba di tanah air saat ini menjalani perawatan di RSUD Dungus dan RSUD Caruban.
Selain itu, terdapat jemaah asal Kabupaten Madiun yang masih menjalani perawatan kesehatan di Arab Saudi dan belum dapat dipulangkan bersama rombongan sesuai jadwal. Kondisi mereka terus dipantau oleh petugas haji dan pemerintah daerah.
“Kami terus memonitor perkembangan kesehatan para jemaah yang masih menjalani perawatan, baik yang berada di rumah sakit di Indonesia maupun yang masih mendapatkan pelayanan medis di Arab Saudi,” ujar Bisri.
Pemerintah Kabupaten Madiun berharap seluruh jemaah yang telah kembali maupun yang masih menjalani perawatan dapat segera berkumpul bersama keluarga serta menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi masyarakat. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





