Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SDN 1 Setono Ponorogo resmi ditutup pada Juli 2026. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, resmi ditutup pada Juli 2026. Penutupan dilakukan setelah jumlah siswa di sekolah tersebut terus mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir.

Sebelum ditutup, SDN 1 Setono hanya memiliki enam siswa. Mereka terdiri atas masing-masing dua siswa kelas IV, V, dan VI. Sementara itu, kelas I hingga III praktis tidak memiliki siswa.

Carik Kelurahan Setono, Handry Reza Pratama, mengatakan minimnya jumlah siswa terjadi karena jumlah pendaftar baru terus menyusut. Bahkan, ketika hanya ada satu atau dua calon siswa, orang tua biasanya disarankan mempertimbangkan sekolah lain yang memiliki jumlah siswa lebih banyak.

“Kalau diterima nanti kasihan, satu orang atau dua orang. Akhirnya dari orang tua menghendaki untuk dipindah ke sekolah yang jumlah siswanya memadai,” ujar Handry.

Menurut Handry, kondisi tersebut membuat keberadaan SDN 1 Setono semakin sulit dipertahankan. Padahal, sekolah tersebut merupakan satu-satunya sekolah dasar negeri di wilayah Kelurahan Setono.

Pihak kelurahan mengaku menyayangkan penutupan tersebut. Berbagai upaya sebelumnya telah dilakukan untuk mendorong masyarakat menyekolahkan anak-anak mereka di SDN 1 Setono. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan orang tua.

Handry menyebut sebagian orang tua lebih memilih sekolah lain yang dinilai memiliki jumlah siswa lebih banyak atau dianggap lebih favorit.

Selain pilihan sekolah, lokasi SDN 1 Setono yang berada di tepi jalan raya juga disebut menjadi salah satu pertimbangan orang tua. Padatnya lalu lintas membuat sebagian wali murid khawatir terhadap keselamatan anak ketika harus menyeberang jalan atau beraktivitas di sekitar sekolah.

Setelah ditutup, para siswa yang tersisa dipindahkan ke sekolah lain. Di antaranya ke SDN 1 Singosaren dan SDN 1 Japan.

Salah satu siswa yang terdampak penutupan adalah Dafa Putra Pratama. Siswa kelas V tersebut sebelumnya bersekolah di SDN 1 Setono dan kini melanjutkan pendidikan di SDN 1 Japan.

Dafa mengaku senang setelah pindah sekolah karena bisa mendapatkan lebih banyak teman dibandingkan sekolah sebelumnya.

“Senang. Karena temannya banyak,” kata Dafa.

Dafa mengaku jumlah teman di sekolah lamanya memang jauh lebih sedikit. “Iya,” ujarnya ketika ditanya mengenai kondisi tersebut.

Kini, bangunan SDN 1 Setono masih berdiri. Namun, tidak lagi digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.

Penutupan sekolah tersebut menjadi gambaran menurunnya jumlah siswa di sekolah dasar negeri di wilayah tersebut. Berkurangnya pendaftar dan kecenderungan orang tua memilih sekolah lain membuat keberadaan sekolah dengan jumlah siswa yang sangat sedikit semakin sulit dipertahankan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nenek 70 Tahun di Ponorogo Tewas Terbakar di Kebun Jati , Luka Bakar 70 Persen

    Nenek 70 Tahun di Ponorogo Tewas Terbakar di Kebun Jati , Luka Bakar 70 Persen

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seorang perempuan lanjut usia, Sudarmi (70), warga Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar saat kebakaran melanda kebun pohon jati miliknya, Kamis (17/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Sudarmi pergi ke lahan kebun jati di belakang rumah untuk mencari ranting kayu yang […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    Laka Lantas Meningkat, Kapolres Madiun Kota Tekankan Pentingnya Etika Berkendara

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mencatat kasus kecelakaan lalu lintas meningkat selama tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Kecelakaan didominasi oleh faktor pengemudi atau pengendara dengan kategori karyawan swasta dan pelajar. Hal tersebut menjadi atensi jajaran Polres Madiun Kota melalu Satlantas untuk terus menekan angka laka lantas. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus […]

    Bagikan
  • Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Forum Kamtibmas Jogo Kota Madiun pada Selasa (16/09/2025). Kegiatan ini menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas, paguyuban pencak silat, Cabdindik Madiun hingga Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Kota Madiun. Dalam forum ini membahas terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Madiun dalam kurun waktu 2025 […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

    Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Gratis untuk 34 Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai menyalurkan 146,15 ton pupuk NPK kepada 34 kelompok tani dari total 38 kelompok tani yang ada di wilayah Kota Madiun. Sebanyak empat kelompok tani lainnya belum bisa menerima bantuan lantaran belum berbadan hukum Indonesia. Dalam arahanya, Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kebijakan pemangkasan transfer daerah dari pemerintah pusat. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sembilan jurus atau strategi utama guna menjaga stabilitas keuangan daerah serta memastikan pembangunan tetap berjalan optimal. “Sudah mulai kita siapkan jurus-jurus menghadapi adanya pemangkasan transfer […]

    Bagikan
  • PAW Gus Wahid Resmi Dibatalkan, DPRD Magetan Tarik Seluruh Dokumen Pengusulan

    PAW Gus Wahid Resmi Dibatalkan, DPRD Magetan Tarik Seluruh Dokumen Pengusulan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wahid atau Gus Wahid, akhirnya berhenti total. Setelah sempat berproses hingga tingkat provinsi, DPRD Kabupaten Magetan memutuskan menarik kembali seluruh berkas terkait usulan PAW tersebut. Langkah itu ditegaskan melalui surat resmi pimpinan DPRD Magetan bernomor 170/08/403.050/2026 tertanggal 6 […]

    Bagikan
expand_less