Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tembakau di Desa Ngale belum baru memulai penyemaian benih tembakau, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Musim kemarau tahun ini tak sepenuhnya membawa angin segar bagi petani tembakau di Kabupaten Madiun. Fenomena cuaca tak lazim yang dikenal sebagai kemarau basah menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal itu mengingat curah hujan masih terpantau tinggi di tengah musim yang semestinya kering.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga Agustus mendatang. Akibatnya, sebagian petani memilih menunda masa tanam tembakau. Sukamto, petani asal Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, mengaku belum berani menanam tembakau. Selain masih menunggu panen padi, ia menilai cuaca saat ini terlalu tidak menentu.

“Seharusnya Juni ini sudah mulai tanam. Tapi karena kondisi seperti ini, kemungkinan mundur ke Juli,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (10/06/2026).

Meski belum memulai tanam, Sukamto sudah mempersiapkan benih di bedengan semai di sebagian lahan sawah. Ia berharap kondisi cuaca membaik saat masa tanam tiba.

“Kalau cuaca masih begini, kami ragu. Tembakau kan butuh cuaca kering. Kalau sering kena hujan, daunnya bisa keriting, gampang layu, dan kualitasnya turun. Susah dijual,” tambahnya.

Menurutnya, meski masa tanam tembakau hanya sekitar dua bulan, kualitas tanaman sangat ditentukan oleh tingkat kelembapan. Tanaman yang terlalu sering terkena air rentan rusak dan gagal panen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Sumanto, membenarkan adanya potensi gangguan akibat kemarau basah. Ia mengimbau para petani tidak tergesa-gesa memulai tanam tembakau.

“Kami sarankan menunda dulu. Kalau dipaksakan tanam saat ini, risikonya tinggi. Tanaman bisa mudah busuk dan tidak berkembang,” jelas Sumanto.

Pemerintah daerah disebut terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan pendampingan teknis bagi petani agar masa tanam tembakau tidak berujung merugi.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Verind ke JPU

    Polres Madiun Kota Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Verind ke JPU

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pembunuhan terhadap Verind Wibowo Putra warga Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun akan segera masuk ke meja hijau pengadilan. Serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi telah dilakukan oleh penyidik, termasuk terhadap tersangka MR (16). Satreskrim Polres Madiun Kota telah melimpahkan berkas perkara pembunuhan remaja 19 tahun pada (01/01/2026) dini hari […]

    Bagikan
  • Kebakaran TPA Milangasri Magetan Meluas, Pemadaman Dihentikan Sementara karena Asap Tebal

    Kebakaran TPA Milangasri Magetan Meluas, Pemadaman Dihentikan Sementara karena Asap Tebal

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Milangasri di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sedikitnya satu hektare timbunan sampah dilaporkan terbakar sejak Sabtu (12/9/2026) sore. Upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan sekitar delapan jam hingga Minggu (13/9/2026) dini hari dihentikan sementara. Selain terdapat titik api yang berada di lokasi sulit […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
  • Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus. “Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Dalami Dugaan Korupsi Pokir DPRD, 100 Saksi Sudah Diperiksa

    Kejari Magetan Dalami Dugaan Korupsi Pokir DPRD, 100 Saksi Sudah Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terus memperdalam penyelidikan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021–2023. Sejak proses penyelidikan dimulai, sekitar 100 orang dari berbagai unsur telah dipanggil untuk memberikan keterangan. Pemeriksaan terhadap para saksi berlangsung sejak November 2025. Mereka terdiri atas mantan anggota DPRD Magetan periode 2019–2024, […]

    Bagikan
  • Jalur Kediri–Tulungagung Dicek Langsung! KAI Pastikan Petugas hingga Perlintasan Siap

    Jalur Kediri–Tulungagung Dicek Langsung! KAI Pastikan Petugas hingga Perlintasan Siap

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri–Tulungagung — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengecek langsung kondisi jalur kereta api dari Stasiun Kediri hingga Stasiun Tulungagung, Kamis (24/9/2026). Pemeriksaan dilakukan menggunakan lori dresin untuk memastikan keandalan prasarana sekaligus kesiapan petugas di lapangan. Cek lintas tersebut dipimpin Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi bersama […]

    Bagikan
expand_less