Berita Terkini
Trending Tags

Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata jalani Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Berada di Mekkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata terus meneguhkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan melaksanakan umrah sunnah. Kali ini, jemaah Sindo Wisata mengambil Miqat di Masjid Ji’ranah untuk berniat ihram.

Masjid Ji’ranah adalah masjid yang digunakan untuk miqat dan berihram bagi penduduk Makkah. Masjid tersebut telah diperbaharui kembali oleh Raja Fahd yang pada saat itu menelan biaya kurang lebih 2 juta Riyal Saudi dengan luas 430 meter perseg dan dapat menampung 1.000 jamaah.

Masjid Ji’ranah menjadi salah satu tempat miqat atau tempat dimulainya umrah yang berada sekitar 24 kilometer dari Kota Mekah. Mengambil miqat di Ji’ranah sengaja dilakukan para jemaah karena Rasulullah SAW., pernah bermukim di sini selama 13 hari, dan juga pernah melaksanakan umrah dan ber-miqat tiga kali di Ji’ranah.

Hal ini pun membuat para ulama berpendapat Masjid Ji’ranah menjadi tempat paling afdhal untuk mengambil miqat. Jemaah Sindo Wisata pun melaksanakan sholat ihram 2 rakaat di Masjid Ji’ranah. Kondisi miqat ini sangat ramai sampai meluber di halaman masjid.

“Ini kita lagi di Ji’ranah untuk melaksanakan sholat ihram 2 rakaat. Nanti kita akan melaksanakan umrah sunnah,” ujar Murwati, jemaah Sindo Wisata.

Dengan pakaian ihram, jemaah Sindo Wisata berangkat menuju Masjidil Haram. Kali ini, jemaah berniat umrah untuk diri sendiri maupun membadalkan umrah untuk saudara, keluarga maupun orang lain yang sudah meninggal dunia. Lantunan talbiyah terus dikumandangkan jemaah Sindo Wisata selama perjalanan menuju Masjidil Haram.

“Alhamdulillah, jemaah sudah sampai di Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah sunah kami. Jadi ada yang untuk diri sendiri atapun untuk membadalkan bagi keluarga yang sudah meninggal,” terang Dieskha Idella, Reporter Haji Sinergia.

Image Not Found
Meneguhkan Keimanan kepada Allah SWT, Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Tawaf, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Meneguhkan Keimanan kepada Allah SWT, Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Tawaf

Jemaah Sindo Wisata dengan dibimbing oleh Ustadz Hasnan Habil melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali. Tawaf memiliki makna spiritual yang mendalam, yaitu sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada Allah SWT serta mengingatkan akan rahmat Allah yang melingkupi umat manusia. 

Dimulai dari Hajar Aswad, jemaah Sindo Wisata terus memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT. Padatnya lokasi tawaf tak menyurutkan jemaah Sindo Wisata untuk terus bermunajat ke Yang Maha Kuasa. 7 kali mengelilingi Ka’bah tepat diakhiri di Hajar Aswad.

Jemaah Sindo Wisata pun berdoa dan melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat di area Sa’i. Setelah itu, jemaah minum air zam-zam untuk pelepas dahaga. Jemaah Sindo Wisata bersiap untuk melaksanakan Sa’i.

Image Not Found
Meneladani Perjuangan Siti Hajar, Jemaah Sindo Wisata Sa’I dari Bukit Shafa ke Marwa, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Meneladani Perjuangan Siti Hajar, Jemaah Sindo Wisata Sa’I dari Bukit Shafa ke Marwa

Sa’i menggambarkan pencarian keberkahan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Sa’i mengacu pada perjalanan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, yang mencari air untuk putranya Isma’il AS di padang pasir Makkah. Sa’i mengajarkan umat Islam tentang ketekunan, keberanian, dan kepercayaan kepada Allah SWT.

Melakukan Sa’i antara bukit Safa dan Marwah mengingatkan umat Islam akan perjuangan Hajar dalam mencari air di padang pasir yang tandus. Jemaah Sindo Wisata melaksanakan Sa’I dengan berjalan atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

“Alhamdulillah, pelaksanaan umrah sunnah jemaah Sindo Wisata berjalan lancar dan ini kita tinggal tahallul atau memotong rambut. Dengan bertahallul berarti sudah terbebas dari larangan ihram,” pungkas Dieskha Idella.

Image Not Found
Selesai Sa’I, Jemaah Laksanakan Tahallul, Lega Bisa Menjalankan Umrah dengan Lancar, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Selesai Sa’I, Jemaah Laksanakan Tahallul, Lega Bisa Menjalankan Umrah dengan Lancar

Tahallul adalah proses mencukur atau memotong sebagian rambut kepala sebagai tanda telah selesainya sebagian rangkaian ibadah. Ini menandakan dibebaskannya jamaah dari larangan-larangan ihram.

“Alhamdulillah sudah bertahallul. Ini tadi saya membadalkan untuk almarhum bapak saya. Perasaannya senang banget bareng para jemaah lainnya. Sindo Wisata mantep,” ujar Surati, jemaah Sindo Wisata.

Tim Liputan Haji – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC PDI Perjuangan Magetan Gelar Santunan, Renovasi Gedung dan Target Politik Jadi Fokus Program

    DPC PDI Perjuangan Magetan Gelar Santunan, Renovasi Gedung dan Target Politik Jadi Fokus Program

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan melaksanakan kegiatan santunan bagi warga dhuafa, yatim piatu, dan penyandang disabilitas di kantor partai, Sabtu petang (14/3/2026). Lebih dari seratus penerima hadir dalam kegiatan yang turut melibatkan pengurus partai dan anggota legislatif dari berbagai tingkatan. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Diana Amaliyah Verawati Ningsih menyampaikan […]

    Bagikan
  • Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jasad perempuan yang ditemukan di dalam koper di Desa Dadapan Kecamatan Kendal pada Kamis (23/01/2025) kemarin akhirnya terungkap. Pihak keluarga mendatangi RSUD dr. Soeroto Ngawi guna memastikan.  Perasaan sedih, kaget, hingga menahan isak tangis dirasakan Ana Yuliani (29) bersama Hendi Suprapto (42) ayah tiri korban saat mendatangi RSUD Dr Soeroto […]

    Bagikan
  • Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Meski tengah diterpa kasus korupsi yang menjerat pimpinannya, aktivitas di RSUD dr. Harjono Ponorogo tetap berjalan seperti biasa. Manajemen memastikan pelayanan kepada pasien tetap normal pasca penetapan Direktur RSUD dr. Yunus Mahatma sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu dini hari (9/11/2025). Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, mengatakan operasi […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas di GT Madiun Melonjak 89 Persen

    Arus Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas di GT Madiun Melonjak 89 Persen

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan yang melintas keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun selama periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah mengalami lonjakan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat total 100.451 kendaraan keluar dari GT Madiun sepanjang 13–22 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat 89,36 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka […]

    Bagikan
  • BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan mulai dari memperkuat relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), menyiapkan jalur evakuasi, hingga memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD […]

    Bagikan
  • Kopi Warisan Kolonial Belanda dari Lereng Gunung Lawu Tetap Bertahan, Jadi Primadona Baru Magetan

    Kopi Warisan Kolonial Belanda dari Lereng Gunung Lawu Tetap Bertahan, Jadi Primadona Baru Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah menjamurnya tren kopi lokal di Indonesia, lereng Gunung Lawu di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, masih menyimpan kekayaan yang tak banyak dimiliki daerah lain. Ratusan petani di kawasan ini tetap mempertahankan budidaya kopi dari bibit peninggalan era kolonial Belanda yang usianya telah melampaui satu abad. Keaslian varietas serta cita rasa […]

    Bagikan
expand_less