Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata jalani Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Berada di Mekkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata terus meneguhkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan melaksanakan umrah sunnah. Kali ini, jemaah Sindo Wisata mengambil Miqat di Masjid Ji’ranah untuk berniat ihram.

Masjid Ji’ranah adalah masjid yang digunakan untuk miqat dan berihram bagi penduduk Makkah. Masjid tersebut telah diperbaharui kembali oleh Raja Fahd yang pada saat itu menelan biaya kurang lebih 2 juta Riyal Saudi dengan luas 430 meter perseg dan dapat menampung 1.000 jamaah.

Masjid Ji’ranah menjadi salah satu tempat miqat atau tempat dimulainya umrah yang berada sekitar 24 kilometer dari Kota Mekah. Mengambil miqat di Ji’ranah sengaja dilakukan para jemaah karena Rasulullah SAW., pernah bermukim di sini selama 13 hari, dan juga pernah melaksanakan umrah dan ber-miqat tiga kali di Ji’ranah.

Hal ini pun membuat para ulama berpendapat Masjid Ji’ranah menjadi tempat paling afdhal untuk mengambil miqat. Jemaah Sindo Wisata pun melaksanakan sholat ihram 2 rakaat di Masjid Ji’ranah. Kondisi miqat ini sangat ramai sampai meluber di halaman masjid.

“Ini kita lagi di Ji’ranah untuk melaksanakan sholat ihram 2 rakaat. Nanti kita akan melaksanakan umrah sunnah,” ujar Murwati, jemaah Sindo Wisata.

Dengan pakaian ihram, jemaah Sindo Wisata berangkat menuju Masjidil Haram. Kali ini, jemaah berniat umrah untuk diri sendiri maupun membadalkan umrah untuk saudara, keluarga maupun orang lain yang sudah meninggal dunia. Lantunan talbiyah terus dikumandangkan jemaah Sindo Wisata selama perjalanan menuju Masjidil Haram.

“Alhamdulillah, jemaah sudah sampai di Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah sunah kami. Jadi ada yang untuk diri sendiri atapun untuk membadalkan bagi keluarga yang sudah meninggal,” terang Dieskha Idella, Reporter Haji Sinergia.

Image Not Found
Meneguhkan Keimanan kepada Allah SWT, Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Tawaf, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Meneguhkan Keimanan kepada Allah SWT, Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Tawaf

Jemaah Sindo Wisata dengan dibimbing oleh Ustadz Hasnan Habil melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali. Tawaf memiliki makna spiritual yang mendalam, yaitu sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada Allah SWT serta mengingatkan akan rahmat Allah yang melingkupi umat manusia. 

Dimulai dari Hajar Aswad, jemaah Sindo Wisata terus memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT. Padatnya lokasi tawaf tak menyurutkan jemaah Sindo Wisata untuk terus bermunajat ke Yang Maha Kuasa. 7 kali mengelilingi Ka’bah tepat diakhiri di Hajar Aswad.

Jemaah Sindo Wisata pun berdoa dan melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat di area Sa’i. Setelah itu, jemaah minum air zam-zam untuk pelepas dahaga. Jemaah Sindo Wisata bersiap untuk melaksanakan Sa’i.

Image Not Found
Meneladani Perjuangan Siti Hajar, Jemaah Sindo Wisata Sa’I dari Bukit Shafa ke Marwa, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Meneladani Perjuangan Siti Hajar, Jemaah Sindo Wisata Sa’I dari Bukit Shafa ke Marwa

Sa’i menggambarkan pencarian keberkahan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Sa’i mengacu pada perjalanan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, yang mencari air untuk putranya Isma’il AS di padang pasir Makkah. Sa’i mengajarkan umat Islam tentang ketekunan, keberanian, dan kepercayaan kepada Allah SWT.

Melakukan Sa’i antara bukit Safa dan Marwah mengingatkan umat Islam akan perjuangan Hajar dalam mencari air di padang pasir yang tandus. Jemaah Sindo Wisata melaksanakan Sa’I dengan berjalan atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

“Alhamdulillah, pelaksanaan umrah sunnah jemaah Sindo Wisata berjalan lancar dan ini kita tinggal tahallul atau memotong rambut. Dengan bertahallul berarti sudah terbebas dari larangan ihram,” pungkas Dieskha Idella.

Image Not Found
Selesai Sa’I, Jemaah Laksanakan Tahallul, Lega Bisa Menjalankan Umrah dengan Lancar, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Selesai Sa’I, Jemaah Laksanakan Tahallul, Lega Bisa Menjalankan Umrah dengan Lancar

Tahallul adalah proses mencukur atau memotong sebagian rambut kepala sebagai tanda telah selesainya sebagian rangkaian ibadah. Ini menandakan dibebaskannya jamaah dari larangan-larangan ihram.

“Alhamdulillah sudah bertahallul. Ini tadi saya membadalkan untuk almarhum bapak saya. Perasaannya senang banget bareng para jemaah lainnya. Sindo Wisata mantep,” ujar Surati, jemaah Sindo Wisata.

Tim Liputan Haji – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pawai Agustusan di Kota Madiun Dongkrak Permintaan Kostum Karnaval

    Pawai Agustusan di Kota Madiun Dongkrak Permintaan Kostum Karnaval

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Agustus membawa berkah bagi pelaku usaha persewaan kostum karnaval di Kota Madiun. Peningkatan permintaan terjadi seiring maraknya kegiatan karnaval dan pawai peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kostum bertema busana adat nusantara menjadi yang paling diminati. Salah satu penyedia jasa yang merasakan lonjakan tersebut adalah Yuniar Salon, yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Bedah Buku Reset Indonesia di Madiun Dibubarkan, Dandhy Laksono Angkat Bicara

    Bedah Buku Reset Indonesia di Madiun Dibubarkan, Dandhy Laksono Angkat Bicara

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Acara diskusi dan bedah buku Reset Indonesia yang digelar di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, dibubarkan oleh aparat pemerintah kecamatan dan kepolisian, Sabtu malam (20/12/2025). Kegiatan yang sedianya terbuka untuk umum itu dihadiri puluhan peserta. Namun, sebelum diskusi dimulai, aparat meminta panitia menghentikan acara dan membubarkan massa. Sejumlah […]

    Bagikan
  • Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • Rumah Ambrol, Penghuni Rumah Terjatuh dan Terseret Banjir Sungai Pintu

    Rumah Ambrol, Penghuni Rumah Terjatuh dan Terseret Banjir Sungai Pintu

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang warga Desa/Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun dilaporkan terjatuh dan terseret arus sungai Pintu pada Sabtu (15/3/2025). Debit sungai Pintu naik seiring hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak Sabtu sore. Personil BPBD Kabupaten Madiun serta TNI-Polri terjun ke lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut. Menurut informasi, korban bernama Wahyudiono […]

    Bagikan
  • Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hanya karena persoalan sepele, Rudianto warga Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, nekat membacok tetangganya hingga mengalami luka serius, Jumat (28/11/2025). Pria 30 tahun itu menganiaya Wahyu Nurhidayat (29), yang kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo Ngawi akibat luka parah. Peristiwa itu bermula dari keributan antara korban dan pedagang […]

    Bagikan
expand_less