Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang keluhkan dugaan pungutan di Pasar Sayur Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku.

Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian para pedagang. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Magetan segera melakukan penelusuran menyeluruh untuk memastikan legalitas pungutan sekaligus mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat apabila terbukti melanggar aturan.

Berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang, besaran pungutan yang dibayarkan tidak sama. Ada yang mengaku diminta menyetor Rp5.000 setiap bulan, sementara pedagang lain menyebut nominalnya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000. Uang tersebut disebut sebagai biaya keamanan pasar, namun pembayaran hanya dicatat dalam sebuah buku tanpa disertai karcis atau kuitansi resmi.

Sumilah, salah seorang pedagang, mengatakan selama ini dirinya memilih membayar karena khawatir menimbulkan persoalan. Namun, ia mempertanyakan transparansi pengelolaan dana tersebut, terlebih kondisi keamanan pasar dinilai belum memberikan rasa aman bagi para pedagang.

“Setiap bulan tetap diminta bayar, tapi tidak pernah diberi karcis. Padahal pasar sedang sepi dan masih sering terjadi pencurian,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Heny, pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan. Menurutnya, para pedagang tidak pernah mendapatkan penjelasan mengenai dasar hukum pungutan maupun peruntukan dana yang dikumpulkan setiap bulan.

“Kami hanya disuruh bayar dan dicatat di buku. Tidak pernah ada sosialisasi uang itu digunakan untuk apa,” katanya.

Para pedagang memperkirakan terdapat sekitar 1.500 pedagang yang selama ini rutin membayar pungutan tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah melakukan audit secara menyeluruh terhadap seluruh jenis pungutan di lingkungan pasar agar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta disertai bukti pembayaran yang sah.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, mengaku hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait dugaan pungutan liar di Pasar Sayur Magetan.

Image Not Found
Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, Sucipto belum menerima laporan resmi terkait dugaan pungutan liar di Pasar Sayur Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Meski demikian, pihaknya memastikan akan segera melakukan pengecekan di lapangan. Jika hasil penelusuran menemukan adanya pungutan di luar ketentuan yang berlaku, Disperindag akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum maupun instansi terkait untuk melakukan penertiban serta memberikan sanksi sesuai peraturan.

“Kami belum menerima laporan resmi. Namun akan kami cek di lapangan. Kalau memang ditemukan praktik yang tidak sesuai aturan, tentu akan kami tindak bersama pihak terkait,” tegas Sucipto.

Munculnya dugaan pungutan berkedok uang keamanan ini menjadi catatan penting dalam upaya pembenahan tata kelola pasar tradisional di Kabupaten Magetan. Transparansi pengelolaan retribusi dan kepastian hukum dinilai menjadi faktor utama untuk menjaga kepercayaan pedagang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Para pedagang berharap investigasi yang dilakukan pemerintah dapat mengungkap fakta secara objektif sehingga seluruh aktivitas pungutan di lingkungan Pasar Sayur Magetan berlangsung sesuai aturan, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku usaha. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun–Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (26/05/2025). Akibatnya satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalam kejadian ini, mikrobus menabrak tiang PJU. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mikrobus Mitsubishi dengan […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – East Java Super Corridor (EJSC) Bakorwil Kota Madiun merupakan co-working space yang dapat dikunjungi oleh masyarakat. EJSC menjadi tempat nyaman untuk bekerja dan belajar. Berlokasi di jantung kota, tepatnya di Jalan Jawa membuat EJSC mudah untuk dijangkau oleh para pengunjung. Layanan publik ini dapat diakses oleh semua kalangan terutama pelajar […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Kukuhkan 254 Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih

    Wali Kota Madiun Kukuhkan 254 Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 254 pengurus dan pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Madiun resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Madiun, Maidi yang berlangsung di Gedung Asrama Haji, Rabu (30/07/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menegaskan pentingnya komitmen dari seluruh jajaran KKMP yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari tanggung […]

    Bagikan
  • Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan adanya motif balas dendam yang mencuat dalam sidang perkara kepemilikan satwa dilindungi landak jawa dengan terdakwa Darwanto tidak otomatis memiliki nilai hukum. Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Madiun menyatakan hanya akan mempertimbangkan fakta yang terbukti di persidangan, bukan narasi di luar dakwaan. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara PN Kabupaten Madiun, Agung […]

    Bagikan
  • Jambore IRCC 2026 di Madiun Diikuti 600 Pesepeda, Tanam 81 Bibit Pohon dan Kampanye Keselamatan

    Jambore IRCC 2026 di Madiun Diikuti 600 Pesepeda, Tanam 81 Bibit Pohon dan Kampanye Keselamatan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lebih dari 600 pesepeda mengikuti Jambore Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) 2026 di Madiun, Sabtu (5/9/2026). Selain menjadi ajang olahraga dan mempererat silaturahmi insan PT Kereta Api Indonesia (KAI), kegiatan tersebut juga diisi aksi kepedulian lingkungan dan kampanye keselamatan di perlintasan sebidang. Peserta Jambore IRCC 2026 berasal dari berbagai Daerah Operasi […]

    Bagikan
expand_less