Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Harga Anjlok Pada Kemarau Panjang, Petani Sayuran Sarangan Magetan Terancam Gagal Panen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kemarau panjang membuat tanaman petani rusak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kemarau panjang mulai memukul produksi sayuran petani di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Minimnya pasokan air membuat hektaran lahan pertanian kekurangan air hingga menyebabkan tanaman kubis, cabai, bawang prei, dan sawi mengalami kerusakan bahkan mati.

Kondisi tersebut membuat hasil panen petani merosot lebih dari 80 persen. Ironisnya, di tengah produksi yang turun drastis, harga sejumlah komoditas sayuran di tingkat petani justru ikut anjlok.

Petani bawang prei di Sarangan, Kasno, mengatakan sebagian tanaman yang masih bertahan terpaksa diselamatkan dengan cara dipindahkan atau ditanam kembali di lahan yang lebih dekat dengan sumber mata air.

“Yang masih bisa diselamatkan ditanam lagi di dekat sumber air. Bawang prei banyak yang mati, cabai juga rusak,” ujar Kasno.

Menurut petani, kekurangan air mulai dirasakan dalam dua pekan terakhir. Lahan pertanian yang berada di lereng pegunungan membuat petani semakin kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mempertahankan tanaman.

Petani lainnya, Parto Kirun, mengatakan kemarau tidak hanya berdampak terhadap tanaman, tetapi juga memperburuk kondisi ekonomi petani karena harga jual komoditas ikut turun.

“Lahan di lereng pegunungan ini kekurangan air akibat kemarau. Tanaman banyak yang mati dan harga juga turun,” katanya.

Sejumlah tanaman yang sebelumnya diharapkan menjadi sumber pendapatan petani kini tidak dapat dipanen secara optimal. Bawang prei menjadi salah satu komoditas yang mengalami kerusakan cukup parah. Tanaman kubis dan cabai juga banyak yang rusak, sementara sebagian tanaman bahkan mati sebelum memasuki masa panen.

Image Not Found
Bawang prei petani Sarangan banyak yang mati kekeringan. Foto : Kus-Sinergia

Penurunan produksi tersebut tidak serta-merta membuat harga sayuran di tingkat petani meningkat. Sebaliknya, harga justru mengalami penurunan.

Harga kubis yang sebelumnya sekitar Rp4.000 per kilogram kini hanya sekitar Rp2.000 per kilogram. Bawang prei turun tajam dari Rp20.000 menjadi Rp6.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting turun dari Rp25.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Harga daun sawi juga ikut melemah, dari sebelumnya sekitar Rp2.000 menjadi Rp1.000 per kilogram.

Kondisi serupa terlihat di Pasar Agrobis Plaosan. Harga bawang prei turun dari Rp11.000 menjadi Rp9.000 per kilogram. Cabai merah keriting turun dari Rp35.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, sedangkan kubis anjlok dari Rp7.000 menjadi sekitar Rp3.500 per kilogram.

Petani dan pedagang menyebut penurunan harga tersebut semakin menekan pendapatan di tengah tingginya risiko produksi akibat kekeringan. Petani harus mengeluarkan tenaga dan biaya lebih untuk mendapatkan air, sementara sebagian tanaman tidak lagi dapat dipanen.

Para petani berharap kondisi kemarau segera berakhir sehingga pasokan air kembali normal. Mereka juga berharap harga sayuran kembali stabil agar kerugian akibat penurunan produksi dapat ditekan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jujitsu Ponorogo Siap Berlaga di Porprov Jatim IX 2025, Usung Misi Pertahankan Tahta Raja

    Jujitsu Ponorogo Siap Berlaga di Porprov Jatim IX 2025, Usung Misi Pertahankan Tahta Raja

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang olahraga jujitsu Kabupaten Ponorogo kembali bersiap menunjukkan tajinya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Meski mayoritas atlet yang diturunkan adalah wajah baru, tim yang dikenal sdbagai Raja Ju Jitsu Jatim ini tetap membawa semangat tinggi untuk mempertahankan reputasi sebagai salah satu kekuatan utama Jujitsu di Jawa […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Wabup Magetan Soal Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah

    Ini Tanggapan Wabup Magetan Soal Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan Pemilu nasional dan daerah ditanggapi santai oleh Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan tetap mengikuti segala aturan yang ditetapkan. “Kalau kami ini ikuti regulasi saja. Putusan itu juga belum diterjemahkan, maksudnya regulasinya seperti apa belum ada. Intinya nanti […]

    Bagikan
  • Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull photo_camera 2

    Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman takjil di kawasan Taman Bantaran, Kota Madiun, Minggu (9/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan. Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur, Yenni Dwi Kurniawati, mengatakan […]

    Bagikan
  • Dinsos Magetan Dorong Penerima Bansos Masuk KDMP, Targetkan Graduasi dari Bantuan Sosial

    Dinsos Magetan Dorong Penerima Bansos Masuk KDMP, Targetkan Graduasi dari Bantuan Sosial

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Sosial Kabupaten Magetan menyatakan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang kini tengah dikembangkan di seluruh desa dan kelurahan. Program ini disebut sebagai salah satu strategi nasional yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, termasuk para penerima bantuan sosial (Bansos). Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • PKB Magetan Siapkan Muscab, Penjaringan Calon Pengurus Masih Berlangsung

    PKB Magetan Siapkan Muscab, Penjaringan Calon Pengurus Masih Berlangsung

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang direncanakan berlangsung pada awal April 2026. Agenda ini menjadi momentum penting bagi partai untuk menentukan kepengurusan baru di tingkat kabupaten. Ketua DPC PKB Magetan, Suratno menyampaikan, jika tidak ada perubahan jadwal, Muscab PKB Magetan […]

    Bagikan
  • Wapres Gibran Tanam Padi di Ngawi, Tambah Alat Pertanian untuk Petani

    Wapres Gibran Tanam Padi di Ngawi, Tambah Alat Pertanian untuk Petani

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja di Desa Dempel Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi pada Sabtu (24/05/2025). Dalam kunjungannya ini didampingi Menteri Pertanian Arman Sulaiman, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Jajaran Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Ngawi.  Dalam kesempatan ini, Wapres Gibran menjajal mesin penanam […]

    Bagikan
expand_less