Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Harga Anjlok Pada Kemarau Panjang, Petani Sayuran Sarangan Magetan Terancam Gagal Panen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kemarau panjang membuat tanaman petani rusak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kemarau panjang mulai memukul produksi sayuran petani di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Minimnya pasokan air membuat hektaran lahan pertanian kekurangan air hingga menyebabkan tanaman kubis, cabai, bawang prei, dan sawi mengalami kerusakan bahkan mati.

Kondisi tersebut membuat hasil panen petani merosot lebih dari 80 persen. Ironisnya, di tengah produksi yang turun drastis, harga sejumlah komoditas sayuran di tingkat petani justru ikut anjlok.

Petani bawang prei di Sarangan, Kasno, mengatakan sebagian tanaman yang masih bertahan terpaksa diselamatkan dengan cara dipindahkan atau ditanam kembali di lahan yang lebih dekat dengan sumber mata air.

“Yang masih bisa diselamatkan ditanam lagi di dekat sumber air. Bawang prei banyak yang mati, cabai juga rusak,” ujar Kasno.

Menurut petani, kekurangan air mulai dirasakan dalam dua pekan terakhir. Lahan pertanian yang berada di lereng pegunungan membuat petani semakin kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mempertahankan tanaman.

Petani lainnya, Parto Kirun, mengatakan kemarau tidak hanya berdampak terhadap tanaman, tetapi juga memperburuk kondisi ekonomi petani karena harga jual komoditas ikut turun.

“Lahan di lereng pegunungan ini kekurangan air akibat kemarau. Tanaman banyak yang mati dan harga juga turun,” katanya.

Sejumlah tanaman yang sebelumnya diharapkan menjadi sumber pendapatan petani kini tidak dapat dipanen secara optimal. Bawang prei menjadi salah satu komoditas yang mengalami kerusakan cukup parah. Tanaman kubis dan cabai juga banyak yang rusak, sementara sebagian tanaman bahkan mati sebelum memasuki masa panen.

Image Not Found
Bawang prei petani Sarangan banyak yang mati kekeringan. Foto : Kus-Sinergia

Penurunan produksi tersebut tidak serta-merta membuat harga sayuran di tingkat petani meningkat. Sebaliknya, harga justru mengalami penurunan.

Harga kubis yang sebelumnya sekitar Rp4.000 per kilogram kini hanya sekitar Rp2.000 per kilogram. Bawang prei turun tajam dari Rp20.000 menjadi Rp6.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting turun dari Rp25.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Harga daun sawi juga ikut melemah, dari sebelumnya sekitar Rp2.000 menjadi Rp1.000 per kilogram.

Kondisi serupa terlihat di Pasar Agrobis Plaosan. Harga bawang prei turun dari Rp11.000 menjadi Rp9.000 per kilogram. Cabai merah keriting turun dari Rp35.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, sedangkan kubis anjlok dari Rp7.000 menjadi sekitar Rp3.500 per kilogram.

Petani dan pedagang menyebut penurunan harga tersebut semakin menekan pendapatan di tengah tingginya risiko produksi akibat kekeringan. Petani harus mengeluarkan tenaga dan biaya lebih untuk mendapatkan air, sementara sebagian tanaman tidak lagi dapat dipanen.

Para petani berharap kondisi kemarau segera berakhir sehingga pasokan air kembali normal. Mereka juga berharap harga sayuran kembali stabil agar kerugian akibat penurunan produksi dapat ditekan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapatkan alokasi 3.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Supriyanto, mengatakan vaksin ini diprioritaskan untuk ternak sehat di zona hijau, seperti Kecamatan Sooko, Ngebel, Balong, Sukorejo, Pulung, dan Slahung. “Intinya, ternak […]

    Bagikan
  • Ekonomi Tak Menentu, Pemkab Madiun Tunda Pengadaan Aspal Sebabkan Perbaikan Jalan Tertunda

    Ekonomi Tak Menentu, Pemkab Madiun Tunda Pengadaan Aspal Sebabkan Perbaikan Jalan Tertunda

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan berlubang di Kabupaten Madiun tampaknya belum akan segera terjawab. Hingga pertengahan tahun 2026, proyek pengadaan fisik untuk perbaikan jalan rusak belum juga berjalan. Penyebab utamanya adalah kelangkaan aspal yang terjadi sejak dua bulan terakhir. Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Rombak 52 ASN di Sejumlah OPD, Plt Wali Kota Tekankan Kinerja Sesuai Aturan

    Pemkot Madiun Rombak 52 ASN di Sejumlah OPD, Plt Wali Kota Tekankan Kinerja Sesuai Aturan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun melakukan perombakan aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak 52 ASN resmi diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Gedung Government Chief Information Officer(GCIO) Pemkot Madiun, Jumat (14/8/2026). Puluhan ASN yang dilantik tersebut terdiri atas 28 […]

    Bagikan
  • Tabrak Bak Truk dari Arah Berlawanan, Pemotor di Madiun Tewas

    Tabrak Bak Truk dari Arah Berlawanan, Pemotor di Madiun Tewas

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kebonsari-Geger, Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (19/8/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah menabrak bagian samping bak truk yang melaju dari arah berlawanan. Korban diketahui bernama Rendi Dwi Ristianto (22), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari. Saat kejadian, Rendi mengendarai sepeda motor Yamaha […]

    Bagikan
  • Pengawasan Satpol PP di Telaga Sarangan, Polemik Pedagang Keliling Kembali Mencuat

    Pengawasan Satpol PP di Telaga Sarangan, Polemik Pedagang Keliling Kembali Mencuat

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta pengawas danau melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (16/8/2025). Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dugaan pelanggaran yang meresahkan pengunjung maupun pengelola wisata. Kabid Penegak Perda Satpol PP Magetan, Gunindar, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Imbau Jamaah Tunda Umrah Sementara, Sikapi Konflik Timur Tengah

    Kemenhaj Imbau Jamaah Tunda Umrah Sementara, Sikapi Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau jamaah umrah asal Indonesia untuk menunda keberangkatan untuk sementara waktu. Hal itu menyusul dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada Arab Saudi, khususnya di Mekkah dan Madinah. Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil melalui video di akun TikTok pribadinya. Ia menegaskan […]

    Bagikan
expand_less