Berita Terkini
Trending Tags

Ini Tanggapan Wabup Magetan Soal Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan Pemilu nasional dan daerah ditanggapi santai oleh Wakil Bupati Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan Pemilu nasional dan daerah ditanggapi santai oleh Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan tetap mengikuti segala aturan yang ditetapkan.

“Kalau kami ini ikuti regulasi saja. Putusan itu juga belum diterjemahkan, maksudnya regulasinya seperti apa belum ada. Intinya nanti ikut bagaimana undang-undang mengatur saja,” ujar Suyatni saat ditemui kemarin pada Selasa (08/07/2025).

Sebagaimana diketahui, MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), melalui putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024. Dalam amar tersebut, MK menyatakan bahwa Pemilu nasional (presiden, DPR, DPD) akan digelar pada 2029, sementara Pemilu daerah (kepala daerah, DPRD provinsi/kabupaten/kota) dilaksanakan dua hingga dua setengah tahun setelahnya.

Suyatni menyebut, masih banyak ketentuan teknis yang harus diatur melalui undang-undang dan regulasi turunan. “Ini bukan soal setuju atau tidak setuju. Kita wajib ikut. Siapapun dia, wajib tunduk pada regulasi. Mau dikurangi atau ditambah masa jabatannya, ya sudah harus siap,” tegasnya.

Salah satu dampak dari pemisahan Pemilu ini adalah kemungkinan adanya penyesuaian masa jabatan kepala daerah. Jika masa Pemilu daerah mundur, maka masa jabatan kepala daerah hasil Pilkada 2024 bisa diperpanjang hingga 2031.

Bagi Magetan, hal ini bisa menjadi peluang tersendiri. Pasalnya, Magetan merupakan daerah terakhir di Jawa Timur yang memiliki kepala daerah definitif karena harus menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Kalau memang ada perpanjangan, tentu bisa jadi angin segar bagi program-program yang sudah kami rancang dan dijanjikan saat kampanye. Tapi kita lihat nanti seperti apa hasil akhirnya,” imbuh Suyatni.

Image Not Found
Soal Pemilu Mendatang, KPU Magetan Tunggu Regulasi Tenik dari KPU RI, Foto : Istimewa

Soal Pemilu Mendatang, KPU Magetan Tunggu Regulasi Tenik dari KPU RI

Sementara itu, Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa mengambil langkah apapun sebelum ada regulasi dari KPU pusat. Menurutnya, kewenangan teknis sepenuhnya berada di tangan KPU RI.

“Kita di daerah tentu siap menjalankan apapun yang diatur. Tapi untuk teknisnya seperti apa, kami masih menunggu regulasi dari KPU RI. Putusan MK ini tentu akan jadi dasar perubahan ke depan,” kata Noviano.

Putusan MK ini diprediksi membawa dampak besar bagi penyelenggaraan Pemilu 2029. Selain berdampak pada kalender politik nasional, juga berpengaruh terhadap dinamika politik di daerah, termasuk di Magetan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinegia | Kota Madiun – PT KAI Daop 7 Madiun mulai melaksanakan posko Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dipimpin oleh Suharjono Kepala PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun di Kantor PT KAI Daop 7 Madiun, Senin (23/12/2025). Posko […]

    Bagikan
  • Pemuda Batak Madiun Raya Desak Bitner Cabut Gugatan Kasus Pedagang Sayur

    Pemuda Batak Madiun Raya Desak Bitner Cabut Gugatan Kasus Pedagang Sayur

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sejumlah warga Batak yang tergabung dalam Pemuda Batak Bersatu Se Madiun Raya mendatangi Kantor Desa Pesu Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, pada Senin (10/2/2025) pukul 10.00 WIB.  Kedatangan perwakilan warga Batak yang tinggal di Magetan, Madiun, Ponorogo dan Ngawi ini bermaksud untuk memberikan dukungan kepada pemerintah Desa Pesu dan juga para […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Jumat (07/11/2025). Dari informasi yang beredar, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjadi salah satu yang turut diamankan. Apalagi, Jumat siang, Sugiri juga baru saja melakukan mutasi jabatan terhadap 138 pejabat di Lingkup Pemkab Ponorogo. “Benar. Saat ini […]

    Bagikan
  • Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Budi Santoso (22), pemuda disabilitas sensorik asal Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo ditemukan tewas setelah diduga mengalami overdosis usai pesta minuman keras (miras) oplosan. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Jetis, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (19/04/2025) tengah malam. Korban diketahui berpesta miras jenis arak jowo […]

    Bagikan
  • Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota

    Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Kota Madiun Meriah, 43 Peserta Ramaikan Rute Ikonik Kota

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana malam kemenangan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Madiun terasa semakin semarak pada Jumat (20/3/2026). Dari depan Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun digelar takbir keliling yang diikuti puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sebanyak 43 peserta yang terdiri dari lembaga pendidikan, pesantren, takmir masjid hingga stakeholder terkait turut […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto membeberkan pengalaman paling menarik dan berkesan saat menjalani retret. Salah satu hal pokok adalah Presiden RI tidak ingin kemiskinan terus naik meskipun angka pertumbuhan ekonomi cukup bagus. Sepekan di Magelang, pertemuan dengan sejumlah kepala daerah membuat Bupati Madiun Hari Wuyanto mendapatkan suatu pelajaran untuk kemajuan di […]

    Bagikan
expand_less