Truk Angkut Pekerja Proyek Terguling di Ngawi, Satu Orang Tewas
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 31
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Kecelakaan tunggal melibatkan truk yang mengangkut tujuh pekerja proyek pengaspalan jalan terjadi di Jalan Raya Desa Kersoharjo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Truk terguling setelah diduga kehilangan kendali dan menghantam teras rumah warga.
Satu dari tujuh pekerja yang berada di dalam truk meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Eko Pambudi (48), warga Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, enam pekerja lainnya bersama sopir truk mengalami luka-luka. Mereka langsung dievakuasi ke dua rumah sakit di Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis, yakni Rumah Sakit Widodo dan RSUD dr. Soeroto Ngawi.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.15 WIB ketika truk yang dikemudikan Taufiqur Rohman (48), warga Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo, membawa rombongan pekerja proyek pengaspalan jalan provinsi dari Nganjuk menuju wilayah Widodaren, Ngawi.
Saat melintas di lokasi kejadian, truk diduga melaju dalam kondisi tidak terkendali. Berdasarkan keterangan sejumlah warga dan korban selamat, sopir diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri.
Truk kemudian menghantam teras rumah warga yang berada di tepi jalan. Benturan tersebut membuat kendaraan terguling. Sejumlah pekerja yang berada di bak belakang terlempar dan jatuh ke badan jalan.

Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan. Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi, sedangkan korban lainnya mengalami luka, antara lain pada bagian kepala dan tangan serta patah tulang kaki. Korban meninggal kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani proses visum.
Salah seorang korban luka, Edi, mengatakan dirinya sempat tertidur di bagian depan truk sebelum tiba-tiba kendaraan terguling. Ia menyebut rombongan tersebut merupakan pekerja proyek pengaspalan jalan yang berangkat dari Nganjuk menuju Ngawi.
“Saya duduk di depan, tidur. Tahu-tahu sudah terguling,” kata Edi.
Sementara warga di lokasi, Robin, mengatakan para penumpang truk ditemukan berserakan di jalan setelah kendaraan terguling. Salah seorang di antaranya meninggal dunia.
Warga lainnya, Bambang, menyebut truk melaju dari arah timur menuju wilayah Ngawi sebelum kemudian diduga mengalami oleng dan menabrak rumah warga.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang milik para korban yang berserakan di sekitar lokasi kecelakaan. Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi. Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan sopir mengantuk. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





