Pengumpulan Koper CJH Kota Madiun 2026 Tuntas, 230 Koper Dikirim ke Embarkasi Surabaya
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 66
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun telah mengumpulkan koper keberangkatan di Asrama Haji pada Minggu (26/4/2026). Seluruh koper dijadwalkan diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya pada siang hari setelah proses pengumpulan selesai.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun, Datik Ardiyah, menyampaikan bahwa proses pengumpulan koper dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan berjalan lancar. Petugas penerima koper juga menimbang beratnya agar sesuai ketentuan.
“Alhamdulillah dari mulai jam 08.30 tadi sudah banyak yang datang. Nanti jam 11.00 adalah jadwal terakhir pengumpulan koper dan jam 12.00 akan langsung dikirim ke Embarkasi Surabaya. Untuk beratnya maksimal itu 30 kilogram,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total koper yang dikirim berjumlah 230 buah. Jumlah tersebut terdiri dari 227 koper milik CJH dan tiga koper tambahan milik petugas kloter, yakni Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji, serta tenaga kesehatan.
Untuk memudahkan identifikasi, setiap koper diberi tanda khusus berupa pita berwarna sesuai ketentuan Kemenhaj. Selain itu, terdapat penanda tambahan seperti pita motif tertentu yang menunjukkan kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU).
“Ada pita warna-warni sesuai rombongan, juga tanda khusus warna orange dari KBIHU. Ada juga yang biru dan hijau,” jelasnya.
Tak hanya itu, sebagian jemaah juga menambahkan penanda unik seperti boneka, pita rambut, hingga gantungan cangkir pada koper mereka. Hal tersebut bertujuan mempermudah pencarian koper saat tiba di hotel di Madinah, mengingat jumlah jemaah dalam satu kloter bisa mencapai 380 orang.
Terkait mekanisme pengiriman, Datik menegaskan bahwa koper diberangkatkan lebih dulu dibandingkan jemaah.
“Sekarang aturannya pemberangkatan koper itu H-1. Jadi jam 12.00 ini kita kirim. Diperkirakan sampai di Asrama Haji Surabaya sekitar pukul 13.30,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan jemaah untuk memperhatikan aturan barang bawaan. Sejumlah barang seperti gunting, gunting kuku, dan setrika kecil tidak diperbolehkan dibawa di tas kabin, melainkan harus dimasukkan ke dalam koper besar dengan penataan yang rapi.
“Koper-koper ini nanti akan dilakukan pemeriksaan ketat waktu di bandara. Jadi barang-barang yang dibawa oleh jemaah harus sesuai aturan,” pungkas Datik.
Sementara itu, sesuai jadwal CJH Kota Madiun akan berangkat ke Embarkasi Surabaya pada Senin (27/4/2026) dini hari nanti. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





