Angin Kencang Terjang Kartoharjo Magetan, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 35
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) sore. Terjangan angin mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, sebuah tenda pesta pernikahan roboh, serta sejumlah pohon tumbang hingga menutup akses jalan.
Dampak terparah di antaranya dilaporkan terjadi di Desa Jajar. Hembusan angin yang berlangsung cukup kuat membuat genteng rumah warga beterbangan. Bahkan, tiga rumah mengalami kerusakan kategori sedang, meliputi tembok roboh dan bagian teras yang rusak.
Peristiwa tersebut juga merobohkan tenda pesta pernikahan yang saat itu hendak dibongkar. Kejadian yang berlangsung tiba-tiba itu membuat warga setempat panik.
Suparmi, salah seorang warga, mengaku ketakutan saat menyaksikan angin kencang menerjang permukiman. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengalaman pertama setelah wilayahnya melewati musim kemarau panjang selama beberapa bulan terakhir.

“Tadi itu anginnya kenceng banget, saya sampai takut karena pada terbang semua genteng-gentengnya,” ujarnya.
Sekitar 30 menit setelah kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan bersama perangkat desa mulai melakukan pendataan dan pemeriksaan di sejumlah lokasi terdampak. Berdasarkan data sementara, lebih dari 10 rumah di tiga desa mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Perangkat Desa Jajar, Agus Sumarno, mengatakan Dusun Lemi menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan cukup banyak. Di dusun tersebut, tiga rumah mengalami kerusakan sedang, sementara belasan rumah lainnya terdampak dengan kategori kerusakan ringan.
“Ada belasan rumah yang terdampak angin kencang ini. Di Dusun Lemi ada tiga yang mengalami kerusakan sedang, belasan rusak ringan,” tuturnya.
Sementara itu, petugas BPBD Magetan, Sudarsono, menyebut dampak bencana tidak hanya menyasar permukiman warga. Petugas juga menerima laporan dua kejadian pohon tumbang di Desa Jeruk dan Bayemtaman. Kedua pohon tersebut telah dibersihkan agar tidak lagi mengganggu akses jalan.
Selain kerusakan rumah di tiga desa, angin kencang juga menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang di Puskesmas Kartoharjo.

BPBD masih melakukan penyisiran dan pendataan untuk memastikan keseluruhan dampak kejadian tersebut. Data yang dihimpun sementara masih berpotensi bertambah seiring pemeriksaan di lapangan.
“Datanya belum masuk semua, saat ini masih terus kita lakukan penyisiran. Untuk yang rusak sedang kita rencanakan besok penyaluran bantuan, sedangkan yang ringan sudah diperbaiki pemilik rumah masing-masing,” kata Sudarsono.
BPBD Magetan berencana menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang pada Jumat (30/10/2026). Adapun warga dengan kerusakan ringan mulai melakukan perbaikan secara mandiri. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Krz/Diez





