Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Picu Polemik, Pengurus Persoalkan Kesenjangan Hak

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disperdagkop UM Kabupaten Madiun kumpulkan manajer KDKMP. (30/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kehadiran ratusan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Madiun memunculkan polemik dengan jajaran pengurus koperasi. Persoalan dipicu kesenjangan hak finansial antara manajer yang sudah menerima gaji dan pengurus yang selama ini ikut merintis koperasi sejak awal program.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Akuntabilitas Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop dan UM) Kabupaten Madiun, Citra Noviyanto, mengakui polemik tersebut terjadi di sejumlah koperasi. Namun, dia menyebut persoalan itu masih terbatas dan dapat diselesaikan melalui komunikasi serta pemahaman bersama.

“Itu hal yang wajar kalau terjadi permasalahan. Tapi hanya sedikit, masih bisa dihitung jari,” ujar Citra, Jumat (30/10/2026).

Menurut Citra, persoalan muncul karena sebagian pengurus merasa telah berjuang membangun KDKMP sejak awal tanpa memperoleh penghasilan. Sementara itu, manajer yang baru bergabung justru sudah mendapatkan gaji secara langsung dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

Di sisi lain, pengurus koperasi baru berpeluang memperoleh penghasilan ketika koperasi mulai menjalankan kegiatan usaha dan menghasilkan keuntungan.

“Kalau penolakan tidak, hanya saja mereka (pengurus) itu yang dari awal berjuang tanpa pamrih untuk memperjuangkan program tersebut. Kemudian ada manajer yang baru masuk dan sudah mendapat gaji, ya wajar kalau timbul polemik,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disperdagkop dan UM Kabupaten Madiun berupaya menjembatani komunikasi antara pengurus dan manajer. Dinas juga memberikan pemahaman mengenai pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam tata kelola koperasi.

Citra menjelaskan, kehadiran manajer sekaligus mengalihkan sebagian tugas operasional yang sebelumnya menjadi tanggung jawab pengurus. Dengan pembagian tersebut, pengurus lebih difokuskan pada fungsi pengawasan, bukan lagi terlibat langsung dalam aktivitas pengelolaan usaha sehari-hari.

Image Not Found
Disperdagkop dan UM Kabupaten Madiun mendorong kesepakatan pembagian penghasilan antara manajer dan pengurus koperasi. Foto : Tova-Sinergia

“Secara tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pengurus, ketika ada manajer sebagian kewenangan pengurus sudah dilimpahkan ke manajer. Tugas pengurus sekarang tidak berat, dia hanya melakukan pengawasan terkait pengelolaan. Tidak ikut mengelola, wira-wiri, menata bisnis dan lain-lain,” terangnya.

Selain memberikan pemahaman, dinas mendorong setiap koperasi segera menyepakati skema penghasilan bagi pengurus dan pengawas bersama manajer. Skema tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan masing-masing koperasi.

Beberapa opsi yang dapat dibahas antara lain pemberian gaji pokok berjenjang ditambah insentif atau pembagian persentase berdasarkan laba bersih koperasi.

Menurut Citra, manajer dapat menyiapkan laporan pendapatan bersih sebagai dasar pembahasan. Selanjutnya, usulan skema penghasilan tersebut diplenokan bersama pengurus dan pengawas untuk mendapatkan kesepakatan.

“Pengurus bisa meminta kepada manajer untuk menyiapkan skema gaji untuk pengurus dan pengawas. Laporan pendapatan bersih itu dari manajer. Akan diplenokan pengurus dan pengawas. Itu bebas, bisa persentase, bisa gaji pokok berjenjang plus insentif, tergantung masing-masing koperasi,” katanya.

Disperdagkop dan UM juga membuka ruang pendampingan apabila pengurus dan manajer belum menemukan kesepakatan terkait pembagian tugas maupun skema penghasilan.

“Kami akan meyakinkan mereka bahwa manajer itu sebuah angin segar. Mereka (pengurus) tidak perlu kerja ngoyo (keras), tetapi bisa mendapatkan gaji,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaiki Kabel Sumur Sibel, Pekerja di Ngawi Tewas Tersengat Listrik

    Perbaiki Kabel Sumur Sibel, Pekerja di Ngawi Tewas Tersengat Listrik

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pekerja di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tewas tersengat listrik saat memperbaiki kabel jaringan sumur sibel di area persawahan, Jumat (2/10/2026) pagi. Korban, Supono (59), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, ditemukan sudah tidak bernyawa di bawah kabel listrik yang hendak diperbaikinya. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di area persawahan […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Kawal Ketat Program 100 Hari Bupati-Wabup Madiun

    DPRD Kabupaten Madiun Kawal Ketat Program 100 Hari Bupati-Wabup Madiun

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi, mendapat sorotan serius dari DPRD Kabupaten Madiun. Lembaga legislatif itu menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap langkah kebijakan eksekutif demi memastikan visi daerah yang bersahaja – bersih, sehat, dan sejahtera – benar-benar terwujud secara nyata. Wakil Ketua […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan berbagai barang bukti dari 17 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum selaku eksekutor putusan pengadilan. Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, mengatakan pemusnahan itu merupakan kewajiban institusi kejaksaan dalam menindaklanjuti amar putusan […]

    Bagikan
  • Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir ini. Tidak terkecuali dari kalangan akademisi di Kota Madiun yang turut prihatin atas peristiwa tersebut. Selain Maidi, KPK telah menetapkan 2 tersangka lainnya yakni Thariq Megah, Kepala […]

    Bagikan
  • PELMAR Roadshow Gerakan Literasi di Madiun, Bangun Ekosistem Inklusif dari Akar Rumput

    PELMAR Roadshow Gerakan Literasi di Madiun, Bangun Ekosistem Inklusif dari Akar Rumput

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pegiat Literasi Madiun Raya (PELMAR) menggelar Roadshow Gerakan Literasi di Kabupaten Madiun sebagai upaya awal membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ruang temu gagasan lintas elemen masyarakat dalam memperkuat budaya literasi dari tingkat lokal. Roadshow yang berlangsung di Lapangan Jiwan, Kabupaten Madiun dikemas dalam berbagai […]

    Bagikan
  • Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Meski sudah lewat jatuh tempo pembayaran per 31 September, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus mengejar realisasi Pajak Bumi Bangunan (PBB). Realisasi PBB di Kota Madiun hingga 16 Oktober 2025 menyentuh 97,5 persen dari target tahun ini. Bapenda Kota Madiun menargetkan realisasi PBB bisa tuntas 100 persen bulan depan. […]

    Bagikan
expand_less