Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Picu Polemik, Pengurus Persoalkan Kesenjangan Hak

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disperdagkop UM Kabupaten Madiun kumpulkan manajer KDKMP. (30/10/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kehadiran ratusan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Madiun memunculkan polemik dengan jajaran pengurus koperasi. Persoalan dipicu kesenjangan hak finansial antara manajer yang sudah menerima gaji dan pengurus yang selama ini ikut merintis koperasi sejak awal program.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Akuntabilitas Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop dan UM) Kabupaten Madiun, Citra Noviyanto, mengakui polemik tersebut terjadi di sejumlah koperasi. Namun, dia menyebut persoalan itu masih terbatas dan dapat diselesaikan melalui komunikasi serta pemahaman bersama.

“Itu hal yang wajar kalau terjadi permasalahan. Tapi hanya sedikit, masih bisa dihitung jari,” ujar Citra, Jumat (30/10/2026).

Menurut Citra, persoalan muncul karena sebagian pengurus merasa telah berjuang membangun KDKMP sejak awal tanpa memperoleh penghasilan. Sementara itu, manajer yang baru bergabung justru sudah mendapatkan gaji secara langsung dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

Di sisi lain, pengurus koperasi baru berpeluang memperoleh penghasilan ketika koperasi mulai menjalankan kegiatan usaha dan menghasilkan keuntungan.

“Kalau penolakan tidak, hanya saja mereka (pengurus) itu yang dari awal berjuang tanpa pamrih untuk memperjuangkan program tersebut. Kemudian ada manajer yang baru masuk dan sudah mendapat gaji, ya wajar kalau timbul polemik,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disperdagkop dan UM Kabupaten Madiun berupaya menjembatani komunikasi antara pengurus dan manajer. Dinas juga memberikan pemahaman mengenai pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam tata kelola koperasi.

Citra menjelaskan, kehadiran manajer sekaligus mengalihkan sebagian tugas operasional yang sebelumnya menjadi tanggung jawab pengurus. Dengan pembagian tersebut, pengurus lebih difokuskan pada fungsi pengawasan, bukan lagi terlibat langsung dalam aktivitas pengelolaan usaha sehari-hari.

Image Not Found
Disperdagkop dan UM Kabupaten Madiun mendorong kesepakatan pembagian penghasilan antara manajer dan pengurus koperasi. Foto : Tova-Sinergia

“Secara tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pengurus, ketika ada manajer sebagian kewenangan pengurus sudah dilimpahkan ke manajer. Tugas pengurus sekarang tidak berat, dia hanya melakukan pengawasan terkait pengelolaan. Tidak ikut mengelola, wira-wiri, menata bisnis dan lain-lain,” terangnya.

Selain memberikan pemahaman, dinas mendorong setiap koperasi segera menyepakati skema penghasilan bagi pengurus dan pengawas bersama manajer. Skema tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan masing-masing koperasi.

Beberapa opsi yang dapat dibahas antara lain pemberian gaji pokok berjenjang ditambah insentif atau pembagian persentase berdasarkan laba bersih koperasi.

Menurut Citra, manajer dapat menyiapkan laporan pendapatan bersih sebagai dasar pembahasan. Selanjutnya, usulan skema penghasilan tersebut diplenokan bersama pengurus dan pengawas untuk mendapatkan kesepakatan.

“Pengurus bisa meminta kepada manajer untuk menyiapkan skema gaji untuk pengurus dan pengawas. Laporan pendapatan bersih itu dari manajer. Akan diplenokan pengurus dan pengawas. Itu bebas, bisa persentase, bisa gaji pokok berjenjang plus insentif, tergantung masing-masing koperasi,” katanya.

Disperdagkop dan UM juga membuka ruang pendampingan apabila pengurus dan manajer belum menemukan kesepakatan terkait pembagian tugas maupun skema penghasilan.

“Kami akan meyakinkan mereka bahwa manajer itu sebuah angin segar. Mereka (pengurus) tidak perlu kerja ngoyo (keras), tetapi bisa mendapatkan gaji,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
  • OTT KPK Terhadap Bupati Ponorogo Diduga Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Dirut RSUD dr. Harjono

    OTT KPK Terhadap Bupati Ponorogo Diduga Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Dirut RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore. Operasi ini diduga berkaitan dengan dugaan suap dalam proses perpanjangan masa jabatan Direktur Utama RSUD dr. Harjono. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di […]

    Bagikan
  • Tahun Baru di Kota Madiun, Ini Yang Harus Diperhatikan

    Tahun Baru di Kota Madiun, Ini Yang Harus Diperhatikan

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kota Madiun menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin menikmati momen Tahun Baru 2025. Terutama dengan gemerlap lampu dan ikon dunia yang ada di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Tak ketinggalan, keramaian di Alun-Alun Kota Madiun yang setiap tahunnya menyajikan pesta kembang api. Untuk merayakan pergantian tahun 2024 […]

    Bagikan
  • Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah maraknya isu peredaran beras premium oplosan, CV Martindo Rice Indonesia memutuskan menghentikan sementara produksi beras merek Bulan Emas, Palur, dan Palur Ping. Kebijakan ini berlaku sejak 4 Agustus 2025 dan belum ditentukan batas waktunya. Keputusan tersebut disampaikan manajemen melalui surat terbuka yang ditujukan kepada seluruh konsumen dan distributor. […]

    Bagikan
  • Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur — Survei yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot IPB University pada September–November 2025 mengungkap kondisi memprihatinkan yang tengah dialami petani padi di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penurunan harga jual padi dan meningkatnya biaya usaha tani disebut menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan petani transmigran. Dalam temuan tim, padi merupakan […]

    Bagikan
  • Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi […]

    Bagikan
expand_less