
Sinergia | Kab. Madiun – Jasad Wahyudiono (65), warga Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang sebelumnya terseret arus banjir, ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/03/2025) sore.
Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengungkapkan bahwa Tim Basarnas, BPBD, dan keluarga korban menerima informasi dari Tim Reaksi Cepat Kabupaten Blora terkait penemuan jasad seorang pria di Bengawan Solo. Setelah dilakukan identifikasi dan visum di kamar jenazah RSUD Blora, hasil pemeriksaan tanda fisik serta sidik jari memastikan bahwa jasad tersebut adalah Wahyudiono.
“Begitu mendapatkan informasi yang menunjukkan kemiripan dengan korban, pihak keluarga segera berangkat ke Blora pada Senin sore,” ujar Rudi Panca.
Pada Selasa dini hari (18/03/2025), sekitar pukul 01.30 WIB, jenazah Wahyudiono tiba di rumah duka. Suasana haru menyelimuti keluarga yang tak kuasa menahan tangis saat melihat peti jenazah. Prosesi salat jenazah dilakukan oleh warga Desa Dagangan di dalam ambulans.
“Sesuai permintaan keluarga, peti jenazah sempat diberhentikan di depan rumah, tetapi tetap berada di dalam ambulans. Begitu pula saat prosesi salat jenazah, yang dilaksanakan di halaman musala dengan posisi peti tetap di dalam kendaraan, sesuai SOP dari pihak rumah sakit,” tambah Rudi.
Sekitar pukul 02.00 WIB, jenazah almarhum Wahyudiono dimakamkan di pemakaman desa setempat. Menyikapi kejadian ini, Pemerintah Desa Dagangan berencana mengevaluasi kondisi rumah korban yang berada di daerah sepadan sungai agar keluarga yang ditinggalkan dapat tinggal di lokasi yang lebih aman dari risiko banjir.
“Bangunan rumah yang ambles akan kami evaluasi. Ke depan, kami menyarankan agar pembangunan rumah dilakukan dengan pondasi yang lebih jauh dari plengsengan sungai untuk menghindari banjir susulan,” pungkas Rudi.
Tova Pradana – Sinergia