Berita Terkini
Trending Tags

PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – PDI Perjuangan Magetan memasuki fase evaluasi besar setelah mengalami rangkaian hasil kurang memuaskan pada Pemilu 2024 serta dua Pilkada beruntun. Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat DPP memberikan perhatian serius pada Magetan.

Menurut Diana, kekalahan beruntun di tingkat legislatif dan eksekutif merupakan penanda bahwa PDIP Magetan butuh pembenahan menyeluruh. Ia menyampaikan bahwa sejak era reformasi, pimpinan DPRD Magetan selalu diduduki PDIP, namun situasi berubah pada Pemilu 2024.

“Kami harus jujur menilai diri sendiri setelah rangkaian kekalahan itu. Hilangnya kursi pimpinan DPRD menjadi peringatan keras bagi kami, bahwa ada aspek-aspek yang memang perlu dievaluasi secara mendalam,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Diana menambahkan, turunnya perolehan kursi legislatif semakin menegaskan perlunya PDIP membaca ulang aspirasi masyarakat. “Penurunan jumlah kursi ini adalah penanda kedua. Ini menunjukkan ada jarak yang terbentuk antara partai dan masyarakat, dan itu harus kami akui. Tidak cukup berpegang pada kejayaan masa lalu, karena konteks sosial dan politik terus berubah,” jelasnya.

Tak hanya pileg, kegagalan PDIP memenangkan dua Pilkada terakhir turut menjadi perhatian. Diana menyebut hasil tersebut bukan sesuatu yang bisa diabaikan.

“Fakta bahwa kami kalah dua kali di Pilkada tentu menjadi bahan refleksi penting. Dari situ kami belajar untuk memperbaiki pendekatan, cara bekerja, dan cara menjalin komunikasi dengan masyarakat,” terangnya.

Di tengah berbagai tantangan elektoral, Diana menekankan pentingnya PDIP Magetan kembali meneguhkan jati diri sebagai partai ideologis, bukan hanya mengincar kemenangan politik.

“Jika partai terlalu fokus pada elektabilitas, ada risiko kehilangan nilai-nilai dasar. Kemenangan memang relevan, namun yang lebih penting adalah bagaimana PDIP tetap hadir di hati rakyat,” tuturnya.

Diana menilai keberhasilan PDIP Magetan ke depan ditentukan oleh kemampuan menggabungkan pengalaman kader senior dengan energi generasi muda. “Para senior bertugas menjaga arah dan nilai partai, sementara kader muda memberi dorongan perubahan. Bila keduanya selaras, tantangan masa depan akan bisa dihadapi lebih ringan,” kata Diana.

Di akhir pernyataannya, Diana menegaskan bahwa kepemimpinan di DPC bukan sekadar posisi. Ia memaknainya sebagai tugas untuk merapikan organisasi dan merebut kembali kepercayaan masyarakat Magetan.

“Ini tanggung jawab yang besar. Tapi selama kami mau bekerja dengan jujur, teratur, dan kembali turun langsung ke rakyat, saya yakin PDIP Magetan masih punya masa depan,” pungkasnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah cepat dan terukur untuk menekan angka pengangguran yang masih tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat tingkat pengangguran terbuka di Bumi Kampung Pesilat mencapai 4,34 persen atau setara 19.285 jiwa pada akhir 2024. Merespons kondisi ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
  • Menapak Hari Esok, Langkah Kecil Menuju Cita-Cita Besar

    Menapak Hari Esok, Langkah Kecil Menuju Cita-Cita Besar

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Di sebuah panti asuhan sederhana di pinggiran kota, tawa riang anak-anak berpadu dengan suara lembaran buku yang dibuka. Di tempat yang bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai penampungan, tumbuh harapan-harapan besar yang tak pernah padam. Mereka bukan hanya anak-anak yang ditinggalkan, tapi juga pejuang kecil yang tak mau menyerah pada keadaan. […]

    Bagikan
  • Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

    Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal itu setelah puluhan siswa mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Madiun memastikan penanganan medis dan penyelidikan berjalan paralel, sembari menunggu hasil laboratorium forensik […]

    Bagikan
  • Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    Diduga Orderan Fiktif, Puluhan Ojol Geruduk Sepasang Remaja

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang remaja perempuan berinisial P (17), warga Perum Tiara, Sragen, dan diduga kekasihnya berinisial MTA (22) dibawa ke Polsek Taman oleh puluhan ojek online (Ojol). Keduanya diduga terlibat dalam kasus penipuan bermodus orderan fiktif terhadap para driver ojol. Akibat perbuatanya tersebut, dinilai merugikan setidaknya delapan driver di Kota Madiun. Koordinator […]

    Bagikan
  • Dorong Investasi, Wali Kota Madiun Naikkan NJOP dan Bakal Gratiskan PBB

    Dorong Investasi, Wali Kota Madiun Naikkan NJOP dan Bakal Gratiskan PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah strategis untuk meningkatkan nilai aset masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dilakukan agar harga aset di kota ini tidak turun, seiring dengan semakin ramainya investasi yang masuk. “Justru dengan ramainya kota ini, orang datang semakin banyak dan […]

    Bagikan
  • Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab Madiun – Entah bermimpi apa, yang jelas Suyatno (60) tidak mengira pengabdiannya sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat ( Satlinmas) Kab Madiun selama 30 tahun diganjar sebuah penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis ( 17/04/2025) di Alun Alun Sidoarjo. Mbah Yatno, seorang duda warga Kelurahan Pandean Kec Mejayan itu langsung sumringah dan […]

    Bagikan
expand_less