Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Pasar Janti pasca Ditutup Satpol PP (Foto : Ega Patria – Sinerga)

Sinergia | Ponorogo – Hiruk pikuk lokalisasi Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, mendadak senyap. Puluhan warung kopi esek-esek yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut resmi ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Penutupan dilakukan setelah muncul temuan mencengangkan yakni lima pekerjanya diduga terinfeksi HIV.

Langkah tegas itu diambil menyusul hasil tracing yang dilakukan sejak April lalu di seluruh Bumi Reog.  Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi Suprapto, mengungkapkan bahwa dari 191 pekerja yang diperiksa, 24 orang dinyatakan suspek HIV. Temuan ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah.

“Total 27 warung kita segel. Tidak boleh ada aktivitas lagi di sana. Sudah ditutup total sejak 8 Mei,” tegas Eko, Senin (12/5/2025).

Papan peringatan dan stiker penutupan menempel di pintu-pintu warung yang selama ini menjadi tempat hilir mudik para pelanggan. Namun, tak semua pihak menerima penutupan ini dengan lapang dada. Salah satu pemilik rumah yang dijadikan tempat penyewaan kamar, Septi, melayangkan protes keras saat rumah pribadinya turut hendak disegel petugas.

“Tidak ada pemberitahuan, tidak ada peringatan. Itu tanah saya, bukan milik desa!” teriaknya di tengah aksi penyegelan.

Meski mendapat protes, Eko memastikan bahwa langkah ini harus diambil demi menyelamatkan kesehatan dan ketertiban masyarakat.

Ia merinci, dari tracing yang dilakukan, para suspek HIV tersebar di berbagai titik. 29 orang di Pasar Janti dan Desa Demangan, 13 di Dusun Danyang, 11 di Serangan, 4 di Sukosari, 4 di sekitar terminal, serta 101 di tempat hiburan malam.

“Ini bukan hanya soal penutupan warung. Ini soal nyawa, soal keselamatan bersama,” tegasnya.

Pasca penutupan, Satpol PP bersama pemerintah desa setempat akan terus mengawasi agar tidak ada aktivitas prostitusi terselubung yang muncul kembali. Operasi rutin pun akan terus digelar.

“Kami tidak tinggal diam. Ini baru permulaan. Lokalisasi Danyang di Desa Sukosari ,Babadan juga akan kami tutup menyusul,” tambah Eko.

Sementara itu, para pekerja yang dinyatakan suspek HIV telah diserahkan ke Dinas Sosial Ponorogo untuk dibina dan diberikan pelatihan keterampilan. Pemerintah berharap mereka bisa kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih layak dan sehat.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepekan memasuki bulan Ramadan 2026, jajaran Kepolisian Resor Magetan menggencarkan Operasi Pekat Semeru 2026. Hasilnya, aparat membongkar tiga kasus menonjol diantaranya peredaran uang palsu, perjudian, dan penyalahgunaan bahan peledak. Selain itu, Satresnarkoba juga mengamankan 21,38 gram sabu dari tiga tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa seluruh operasi […]

    Bagikan
  • Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

    Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Berada di Mekkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata terus meneguhkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan melaksanakan umrah sunnah. Kali ini, jemaah Sindo Wisata mengambil Miqat di Masjid Ji’ranah untuk berniat ihram. Masjid Ji’ranah adalah masjid yang digunakan untuk miqat dan berihram bagi penduduk Makkah. Masjid tersebut telah […]

    Bagikan
  • Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Peristiwa penemuan jasad bayi yang mengapung ditengah sungai sono pada Kamis siang ( 09/01/2025) menarik simpati publik. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian di Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur telah mengevaluasi jawab balita itu sekitar pukul 15.0 WIB. Usai dievakuasi tim identifikasi dari Satreskrim Polres Madiun langsung […]

    Bagikan
  • Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar yang terpasang sembarangan di sepanjang jalur Kawedanan–Parang. Razia ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika wilayah yang selama ini dipenuhi promosi tanpa izin. Dalam operasi tersebut, Selasa (09/12/2025) petugas menyisir sejumlah titik […]

    Bagikan
  • Rutan Magetan Dirazia Petugas Gabungan, Sejumlah Barang Berisiko Disita

    Rutan Magetan Dirazia Petugas Gabungan, Sejumlah Barang Berisiko Disita

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan bersama aparat penegak hukum menggelar razia gabungan dan tes urine terhadap warga binaan serta petugas, Kamis (17/9/2026) malam. Dalam razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang dinilai tidak semestinya berada di dalam kamar hunian warga binaan. Barang-barang yang ditemukan antara lain garpu, sendok, […]

    Bagikan
  • Madiun Batik Heritage Festival 2026 Jadi Ruang Belajar dan Pelestarian Batik, Libatkan 33 Perajin serta Generasi Muda

    Madiun Batik Heritage Festival 2026 Jadi Ruang Belajar dan Pelestarian Batik, Libatkan 33 Perajin serta Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ada suasana berbeda di halaman tengah Balai Kota Madiun, Kamis (16/7/2026). Sayup alunan gamelan menyambut setiap pengunjung yang melangkah masuk. Tiang-tiang dan sudut balai kota dihiasi lembaran kain batik hasil karya para perajin serta pelajar Kota Madiun, menghadirkan nuansa budaya yang kental sejak pandangan pertama. Pemandangan itu menjadi bagian dari […]

    Bagikan
expand_less