Berita Terkini
Trending Tags

Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Calon Jemaah Haji Kabupaten Magetan mulai mengumpulkan koper, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah.

Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 Mei 2025. Sementara para jemaah dijadwalkan berangkat pada Jumat pagi, 16/05/2025.

“Alhamdulillah saat ini kita melakukan pengumpulan koper sekaligus penataan masing-masing regu rombongan sebanyak delapan. Insyaallah, tanggal 15 malam koper akan dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Selanjutnya, pada pukul 07.00 pagi, kloter 51 akan diundang ke Pendopo Surya Graha untuk prosesi pemberangkatan,” ujar Taufiqurrohman.

Terkait barang bawaan, Taufiqurrohman menyampaikan bahwa para jemaah dinilai sudah memahami aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam koper.

Image Not Found
Calon Jemaah Haji Kabupaten Magetan mulai mengumpulkan koper, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Jemaah di Kabupaten Magetan sudah paham, mana barang yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Di antaranya, tidak boleh membawa senjata tajam, barang yang dapat memicu api seperti korek api, serta cairan dengan volume lebih dari 100 ml, seperti obat batuk. Berat koper pun maksimal 31 kilogram. Dengan mematuhi aturan tersebut, diharapkan proses berjalan aman dan terkendali,” jelasnya.

Untuk memudahkan pengenalan koper, para calon jemaah haji memasang berbagai penanda unik seperti pita kain, bola tenis, hingga sandal jepit. Kemenag Magetan menyebut penanda semacam itu masih dalam batas wajar.

“Penanda khusus ini diperbolehkan asal masih sewajarnya. Tahun ini relatif aman, kebanyakan hanya menggunakan pita atau kain. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang ada jemaah membawa penanda seperti bola, sepatu cucu, bahkan panci. Alhamdulillah, jemaah semakin mandiri dan memahami aturan. Tentu dibantu oleh petugas pemberangkatan haji,” tambah Taufiqurrohman.

Berdasarkan data Kemenag, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan tahun ini sebanyak 429 orang. Mereka akan diberangkatkan dalam lima gelombang, sesuai daftar dari masing-masing syarikah, mengikuti kebijakan baru otoritas Arab Saudi terkait mekanisme pemberangkatan haji.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 299 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun mulai menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing. Proses ini menjadi tahap awal sebelum pemberangkatan haji tahun 2026. Pantauan di Puskesmas Mejayan, Senin (10/11/2025) siang, menunjukkan 19 calon jemaah tengah diperiksa oleh tim medis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, dan tes […]

    Bagikan
  • Gadis 22 Tahun di Magetan Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Meninggal Dunia

    Gadis 22 Tahun di Magetan Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Desa Tulung Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan mendadak ramai pada Sabtu (26/04/2025). Seorang gadis berinisial LDP diketahui oleh keluarganya melahirkan di dalam kamar mandi. Ironisnya, bayi laki-laki yang dilahirkan tersebut dalam kondisi meninggal dunia. Kapolsek Kawedanan, AKP Suparminto mengatakan pihaknya segera melakukan olah TKP di lokasi usai menerima laporan dari warga. […]

    Bagikan
  • Hadapi Tes Masuk Abdi Negara, Program ‘Gerbang Mas’ Diluncurkan

    Hadapi Tes Masuk Abdi Negara, Program ‘Gerbang Mas’ Diluncurkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kaimana – Polsek Kota Kaimana, Provinsi Papua Barat, baru baru ini meluncurkan sebuah program untuk pendampingan bagi anak muda yang pingin menjadi abdi negara. Program ini bertajuk Gerakan Bimbingan Anak Bangsa Untuk Menggapai Sukses (Gerbang Mas). “Program sudah berjalan sebagai pendekatan humanis pada anak muda atau masyarakat di lingkungan Kaimana. Skema bimbingan bisa […]

    Bagikan
  • Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    Lebih Segar dan Murah, Wisata Petik Melon dan Kelengkeng di Magetan Ramai Diserbu Pengunjung

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren wisata petik buah semakin diminati masyarakat. Selain menawarkan pengalaman memanen buah langsung dari kebun, konsep ini juga menjadi pilihan karena buah yang didapat lebih segar dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan membeli di toko maupun pasar modern. Fenomena tersebut terlihat di Jatera Agro, kawasan agrowisata milik BUMDesa Karya Maju […]

    Bagikan
  • Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi

    Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Ngawi–Kertosono–Kediri masih mengalami peningkatan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan kendaraan yang keluar melalui sejumlah gerbang tol utama dalam beberapa hari terakhir. Data terbaru menunjukkan, Gerbang Tol Madiun dilalui 11.112 kendaraan yang keluar, atau meningkat 174,57 persen […]

    Bagikan
  • Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa. Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling […]

    Bagikan
expand_less