Berita Terkini
Trending Tags

Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Calon Jemaah Haji Kabupaten Magetan mulai mengumpulkan koper, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah.

Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 Mei 2025. Sementara para jemaah dijadwalkan berangkat pada Jumat pagi, 16/05/2025.

“Alhamdulillah saat ini kita melakukan pengumpulan koper sekaligus penataan masing-masing regu rombongan sebanyak delapan. Insyaallah, tanggal 15 malam koper akan dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Selanjutnya, pada pukul 07.00 pagi, kloter 51 akan diundang ke Pendopo Surya Graha untuk prosesi pemberangkatan,” ujar Taufiqurrohman.

Terkait barang bawaan, Taufiqurrohman menyampaikan bahwa para jemaah dinilai sudah memahami aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam koper.

Image Not Found
Calon Jemaah Haji Kabupaten Magetan mulai mengumpulkan koper, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Jemaah di Kabupaten Magetan sudah paham, mana barang yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Di antaranya, tidak boleh membawa senjata tajam, barang yang dapat memicu api seperti korek api, serta cairan dengan volume lebih dari 100 ml, seperti obat batuk. Berat koper pun maksimal 31 kilogram. Dengan mematuhi aturan tersebut, diharapkan proses berjalan aman dan terkendali,” jelasnya.

Untuk memudahkan pengenalan koper, para calon jemaah haji memasang berbagai penanda unik seperti pita kain, bola tenis, hingga sandal jepit. Kemenag Magetan menyebut penanda semacam itu masih dalam batas wajar.

“Penanda khusus ini diperbolehkan asal masih sewajarnya. Tahun ini relatif aman, kebanyakan hanya menggunakan pita atau kain. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang ada jemaah membawa penanda seperti bola, sepatu cucu, bahkan panci. Alhamdulillah, jemaah semakin mandiri dan memahami aturan. Tentu dibantu oleh petugas pemberangkatan haji,” tambah Taufiqurrohman.

Berdasarkan data Kemenag, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan tahun ini sebanyak 429 orang. Mereka akan diberangkatkan dalam lima gelombang, sesuai daftar dari masing-masing syarikah, mengikuti kebijakan baru otoritas Arab Saudi terkait mekanisme pemberangkatan haji.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
  • Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

    Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari tiga SD negeri di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, hingga kini belum menemukan titik terang. Lebih dari sepekan berlalu, hasil uji laboratorium atas sampel makanan yang dikirim Polres Madiun masih belum keluar. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan proses pemeriksaan sampel […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Gudang Kayu

    Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Gudang Kayu

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah gudang kayu yang terletak di Jalan Mondroguno, Kelurahan Sogaten, Kota Madiun, ludes dilalap si jago merah pada Rabu pagi (02/07/2025). Kejadian ini mengejutkan warga sekitar lantaran saat kebakaran terjadi, gudang dalam keadaan kosong dan terkunci. Menurut kesaksian warga, api mulai terlihat sekitar pukul 06.00 WIB. Warga yang panik berinisiatif […]

    Bagikan
  • Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo pada 20 Februari mendatang, halaman Kantor Bupati Ponorogo dipenuhi ucapan selamat.  Namun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya karangan bunga menjadi pilihan, kali ini masyarakat memberikan ucapan dalam bentuk tanaman hidup. Ratusan tanaman, mulai dari tabebuya hingga berbagai tanaman buah seperti mangga, […]

    Bagikan
  • Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

    Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa dihentikan sementara operasionalnya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 60 SPPG yang berjalan, enam […]

    Bagikan
  • Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir dan tanah longsor yang menerjang Dukuh Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mengakibatkan akses jalan warga terputus setelah jembatan penghubung hanyut diterjang arus sungai. Untuk memulihkan akses, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari sesek bambu, Sabtu (23/5/2026). Selain membangun jembatan […]

    Bagikan
expand_less