Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pengumpulan Koper Haji, Calon Jemaah Berikan Tanda Unik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 224
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Calon Jemaah Haji Kabupaten Magetan mulai mengumpulkan koper, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus mempersiapkan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2025. Hingga Rabu, 14/05/2025, tahapan telah memasuki proses pengumpulan koper milik para calon jemaah.

Menurut Kepala Kemenag Magetan, Taufiqurrohman, koper para calon jemaah akan diberangkatkan lebih dahulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Kamis malam, 15 Mei 2025. Sementara para jemaah dijadwalkan berangkat pada Jumat pagi, 16/05/2025.

“Alhamdulillah saat ini kita melakukan pengumpulan koper sekaligus penataan masing-masing regu rombongan sebanyak delapan. Insyaallah, tanggal 15 malam koper akan dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Selanjutnya, pada pukul 07.00 pagi, kloter 51 akan diundang ke Pendopo Surya Graha untuk prosesi pemberangkatan,” ujar Taufiqurrohman.

Terkait barang bawaan, Taufiqurrohman menyampaikan bahwa para jemaah dinilai sudah memahami aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam koper.

Image Not Found
Calon Jemaah Haji Kabupaten Magetan mulai mengumpulkan koper, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Jemaah di Kabupaten Magetan sudah paham, mana barang yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Di antaranya, tidak boleh membawa senjata tajam, barang yang dapat memicu api seperti korek api, serta cairan dengan volume lebih dari 100 ml, seperti obat batuk. Berat koper pun maksimal 31 kilogram. Dengan mematuhi aturan tersebut, diharapkan proses berjalan aman dan terkendali,” jelasnya.

Untuk memudahkan pengenalan koper, para calon jemaah haji memasang berbagai penanda unik seperti pita kain, bola tenis, hingga sandal jepit. Kemenag Magetan menyebut penanda semacam itu masih dalam batas wajar.

“Penanda khusus ini diperbolehkan asal masih sewajarnya. Tahun ini relatif aman, kebanyakan hanya menggunakan pita atau kain. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang ada jemaah membawa penanda seperti bola, sepatu cucu, bahkan panci. Alhamdulillah, jemaah semakin mandiri dan memahami aturan. Tentu dibantu oleh petugas pemberangkatan haji,” tambah Taufiqurrohman.

Berdasarkan data Kemenag, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan tahun ini sebanyak 429 orang. Mereka akan diberangkatkan dalam lima gelombang, sesuai daftar dari masing-masing syarikah, mengikuti kebijakan baru otoritas Arab Saudi terkait mekanisme pemberangkatan haji.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya melestarikan bahasa sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dilakukan Pemerintah Kelurahan Bulukerto, Kabupaten Magetan, melalui program Kampung Bahasa. Program yang digagas sejak 2023 itu kini berkembang menjadi pusat pembelajaran gratis yang mengajarkan empat bahasa, yakni bahasa Jawa, Indonesia, Inggris, dan Arab. Bahkan, pesertanya pun mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Tak hanya […]

    Bagikan
  • Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Stasiun Caruban terus menunjukkan perannya sebagai pusat mobilitas masyarakat di Kabupaten Madiun. Berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, stasiun yang terletak di Kecamatan Mejayan tersebut kini tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga berkembang sebagai simpul konektivitas yang semakin modern dan […]

    Bagikan
  • 4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

    4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan 4 kendaraan terjadi di KM 576 tol Ngawi – Solo, masuk Desa Ngale, Kecamatan Paron – Ngawi, Sabtu (07/02/2026) sekira pukul 12.00 WIB. 4 kendaraan yang terlibat diantaranya Bus Bagong Nopol B 7228 FGB, truk muatan durian Nopol AA 9631 BP, mobil jenis Honda CRV Nopol L 1923 […]

    Bagikan
  • Dari Pos Anggaran Bansos Turun hingga Kenaikan BTT, Ini Jawaban Plt Wali Kota Madiun

    Dari Pos Anggaran Bansos Turun hingga Kenaikan BTT, Ini Jawaban Plt Wali Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun memberikan jawaban atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026. Jawaban tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2026). Plt Wali Kota Madiun menjawab sekitar 75 […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
expand_less