Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 200
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ruangan kamar anak di rumah hariyanto rusak terkena material ambrolan plesengan, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah plengsengan di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, ambrol pada Selasa (20/05/2025) dini hari dan menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga. Sebelum kejadian, pemilik rumah telah melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

Rumah milik Hariyanto (36), yang baru dibangun selama satu tahun terakhir, rusak cukup parah setelah tertimpa reruntuhan longsoran tebing setinggi 25 meter dan lebar 8 meter. Insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Hariyanto mengaku sudah mencurigai adanya pergerakan tanah sejak Senin sore (19/05/2025), saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ia bersama istrinya, Yulia Fitriani (30), serta dua anaknya — Teri Aminda Septa Aulia (11) dan Muhammad Ali Zafran yang masih berusia 11 bulan — segera mengungsi ke rumah mertuanya di Desa Sooko.

“Kemarin itu hujan deras. Tiba-tiba plengsengan doyong menyentuh tembok bagian belakang rumah. Saya, istri, dan anak-anak langsung mengungsi ke rumah mertua di Desa Sooko. Pagi harinya saya dikabari tetangga kalau tanggulnya longsor dan merusak kamar anak serta dapur,” jelas Hariyanto saat ditemui di lokasi.

Tak hanya rumah Hariyanto, longsoran tersebut juga mengancam satu rumah lainnya milik pasangan lanjut usia, Sarkat (70) dan Sepi (60), yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Desa Jurug, Sukamto, mengatakan bahwa longsor ini merupakan kejadian susulan dari insiden serupa dua tahun lalu. Saat itu, pihak desa sudah membangun plengsengan sebagai penahan, namun intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan konstruksi tersebut tak mampu menahan tekanan tanah.

“Longsor ini adalah susulan dari longsor dua tahun lalu. Tanggul sudah dibangun, tapi karena curah hujan tinggi, plengsengan tidak kuat dan akhirnya roboh. Beruntung, keluarga pemilik rumah sudah mengungsi. Di keluarga itu bahkan ada anak balita. Kami bersama BPBD sedang berupaya mencari solusi perbaikan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Sukamto.

Hingga kini, warga dibantu relawan masih mengevakuasi material longsoran. Sementara BPBD Ponorogo masih melakukan pendataan kerugian dan mengidentifikasi potensi longsor lanjutan di kawasan sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus KONI Terbentuk, Bupati Madiun Ingin Ada Ivent Olahraga Setiap Bulan

    Pengurus KONI Terbentuk, Bupati Madiun Ingin Ada Ivent Olahraga Setiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan meskipun mendapat anggaran 1.8 M, geliat dunia olahraga di bumi kampung pesilat harus mendunia. Sebab itu berbagai macam ivent dari cabang olahraga wajib dihelat setiap bulan. Hal itu dikatakan Hari Wuryanto ketika menerima audensi pengurus KONI Kab Madiun masa bahkti 2025-2029. ” Ya meski ditengah […]

    Bagikan
  • 8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung. Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar. “Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Jumat (31/7/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, sekaligus menandai dimulainya operasional sekolah berasrama bagi ratusan siswa dari keluarga prasejahtera. Sebanyak 260 peserta didik yang […]

    Bagikan
  • Polsek Geger Bekali Tim lapangan Respon Cepat Penanganan Awal Kejadian Lewat Coaching Clinic

    Polsek Geger Bekali Tim lapangan Respon Cepat Penanganan Awal Kejadian Lewat Coaching Clinic

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Penanganan awal sebuah peristiwa kerap menentukan arah sebuah kasus. Polsek Geger pun menjadikan prioritas lewat coaching clinic First Responder yang melatih 65 petugas garda terdepan di Kecamatan Geger, Madiun, Selasa (25/11/2025). Sebanyak 65 peserta dari unsur keamanan dan masyarakat mengikuti pelatihan yang dirancang untuk memperkuat respons cepat terhadap insiden di lapangan. […]

    Bagikan
  • Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan tampak lebih lengang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah pemerintah daerah kembali menerapkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui kantor kecamatan hingga ke tingkat desa. Kebijakan ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Temukan Jasad Pria Mengambang di Sungai, Ternyata Tetangga Yang Hilang

    Warga Ngawi Temukan Jasad Pria Mengambang di Sungai, Ternyata Tetangga Yang Hilang

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengambang di Sungai Kedung Merak, Selasa (11/8/2026) pagi. Jasad tersebut sempat dikira sampah oleh warga sebelum akhirnya diketahui merupakan tubuh manusia. Korban diketahui bernama Khanani (51), warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Senin (10/8/2026). Jasad […]

    Bagikan
expand_less