Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ruangan kamar anak di rumah hariyanto rusak terkena material ambrolan plesengan, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah plengsengan di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, ambrol pada Selasa (20/05/2025) dini hari dan menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga. Sebelum kejadian, pemilik rumah telah melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

Rumah milik Hariyanto (36), yang baru dibangun selama satu tahun terakhir, rusak cukup parah setelah tertimpa reruntuhan longsoran tebing setinggi 25 meter dan lebar 8 meter. Insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Hariyanto mengaku sudah mencurigai adanya pergerakan tanah sejak Senin sore (19/05/2025), saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ia bersama istrinya, Yulia Fitriani (30), serta dua anaknya — Teri Aminda Septa Aulia (11) dan Muhammad Ali Zafran yang masih berusia 11 bulan — segera mengungsi ke rumah mertuanya di Desa Sooko.

“Kemarin itu hujan deras. Tiba-tiba plengsengan doyong menyentuh tembok bagian belakang rumah. Saya, istri, dan anak-anak langsung mengungsi ke rumah mertua di Desa Sooko. Pagi harinya saya dikabari tetangga kalau tanggulnya longsor dan merusak kamar anak serta dapur,” jelas Hariyanto saat ditemui di lokasi.

Tak hanya rumah Hariyanto, longsoran tersebut juga mengancam satu rumah lainnya milik pasangan lanjut usia, Sarkat (70) dan Sepi (60), yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Desa Jurug, Sukamto, mengatakan bahwa longsor ini merupakan kejadian susulan dari insiden serupa dua tahun lalu. Saat itu, pihak desa sudah membangun plengsengan sebagai penahan, namun intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan konstruksi tersebut tak mampu menahan tekanan tanah.

“Longsor ini adalah susulan dari longsor dua tahun lalu. Tanggul sudah dibangun, tapi karena curah hujan tinggi, plengsengan tidak kuat dan akhirnya roboh. Beruntung, keluarga pemilik rumah sudah mengungsi. Di keluarga itu bahkan ada anak balita. Kami bersama BPBD sedang berupaya mencari solusi perbaikan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Sukamto.

Hingga kini, warga dibantu relawan masih mengevakuasi material longsoran. Sementara BPBD Ponorogo masih melakukan pendataan kerugian dan mengidentifikasi potensi longsor lanjutan di kawasan sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Wacanakan Penutupan Sementara Seluruh Pasar Hewan di Madiun

    DKPP Wacanakan Penutupan Sementara Seluruh Pasar Hewan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Wabah Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terdeteksi menyerang sapi milik peternak di Kabupaten Madiun. Data sementara sudah ada sebanyak  31 sapi suspek PMK yang terjangkit dari sebelumnya hanya 29 kasus.  Atas temuan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun bakal mengusulkan penutupan pada semua pasar hewan di Kabupaten Madiun.  “Ini […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Mengantisipasi datangnya musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan agar perjalanan tetap aman dan bebas gangguan meski di tengah cuaca ekstrem. “Menjelang musim penghujan ini, kami telah melakukan serangkaian pemeriksaan lintas […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

    Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun kembali menyalurkan sebanyak 9.000 liter MinyaKita atau sekitar 750 kardus di Pasar Besar Madiun (PBM), Kamis (2/7/2026). Penyaluran rutin tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memastikan kualitas minyak goreng yang beredar tetap aman bagi masyarakat. Kepala Perum […]

    Bagikan
  • Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebun kelengkeng yang dikelola Pemerintah Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menarik perhatian publik setelah untuk pertama kalinya membuka wisata petik buah. Baru dibuka beberapa jam, 10 dari 120 pohon yang siap panen langsung ludes dipetik pengunjung Rabu (7/1/2026). Wisatawan tidak hanya datang dari Magetan, tetapi juga dari Madiun, Ngawi, hingga […]

    Bagikan
  • Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Tawangmangu–Sarangan Magetan

    Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Tawangmangu–Sarangan Magetan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur utama penghubung Tawangmangu–Sarangan di kawasan Gunung Lawu sempat lumpuh total pada Senin (12/1/2026) dini hari. Sebuah pohon besar yang telah lapuk tumbang dan menutup seluruh badan jalan di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika angin kencang menerjang kawasan pegunungan. Pohon jenis pasang […]

    Bagikan
  • Minat Sekolah Rakyat Jenjang SD di Ponorogo Masih Rendah, DPRD Soroti Sosialisasi

    Minat Sekolah Rakyat Jenjang SD di Ponorogo Masih Rendah, DPRD Soroti Sosialisasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Ponorogo masih menghadapi kendala dalam pemenuhan kuota peserta didik jenjang sekolah dasar (SD). Hingga awal Juni 2026, jumlah pendaftar SD baru mencapai 14 siswa dari target 30 siswa. Sementara itu, jumlah pendaftar pada jenjang SMP mencapai 38 siswa dan SMA sebanyak 45 siswa. Ketua DPRD […]

    Bagikan
expand_less