Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ruangan kamar anak di rumah hariyanto rusak terkena material ambrolan plesengan, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah plengsengan di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, ambrol pada Selasa (20/05/2025) dini hari dan menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga. Sebelum kejadian, pemilik rumah telah melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

Rumah milik Hariyanto (36), yang baru dibangun selama satu tahun terakhir, rusak cukup parah setelah tertimpa reruntuhan longsoran tebing setinggi 25 meter dan lebar 8 meter. Insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Hariyanto mengaku sudah mencurigai adanya pergerakan tanah sejak Senin sore (19/05/2025), saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ia bersama istrinya, Yulia Fitriani (30), serta dua anaknya — Teri Aminda Septa Aulia (11) dan Muhammad Ali Zafran yang masih berusia 11 bulan — segera mengungsi ke rumah mertuanya di Desa Sooko.

“Kemarin itu hujan deras. Tiba-tiba plengsengan doyong menyentuh tembok bagian belakang rumah. Saya, istri, dan anak-anak langsung mengungsi ke rumah mertua di Desa Sooko. Pagi harinya saya dikabari tetangga kalau tanggulnya longsor dan merusak kamar anak serta dapur,” jelas Hariyanto saat ditemui di lokasi.

Tak hanya rumah Hariyanto, longsoran tersebut juga mengancam satu rumah lainnya milik pasangan lanjut usia, Sarkat (70) dan Sepi (60), yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Desa Jurug, Sukamto, mengatakan bahwa longsor ini merupakan kejadian susulan dari insiden serupa dua tahun lalu. Saat itu, pihak desa sudah membangun plengsengan sebagai penahan, namun intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan konstruksi tersebut tak mampu menahan tekanan tanah.

“Longsor ini adalah susulan dari longsor dua tahun lalu. Tanggul sudah dibangun, tapi karena curah hujan tinggi, plengsengan tidak kuat dan akhirnya roboh. Beruntung, keluarga pemilik rumah sudah mengungsi. Di keluarga itu bahkan ada anak balita. Kami bersama BPBD sedang berupaya mencari solusi perbaikan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Sukamto.

Hingga kini, warga dibantu relawan masih mengevakuasi material longsoran. Sementara BPBD Ponorogo masih melakukan pendataan kerugian dan mengidentifikasi potensi longsor lanjutan di kawasan sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun terus mempersiapkan ibadah haji tahun 2025. Tercatat, kuota jemaah haji Kota Madiun tahun ini sebanyak 154 orang. Per 14 Februari hingga 14 Maret 2025 mendatang, mereka berhak melakukan pelunasan biaya haji. “Ya masih dalam proses untuk Jamaah Haji Kota Madiun. Pembayaran pelunasan haji nantinya […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    DPRD Ponorogo Siapkan Enam Propemperda 2026, Dua Diantaranya Inisiatif Dewan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebagai lembaga legislasi, DPRD Ponorogo berupaya memastikan proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda) berjalan terarah dan berkualitas. Menyongsong tahun 2026, para wakil rakyat telah menyiapkan enam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk dibahas bersama Eksekutif. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan Rancangan Perda (Raperda) inisiatif DPRD Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi […]

    Bagikan
  • Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran rumah terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi pada jumat 24 januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah yang ditempati Paniyem ludes dan rata dengan tanah. Naas, nenek 90 tahun itu tidak berhasil menyelamatkan diri. “Api sudah membesar. Tadi warga sudah berusaha memadamkan api. Tapi api malah makin […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran pembangunan atau belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2025 Kabupaten Magetan kembali menuai kritik tajam. Dari delapan fraksi yang menyampaikan pandangan umum, mayoritas menyoroti porsi belanja modal yang hanya 9,67 persen dari total anggaran. DPRD menilai angka tersebut terlalu kecil untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sebagai perbandingan, pada […]

    Bagikan
  • Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka menyelimuti suasana semarak kemerdekaan di Magetan. Seorang pedagang atribut 17 Agustus, Yayan Munandar (67), ditemukan meninggal dunia di lapak tempatnya berjualan di kawasan Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, tepat di seberang Lanud Iswahjudi, Selasa (05/08/2025). Korban merupakan perantau asal Garut, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pedagang musiman atribut merah putih setiap […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
expand_less