Berita Terkini
Trending Tags

Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dampak efisiensi oleh Pemerintah Pusat, pendapatan daerah pada rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun tahun anggaran 2025 diproyeksikan turun. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (14/07/2025) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Nota Keuangan tersebut dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Diketahui, untuk pendapatan daerah pada P-APBD 2025 diproyeksikan turun sebesar Rp. 33,9 miliar dari jumlah sebelum perubahan sebesar Rp. 1,1 Triliun menjadi sebesar 1,06 triliun atau berkurang sebesar 3,09 persen. Hal itu disebabkan sektor Pendapatan Transfer mengalami penurunan Rp. 45,6 miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp. 814,7 miliar menjadi Rp. 769,1 miliar atau berkurang sebesar 5,60 persen. Namun disisi lain, sector Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 direncanakan naik sebesar Rp. 11,6 miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp. 285,5 miliar menjadi sebesar Rp. 297,1 miliar atau bertambah sebesar 4,09 persen.

“Direncanakan Belanja Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2025 mengalami perubahan anggaran semula sebesar 1 triliun 200 miliar 275 juta 72 ribu 209 rupiah, menjadi sebesar 1 triliun 179 miliar 560 juta 397 ribu 886 rupiah 31 sen, sehingga mengalami penurunan sebesar 20 miliar 714 juta 674 ribu 322 rupiah 69 sen atau berkurang sebesar 1,73 persen,” terang Wakil Wali Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi mengungkapkan penurunan tersebut dampak dari efisiensi oleh Pemerintah Pusat. Meski begitu, untuk PAD Kota Madiun diproyeksi meningkat. Meski turun, optimalisasi kinerja terus ditingkatkan.

“Justru dengan efisiensi ini, optimalisasi kinerja terus naik. Efisiensi ini juga digunakan untuk program lain yang lebih prioritas. Insya Allah Kota Madiun sudah menjalankan program prioritas untk peningkatan ekonomi dan pelayanan public,” ujar Maidi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya mengatakan Nota Keuangan P-APBD 2025 ini akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. Dirinya menilai P-APBD ini nantinya untuk menyempurnakan fungsi-fungsi yang belum ter-cover dalam APBD murni. Komisi DPRD Kota Madiun akan membahas Rencana dan Kerja Anggaran (RKA) dari Eksekutif.

“Kita nanti telaah ya dalam rapat dengan pendapat untuk membahas RKA. Rasional tidaknya nanti teman-teman dewan yang akan mengambil kesimpulan. Ada pengurangan atau penambahan itu nanti setelah ada pembahasan,” terang Armaya.

Menurutnya, lanjut Armaya, legislatif juga akan mempertanyakan soal Pendapatan Daerah yang turun pada P-APBD 2025. Hal itu butuh pembahasan lebih lanjut agar program kerja pemerintah daerah tidak terganggu.

”Mulai pendapatan pajak, retribusi dan lain sebagainya itu nanti akan kita akan kaji bersama. Tentunya itu akan melewati pembahasan-pembahasan,” pungkasnya.

Fraksi DPRD Kota Madiun akan memberikan pandangan umum terkait rencana perubahan APBD tahun anggaran 2025. Sejumlah sorotan akan disampaikan terhadap Nota Keuangan Wali Kota Madiun tersebut.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Praktik jual beli dan penyewaan kios maupun los di Kota Madiun masih marak meski telah dilarang oleh Pemerintah Kota. Kondisi ini kian dirasakan para pedagang, salah satunya di Pasar Mojorejo, Kota Madiun. Sejumlah penyewa mengaku harus menanggung biaya sewa dan retribusi.  Salah seorang penyewa berinisial NA menyebutkan, dirinya harus membayar Rp. […]

    Bagikan
  • Empat Daerah Ikuti P2P Daring, Bawaslu Tekankan Pentingnya Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

    Empat Daerah Ikuti P2P Daring, Bawaslu Tekankan Pentingnya Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) kembali digelar secara daring oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti peserta dari empat daerah sekaligus, yakni Kota Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Magetan. Dari Magetan sendiri, tercatat sebanyak 37 peserta yang terjaring dari […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Satroni Mushola Nurul Iman Ponorogo

    Terekam CCTV, Maling Kotak Amal Satroni Mushola Nurul Iman Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, Mushola Nurul Iman yang berada di Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo, menjadi sasaran pelaku. Aksi pencurian yang terjadi pada Selasa dini hari, 13/05/2025 sekitar pukul 02.00 WIB ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam […]

    Bagikan
  • Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 20 November 2025, akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 3 menit 58 detik di akun media sosialnya, @leilajenn18.2.0, Rabu (26/11/2025). Dalam video tersebut, L menanggapi laporan orang hilang yang dibuat oleh DN, pria yang pernah tinggal […]

    Bagikan
  • Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pencarian Suwito (54), warga Desa Karanganyar, Kec Pule, Trenggalek, yang hilang di kawasan hutan rakyat Desa Temon, Kec Ngrayun, Ponorogo, memasuki hari kelima atau hingga Jumat (2012/2024). Upaya pencarian dilakukan menggunakan peralatan tradisional seperti tampah, linggis, dan wajan yang dipukul, dikenal dengan istilah “buk buk theng.” Suwito akhirnya berhasil ditemukan […]

    Bagikan
  • Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial tengah menyiapkan gebrakan baru untuk memperkuat kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia). Program tersebut diberi nama Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia) dan akan segera dilaunching dalam waktu dekat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi, mengungkapkan bahwa jumlah lansia di Magetan mencapai sekitar 58 ribu […]

    Bagikan
expand_less