Berita Terkini
Trending Tags

Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana belajar mengajar di kelas, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan MPLS sebelum akhirnya diminta mencari sekolah lain.

Sekretaris Dispendikbud Kabupaten Madiun, Mohammad Hasan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi bersama empat sekolah pada Kamis (24/07/2025) untuk menelusuri akar persoalan. Sekolah yang diundang dalam pertemuan itu yakni pihak SMPN 2 Dagangan, SMPN 1 Dagangan, SMP Terpadu Al Kautsar, dan SMP PGRI 2 Dagangan.

“Dari hasil klarifikasi, siswa tersebut awalnya mendaftar secara kolektif dari sekolah dasar asalnya. Namun, dokumen penting seperti Kartu Keluarga tidak diunggah ke aplikasi SPMB karena sempat dibawa pulang, sehingga data tidak masuk dalam sistem,” kata Hasan saat dikonfirmasi, Jumat (25/07/2025).

Meski tidak tercatat dalam sistem, pihak SMPN 2 Dagangan tetap memperbolehkan siswa tersebut mengikuti kegiatan pra-MPLS hingga MPLS berakhir. Kesalahan baru terdeteksi pada hari kelima saat pembagian kelas, saat itu pihak sekolah menyadari nama siswa tidak ada dalam daftar resmi dan menyarankan untuk mencari sekolah alternatif.

Dispendikbud langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Camat Dagangan, Kepala Desa Ngranget, serta menyambangi rumah orang tua siswa guna mencari solusi terbaik. Hasilnya, tiga kesepakatan berhasil dicapai.

Orang tua siswa menerima penjelasan dan menyetujui anaknya melanjutkan sekolah di SMPN 1 Dagangan. Kemudian Dispendikbud akan mengevaluasi mekanisme SMPB secara menyeluruh, termasuk memperkuat koordinasi antara operator SD dan SMP. SMPN 2 Dagangan diminta melakukan pembenahan menyeluruh dari proses penerimaan hingga pelaksanaan MPLS.

“Kesalahan teknis tidak boleh mengorbankan hak anak atas pendidikan. Ini menjadi catatan serius bagi kami untuk memperbaiki sistem dan pengawasan ke depan,” tegas Hasan.

Dispendikbud berkomitmen untuk meningkatkan akurasi data, transparansi, serta keteraturan dalam setiap tahapan PPDB, agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT KPK Terhadap Bupati Ponorogo Diduga Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Dirut RSUD dr. Harjono

    OTT KPK Terhadap Bupati Ponorogo Diduga Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Dirut RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore. Operasi ini diduga berkaitan dengan dugaan suap dalam proses perpanjangan masa jabatan Direktur Utama RSUD dr. Harjono. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

    Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang ruas jalan dari Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, hingga Paseban Alun-Alun Ponorogo untuk mengikuti prosesi kirab pusaka dan tradisi Buceng Porak, Kamis (26/06/2025). Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Grebeg Suro 2025 yang digelar untuk menyambut datangnya 1 Muharam atau […]

    Bagikan
  • Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka menyelimuti suasana semarak kemerdekaan di Magetan. Seorang pedagang atribut 17 Agustus, Yayan Munandar (67), ditemukan meninggal dunia di lapak tempatnya berjualan di kawasan Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, tepat di seberang Lanud Iswahjudi, Selasa (05/08/2025). Korban merupakan perantau asal Garut, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pedagang musiman atribut merah putih setiap […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Angkat Bicara terkait Video Viral Bus Restu Tabrak Pemotor

    Satlantas Polres Madiun Kota Angkat Bicara terkait Video Viral Bus Restu Tabrak Pemotor

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jagat media sosial di Kota Madiun diramaikan dengan viralnya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Restu Panda jurusan Ponorogo-Surabaya dengan pemotor di Simpang Empat Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Peristiwa tersebut rupanya terjadi pada Rabu 15 Januari 2025 lalu. Dalam rekaman video yang beredar diduga bus Restu Panda yang belum […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

    Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Selasa (23/09/2025). Jagung jenis ini disebut memiliki keunggulan ganda, selain bernilai ekonomi tinggi juga bermanfaat bagi kesehatan. Maidi mengungkapkan, uji coba penanaman jagung ungu menunjukkan hasil menggembirakan. Selain rasanya enak, harga jualnya juga cukup tinggi. […]

    Bagikan
  • Polsek Geger Bekali Tim lapangan Respon Cepat Penanganan Awal Kejadian Lewat Coaching Clinic

    Polsek Geger Bekali Tim lapangan Respon Cepat Penanganan Awal Kejadian Lewat Coaching Clinic

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Penanganan awal sebuah peristiwa kerap menentukan arah sebuah kasus. Polsek Geger pun menjadikan prioritas lewat coaching clinic First Responder yang melatih 65 petugas garda terdepan di Kecamatan Geger, Madiun, Selasa (25/11/2025). Sebanyak 65 peserta dari unsur keamanan dan masyarakat mengikuti pelatihan yang dirancang untuk memperkuat respons cepat terhadap insiden di lapangan. […]

    Bagikan
expand_less