Berita Terkini
Trending Tags

Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 121
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Kabupaten Magetan berinovasi menghadirkan aplikasi Pak Tuwa untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan kepanjangan Pelayanan Administrasi Kependudukan Tutul WhatsApp. Sesuai namanya, layanan ini dirancang agar masyarakat cukup “mengetuk” aplikasi percakapan WhatsApp untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Awalnya, Pak Tuwa hanya fokus pada penerbitan akta kematian. Namun seiring waktu, aplikasinya berkembang menjadi layanan lintas administrasi. Masyarakat bisa mengajukan dokumen tanpa perlu antre panjang di kantor Disdukcapil. Hingga saat ini, aplikasi Pak Tuwa digunakan rata-rata oleh 5–10 pemohon setiap harinya.

Novita Gamasika, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Magetan, menceritakan bahwa aplikasi ini mendapat sambutan positif, khususnya dari kalangan muda.

“Kita menggunakan aplikasi Pak Tuwa kemudian kita kembangkan lagi. Untuk pelayanan dokumennya gratis, namun untuk pengiriman hingga ke rumah memang dikenakan biaya karena melalui jasa kurir. Kita bekerja sama dengan PT Pos dan JNE. Aplikasi ini ramai digunakan, terutama saat pelayanan di kecamatan sempat tutup. Rata-rata penggunanya adalah generasi muda yang sibuk atau mager. Jadi, sambil rebahan di rumah, urusan dokumen bisa tetap jalan,” jelas Novita.

Namun, Disdukcapil Magetan tidak berhenti di situ. Mereka kini tengah menyiapkan generasi baru dari layanan digital tersebut, yang diberi nama Pak Bagus. Jika Pak Tuwa berbasis WhatsApp, maka Pak Bagus dirancang lebih modern karena berdiri di platform aplikasi tersendiri.

“Saat ini sudah kita buatkan aplikasi terbaru bernama Pak Bagus. Nanti masyarakat tinggal menginstalnya melalui Playstore. Sistemnya mirip dengan Pak Tuwa, tapi lebih lengkap. Ada opsi dokumen diantar ke rumah lewat jasa kurir, atau bisa diambil langsung melalui layanan drive thru. Jadi tidak perlu lagi masuk ke belakang kantor untuk mengambil dokumen,” terang Novita.

Tak hanya soal kemudahan akses, aspek keamanan data juga menjadi perhatian. Karena tidak lagi berbasis WhatsApp, aplikasi Pak Bagus diyakini lebih aman. “Pak Bagus ini murni dibuat internal kami, jadi dari sisi keamanan datanya lebih terjamin,” imbuh Novita.

Rencananya, aplikasi Pak Bagus akan resmi diluncurkan pada September mendatang. Dengan kehadirannya, Disdukcapil Magetan berharap layanan administrasi kependudukan menjadi semakin dekat, praktis, dan ramah bagi masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebuah jembatan  di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo menambah daftar jumlah jembatan rusak akibat terjangan banjir di musim hujan yang terjadi beberapa bulan terakhir. Tingginya debit air sungai Klitik mengakibatkan sayap Jembatan Wates bagian selatan ambles sekitar 10 meter.  Pantauan dilapangan pondasi jembatan terkikis hingga menyebabkan keretakan pada pilar penyangga jembatan. […]

    Bagikan
  • Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah sepeda motor Honda bernopol AD 6778 SD ditemukan dalam kondisi ringsek di tepi Jalan Tembus Sarangan, kawasan turunan tajam Lawu Green Forest (LGF), Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2025). Motor tersebut berada di lokasi tanpa pengendara, sehingga sempat memicu kepanikan warga dan para pengguna jalan yang melintas. Penampakan […]

    Bagikan
  • Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    Cerita Letda Cke Isdayun Yang Menggeluti Bertani Tebu

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di luar kesibukannya sebagai prajurit TNI AD, Letda Cke Isdayun yang kesehariannya menjabat sebagai Paur Penrem 081/DSJ juga menjadi petani tebu. Lahan tebu yang digarapnya itu seluas 1,25 hektare dan berada tak jauh dari rumahnya. Dari budidaya tebu yang dilakukan, ia mengaku dapat memberikan dampak bagi keluarga dan membantu para anggotanya. […]

    Bagikan
  • PELMAR Roadshow Gerakan Literasi di Madiun, Bangun Ekosistem Inklusif dari Akar Rumput

    PELMAR Roadshow Gerakan Literasi di Madiun, Bangun Ekosistem Inklusif dari Akar Rumput

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pegiat Literasi Madiun Raya (PELMAR) menggelar Roadshow Gerakan Literasi di Kabupaten Madiun sebagai upaya awal membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ruang temu gagasan lintas elemen masyarakat dalam memperkuat budaya literasi dari tingkat lokal. Roadshow yang berlangsung di Lapangan Jiwan, Kabupaten Madiun dikemas dalam berbagai […]

    Bagikan
  • 100 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2025

    100 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 pada Jumat pagi (18/07/2025) di Jalan Jawa, Kota Madiun. Operasi ini difokuskan pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kanit Turjawali Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Tony, menjelaskan bahwa sasaran utama operasi meliputi pelanggaran penggunaan sabuk […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less