Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Munggut saling berebut gunungan dan Perabotan rumah tangga saat malam peringatan Maulid Nabi SAW, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi “Ngalap Berkah” digelar warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis malam (04/09/2025). Warga dari berbagai usia tampak bersemangat berebut gunungan setinggi dua meter berisi jajanan pasar hingga perlengkapan rumah tangga.

Teriakan riuh kemudian terdengar usai gunungan didoakan. Anak-anak langsung bergegas lari mengincar jajanan, sementara orang dewasa mengulurkan tangan untuk mendapatkan mangkuk, gelas, atau kursi plastik. Bagi mereka, apa pun yang berhasil dibawa pulang dianggap sebagai berkah.

“Alhamdulillah bisa dapat mangkok dan jajan. Senang sekali ikut acara seperti ini,” ungkap Nur Hayati, salah seorang warga yang ikut berebut.

Suasana semakin khidmat ketika masyarakat bersama-sama melantunkan sholawat dengan membaca kitab Barzanji. Lantunan itu diiringi alunan kesenian gembrung yang membuat suasana religi dan budaya berpadu menjadi satu.

Menurut tokoh masyarakat setempat, Supriadi (56), Kalap Berkah bukan sekadar pesta rakyat. Tradisi ini rutin dilaksanakan empat kali setahun, termasuk saat peringatan Maulid Nabi, sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada Rasulullah.

“Kami ingin meneladani Nabi Muhammad dengan menjaga budaya, mempererat persaudaraan, dan berharap mendapat syafaat beliau. Semua warga ikut berpartisipasi, mulai ibu-ibu, anak-anak, sampai para pemuda, sehingga suasananya terasa sangat guyup,” kata Supriadi.

Selain gunungan, panitia juga menghias area setempat dengan gantungan jajanan sepanjang tujuh meter. Kehadiran hiasan itu menambah semarak suasana dan menarik lebih banyak warga untuk berkumpul.

Bagi masyarakat Munggut, Ngalap Berkah dimaknai sebagai simbol rezeki yang dibagikan secara adil, sekaligus pengingat akan teladan Nabi Muhammad SAW dalam menebar kebaikan. 

“Dengan berkumpul bersama, kita belajar bahwa kebahagiaan bukan hanya dari apa yang kita dapat, tetapi juga dari kebersamaan,” tutup Supriadi 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja Tewas Tertabrak Truk Tebu di Perempatan Terminal Maospati

    Remaja Tewas Tertabrak Truk Tebu di Perempatan Terminal Maospati

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di simpang timur Terminal Maospati, Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025) sore. Seorang pelajar berinisial NP (17), warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak truk bermuatan tebu. Peristiwa itu bermula ketika korban yang baru saja pulang dari kursus bahasa asing di Desa Winong melaju […]

    Bagikan
  • Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 4 Warga Negara Asing Sepanjang tahun 2024 dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Ke empat WNA itu yakni dari 2 Warga Negara Malaysia, 1 Warga Negara Korea Selatan, dan 1 Warga Negara Ukraina Kasubsi Informasi dan Komunikasi Aditya Yusuf membeberkan modus pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Pencuri Rokok Tewas Terjatuh Dari Atap Minimarket di Ngawi, Panik Dikejar Warga

    Pencuri Rokok Tewas Terjatuh Dari Atap Minimarket di Ngawi, Panik Dikejar Warga

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pria yang diduga mencuri ratusan bungkus rokok tewas setelah terjatuh dari atap sebuah minimarket di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026) dini hari. Pria tersebut diketahui bernama Suryanto, 44 tahun, berdasarkan identitas KTP tercatat sebagai warga Pesisir Barat, Lampung. Ia terjatuh dari ketinggian lebih dari lima […]

    Bagikan
  • Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kebijakan pemangkasan transfer daerah dari pemerintah pusat. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sembilan jurus atau strategi utama guna menjaga stabilitas keuangan daerah serta memastikan pembangunan tetap berjalan optimal. “Sudah mulai kita siapkan jurus-jurus menghadapi adanya pemangkasan transfer […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Ponorogo kini di Lengkapi 5 Unit Smart Board, Unit Laptop Menyusul

    Sekolah Rakyat Ponorogo kini di Lengkapi 5 Unit Smart Board, Unit Laptop Menyusul

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fasilitas pembelajaran di Sekolah Rakyat (SR) bakal semakin lengkap. Pemerintah pusat melalui program di era Presiden Prabowo Subianto mulai menyalurkan bantuan berupa smart board sebagai sarana penunjang kegiatan belajar mengajar siswa SR, termasuk di Ponorogo. Lima unit smartboard atau papan tulis interaktifini Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Perangkat interaktif ini dapat membantu […]

    Bagikan
  • 900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar 900 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo tetap berada di pondok selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah. Mereka tidak diperbolehkan mudik hingga tahun ajaran baru berakhir. Humas PMDG, Ustadz Riza Ashari, menjelaskan bahwa para santri yang diwajibkan bermukim adalah mereka yang sedang duduk di kelas 5 dan 6. […]

    Bagikan
expand_less