Berita Terkini
Trending Tags

Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang anak perempuan berusia 10 tahun mengalami luka serius akibat disengat tawon vespa, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Perumahan Royal, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, mengalami luka serius akibat disengat tawon vespa saat bermain di halaman rumahnya pada Rabu sore (14/05/2025). Kejadian ini membuat warga setempat resah dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi sarang tawon. Korban bernama Elsa Ayu Anandita awalnya tengah bermain badminton di depan rumah ketika tiba-tiba menangis histeris akibat disengat tawon.

“Kemarin anak saya bermain badminton di depan rumah, tiba-tiba menangis karena tersengat tawon. Karena takut, hari ini saya langsung telepon damkar,” ujar Endang Dwi Lestari, ibu korban.

Sarang tawon vespa yang menyerang anak tersebut diketahui berada di pohon pucuk merah tepat di depan rumah warga, dengan ukuran sebesar helm dewasa. Lokasinya pun cukup dekat dengan fasilitas umum, sehingga berpotensi membahayakan lebih banyak orang. Menanggapi laporan warga, pada Kamis pagi (15/05/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, petugas Damkar Ponorogo langsung turun tangan dan mengevakuasi sarang tawon vespa yang diduga jenis Vespa affinis.

“Tawon vespa ini sangat berbahaya, jadi harus cepat ditangani. Sudah ada satu korban anak ibu Endang. Kami tadi meminta pemilik rumah menyediakan deterjen, karena metode yang digunakan adalah busa,” jelas Edi Hermanto, petugas Damkar.

Evakuasi dilakukan dengan menyemprotkan campuran air dan deterjen ke sarang tawon yang tergantung di ruang terbuka. Metode ini dinilai efektif dan minim risiko bagi petugas maupun warga sekitar.

Warga mengaku tak berani membasmi sarang tawon tersebut secara mandiri karena khawatir terserang kawanan tawon yang jumlahnya mencapai ratusan ekor. Sengatan tawon vespa memang dikenal sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan reaksi serius, terutama pada anak-anak.

“Kondisi korban membaik meski masih bengkak di bagian tangan. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk melapor bisa mendapati sarang tawon vespa. Jangan sembarangan mengevakuasi sendiri karena sengatan tawon ini membahayakan,”pungkas Edi.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Soekarno-Hatta Ngawi, Polisi Gerak Cepat Atasi Gangguan Lalu Lintas

    Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Soekarno-Hatta Ngawi, Polisi Gerak Cepat Atasi Gangguan Lalu Lintas

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah pohon tumbang menutup sebagian ruas Jalan Soekarno-Hatta, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, pada Sabtu siang (21/6/2025). Insiden ini sempat menghambat arus kendaraan di jalur utama tersebut. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polres Ngawi bersama Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya di tempat kejadian, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Targetkan Angka Kemiskinan Turun 1 Digit di Tahun 2026

    Bupati Madiun Targetkan Angka Kemiskinan Turun 1 Digit di Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Forum Konsultasi Publik guna membahas rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun tahun 2026 serta Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Madiun tahun 2025-2029. Tema pembangunan Kabupaten Madiun tahun 2026 difokuskan pada […]

    Bagikan
  • Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

    Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria memenuhi Taman Hijau Demangan (THD) Kota Madiun saat para siswa TK Al Husna mengikuti kegiatan outdoor learning bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun, Jumat (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi anak-anak untuk memahami cara memadamkan api baik secara tradisional maupun modern. Mereka bergiliran mencoba memadamkan […]

    Bagikan
  • Lutung Jawa Tersengat Listrik di Ngawi, Alami Luka Bakar Parah

    Lutung Jawa Tersengat Listrik di Ngawi, Alami Luka Bakar Parah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor lutung jawa betina yang merupakan satwa dilindungi ditemukan dalam kondisi kritis setelah tersengat listrik bertegangan tinggi di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Luka bakar terlihat jelas pada bagian pantat dan kedua telapak kakinya, membuat hewan tersebut lemah tak berdaya. Warga setempat mengaku dikejutkan suara keras dari arah jaringan […]

    Bagikan
  • Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jumlah wisatawan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur diklaim mengalami peningkatan pada 2025. Namun, hal itu tidak berdampak capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan. PAD sektor pariwisata di Magetan pada 2025 ini mencapai Rp. 20,2 miliar dari target Rp. 21,2 miliar. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
expand_less