Berita Terkini
Trending Tags

Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan sulit, Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani.

Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama pada kondisi cuaca seperti sekarang.

“Yang paling sulit itu ulat. Kalau musim seperti ini, ulat cepat sekali menyerang. Itu kendala paling berat,” ujarnya, Senin (15/12/2025) saat ditemui di lahan pertanian.

Serangan ulat berdampak langsung pada pertumbuhan tanaman. Daun bawang merah habis dimakan sehingga tanaman tidak mampu membentuk umbi. Akibatnya, tanaman mengering dan gagal panen.

“Ulat itu menghabiskan daunnya, akhirnya tanaman tidak mau berbuah dan lama-lama mengering,” jelasnya.

Selain ulat, musim hujan juga memicu munculnya jamur pada tanaman. Namun, Suratin menilai jamur masih relatif mudah diatasi dibandingkan hama ulat.

“Kalau jamur masih bisa pakai obat jamur, biasanya bisa pulih. Yang susah itu ulat,” tambahnya.

Tak hanya soal produksi, persoalan harga juga menjadi keluhan utama petani. Saat ini, harga bawang merah di tingkat pasar mengalami penurunan signifikan.

Jika sebelumnya harga sempat menyentuh kisaran Rp48 ribu per kilogram, kini bawang merah kering turun hingga sekitar Rp30 ribu, sementara bawang basah hanya berkisar Rp27–28 ribu per kilogram.

“Katanya dari penebas sekarang turun. Kalau dari petani minimal empat puluh, tapi sampai pasar cuma empat delapan. Sekarang malah turun lagi,” ungkap Suratin.

Dengan harga tersebut, petani berada di posisi rawan merugi, terutama jika hasil tanam tidak maksimal. Menurutnya, harga ideal agar petani tidak merugi setidaknya harus mengikuti harga benih.

“Minimal harus tiga puluh ribu. Itu baru nutup modal. Modal petani itu besar,” katanya.

Di lahan seluas sekitar 2,5 are, Suratin mengaku menghabiskan lebih dari tiga kuintal benih bawang merah. Jika panen gagal atau harga terus menurun, kerugian sulit dihindari.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kirab Pusaka Kyai Pronojoyo, Tradisi Sakral Warisan Keraton Surakarta di Ponorogo

    Kirab Pusaka Kyai Pronojoyo, Tradisi Sakral Warisan Keraton Surakarta di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Puluhan warga Ponorogo mengikuti prosesi sakral kirab pusaka Tombak Kyai Pronojoyo pada Kamis (16/01/2025). Tradisi ini digelar untuk memperingati pemberian pusaka bersejarah dari Keraton Surakarta kepada masyarakat Ponorogo. Kirab dimulai dari Pendopo Pakasa Gebang Tinatar, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, dan berakhir di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota Ponorogo. Peserta kirab mengenakan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Tinjau Sungai Piring, Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah

    Wali Kota Madiun Tinjau Sungai Piring, Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan peninjauan langsung ke Sungai Piring di Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo yang kerap terdampak banjir saat musim hujan. Dalam kunjungannya, Wali Kota juga mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air, khususnya di kolong jembatan. Mayoritas sampah yang ditemukan berasal dari tumpukan bambu […]

    Bagikan
  • Kebakaran Rumah dan Warung di   Sogaten Kota Madiun, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    Kebakaran Rumah dan Warung di Sogaten Kota Madiun, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kebakaran yang melanda rumah sekaligus warung milik Maryono (55), warga Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu (22/12/2024), meninggalkan puing-puing bangunan dan perabotan yang hangus terbakar. Tim Inafis bersama Satreskrim Polres Madiun Kota dan jajaran Polsek Manguharjo langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran. “Kami […]

    Bagikan
  • Jelang Idul Adha, DKPP Madiun Gencar Pemeriksaan Kesehatan

    Jelang Idul Adha, DKPP Madiun Gencar Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang perayaan Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun meningkatkan upaya pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan. Salah satu kegiatan dilakukan di Pasar Hewan Bajulan, Kecamatan Saradan, Selasa pagi (03/06/2025). Tim dokter hewan memeriksa dengan teliti kondisi fisik sapi dan kambing, mulai […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya. Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya […]

    Bagikan
  • Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, melantik 204 perwira transportasi pada Wisuda ke-9 Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Selasa (26/08/2025). Mengusung tema “Lulusan Unggul, Mengukir Prestasi, Menginspirasi Perubahan untuk Membangun Negeri”. Bambang berharap para lulusan mampu menjadi perwira transportasi yang berkompeten, berprestasi, serta inovatif di […]

    Bagikan
expand_less