Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan sulit, Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani.

Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama pada kondisi cuaca seperti sekarang.

“Yang paling sulit itu ulat. Kalau musim seperti ini, ulat cepat sekali menyerang. Itu kendala paling berat,” ujarnya, Senin (15/12/2025) saat ditemui di lahan pertanian.

Serangan ulat berdampak langsung pada pertumbuhan tanaman. Daun bawang merah habis dimakan sehingga tanaman tidak mampu membentuk umbi. Akibatnya, tanaman mengering dan gagal panen.

“Ulat itu menghabiskan daunnya, akhirnya tanaman tidak mau berbuah dan lama-lama mengering,” jelasnya.

Selain ulat, musim hujan juga memicu munculnya jamur pada tanaman. Namun, Suratin menilai jamur masih relatif mudah diatasi dibandingkan hama ulat.

“Kalau jamur masih bisa pakai obat jamur, biasanya bisa pulih. Yang susah itu ulat,” tambahnya.

Tak hanya soal produksi, persoalan harga juga menjadi keluhan utama petani. Saat ini, harga bawang merah di tingkat pasar mengalami penurunan signifikan.

Jika sebelumnya harga sempat menyentuh kisaran Rp48 ribu per kilogram, kini bawang merah kering turun hingga sekitar Rp30 ribu, sementara bawang basah hanya berkisar Rp27–28 ribu per kilogram.

“Katanya dari penebas sekarang turun. Kalau dari petani minimal empat puluh, tapi sampai pasar cuma empat delapan. Sekarang malah turun lagi,” ungkap Suratin.

Dengan harga tersebut, petani berada di posisi rawan merugi, terutama jika hasil tanam tidak maksimal. Menurutnya, harga ideal agar petani tidak merugi setidaknya harus mengikuti harga benih.

“Minimal harus tiga puluh ribu. Itu baru nutup modal. Modal petani itu besar,” katanya.

Di lahan seluas sekitar 2,5 are, Suratin mengaku menghabiskan lebih dari tiga kuintal benih bawang merah. Jika panen gagal atau harga terus menurun, kerugian sulit dihindari.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Maidi Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Pegawai RSUD Kota Madiun

    Walikota Maidi Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Pegawai RSUD Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – RSUD Kota Madiun menggelar kegiatan pembinaan bagi seluruh pegawai di lingkup rumah sakit setempat, Senin (06/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Sekda Kota Madiun dan Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur. Dalam arahannya, Wali Kota Maidi menekankan pentingnya pembaruan dan adaptasi terhadap perkembangan di […]

    Bagikan
  • Sidak Kelompok Ternak, Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Tekankan Percepatan Vaksinasi PMK

    Sidak Kelompok Ternak, Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Tekankan Percepatan Vaksinasi PMK

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Anggota Komisi B DPRD kabupaten Madiun melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di peternakan sapi milik kelompok ternak Senang Makmur yang berada di desa Mojorejo kecamatan Kebonsari, Jumat (31/1/2025).  Sidak tersebut untuk mengawasi langsung pendistribusian vaksin bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 3.525 dosis. Info yang diperoleh dalam sidak ini Dinas Ketahanan […]

    Bagikan
  • Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam

    Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Antusiasme masyarakat terhadap program Balik Gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjelang arus balik Lebaran 2026 sangat tinggi. Kuota yang disediakan untuk ratusan penumpang bahkan langsung habis dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pendaftaran dibuka. Program yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun itu mulai membuka pendaftaran pada Kamis […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Angkat Bicara terkait Video Viral Bus Restu Tabrak Pemotor

    Satlantas Polres Madiun Kota Angkat Bicara terkait Video Viral Bus Restu Tabrak Pemotor

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jagat media sosial di Kota Madiun diramaikan dengan viralnya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Restu Panda jurusan Ponorogo-Surabaya dengan pemotor di Simpang Empat Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Peristiwa tersebut rupanya terjadi pada Rabu 15 Januari 2025 lalu. Dalam rekaman video yang beredar diduga bus Restu Panda yang belum […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • 339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Sebanyak 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kloter 51, resmi diberangkatkan pada Jumat pagi (16/05/2025). Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Surya Graha dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Suasana haru menyelimuti pemberangkatan […]

    Bagikan
expand_less