Berita Terkini
Trending Tags

Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tawa riang para siswa TK Al Husna ketika mobil Damkar menyemprotkan air layaknya hujan buatan, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria memenuhi Taman Hijau Demangan (THD) Kota Madiun saat para siswa TK Al Husna mengikuti kegiatan outdoor learning bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun, Jumat (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi anak-anak untuk memahami cara memadamkan api baik secara tradisional maupun modern.

Mereka bergiliran mencoba memadamkan api menggunakan selang air serta karung basah dengan arahan dari petugas Damkar. Selain praktik, para siswa juga diperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan dalam pemadaman kebakaran. Tawa riang semakin pecah ketika mobil Damkar menyemprotkan air layaknya hujan buatan.

Kepala TK Al Husna Kota Madiun, Twenty Eka Catur Wulansari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran bertema Pahlawan. “Pada topik pembelajaran minggu ini, kami belajar tentang pahlawan kemasyarakatan. Salah satunya adalah pemadam kebakaran. Kami ingin anak-anak melihat langsung bahwa tugas Damkar itu tidak hanya memadamkan api, tetapi juga ada tugas-tugas lain,” jelasnya.

Image Not Found
Suasana saat praktik memadamkan api menggunakan selang air dengan arahan dari petugas Damkar, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 175 anak dari TK dan PAUD Al Husna. “Harapannya, anak-anak lebih mengenal dunia luar dan semakin semangat belajar. Mungkin ke depan ada yang bercita-cita menjadi petugas Damkar,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Damkar Regu 3, Al Inno Pandu Wicaksono, menyampaikan bahwa materi yang diberikan meliputi pengenalan profesi, perilaku api, hingga cara pemadaman. “Kita memberikan sosialisasi tentang profesi Damkar, cara memadamkan api secara tradisional dan modern, serta pengenalan alat-alat kebakaran. Terakhir, anak-anak kami ajak mandi bersama dengan semprotan unit,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Damkar juga mengingatkan anak-anak agar tidak bermain korek api maupun petasan. “Adek-adek sangat antusias dan bisa menerima materi dengan baik,” tambahnya.

Salah satu siswa, Fakiqa Aliara, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. “Tadi seru, ikut memadamkan api. Habis itu main hujan-hujanan. Pengen banget lagi,” ungkapnya dengan wajah ceria.

Kegiatan outdoor learning ini diharapkan dapat memberi pengalaman edukatif sekaligus menanamkan nilai keberanian dan kepahlawanan sejak dini. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Setyo Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Mekkah

    Mbah Setyo Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Mekkah

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia usai menunaikan ibadah haji. Almarhum diketahui bernama Haji Setyo Budi bin Mangun Diman (64), warga Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Kabar meninggalnya almarhum diterima pihak keluarga pada Senin pagi, (16/06/2025) sekitar pukul 07.00 […]

    Bagikan
  • Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Madiun per tahun 2025 alami penurunan. Ini seiring dengan jumlah warga yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) alami penurunan tiga tahun berturut-turut. Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Dedy Anggoro menyebutkan pada 2024 jumlah DTKS wilayah […]

    Bagikan
  • Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (26/11/2025). Kejadian yang berulang ini memicu kekhawatiran mendalam dari para wali murid. Kecemasan muncul terutama dari para orang tua siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Gemarang. Mereka menilai insiden keracunan tak lagi […]

    Bagikan
  • Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan petani di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendatangi kantor desa setempat. Mereka meminta kejelasan distribusi pupuk subsidi untuk musim tanam (MT) kedua yang hingga kini belum tersalurkan. Keterlambatan distribusi membuat para petani cemas. Pasalnya, pemupukan yang tidak tepat waktu dikhawatirkan berimbas pada menurunnya hasil panen, bahkan berpotensi gagal. Permasalahan […]

    Bagikan
  • Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun – Pemkab Madiun sangat serius dalam antisipasi bencana. Salah satu sudah dilakukan adalah rembug maton dalam memetakan dan mitigasi lokasi rawan bencana, misalnya saja di daerah Kecamatan Dagangan. “Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini ketika terjadi sebuah bencana  adalah faktor laporan data yang kurang sinkron,” kata Fajar Andy, anggota Tagana […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
expand_less