Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tawa riang para siswa TK Al Husna ketika mobil Damkar menyemprotkan air layaknya hujan buatan, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria memenuhi Taman Hijau Demangan (THD) Kota Madiun saat para siswa TK Al Husna mengikuti kegiatan outdoor learning bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun, Jumat (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi anak-anak untuk memahami cara memadamkan api baik secara tradisional maupun modern.

Mereka bergiliran mencoba memadamkan api menggunakan selang air serta karung basah dengan arahan dari petugas Damkar. Selain praktik, para siswa juga diperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan dalam pemadaman kebakaran. Tawa riang semakin pecah ketika mobil Damkar menyemprotkan air layaknya hujan buatan.

Kepala TK Al Husna Kota Madiun, Twenty Eka Catur Wulansari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran bertema Pahlawan. “Pada topik pembelajaran minggu ini, kami belajar tentang pahlawan kemasyarakatan. Salah satunya adalah pemadam kebakaran. Kami ingin anak-anak melihat langsung bahwa tugas Damkar itu tidak hanya memadamkan api, tetapi juga ada tugas-tugas lain,” jelasnya.

Image Not Found
Suasana saat praktik memadamkan api menggunakan selang air dengan arahan dari petugas Damkar, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 175 anak dari TK dan PAUD Al Husna. “Harapannya, anak-anak lebih mengenal dunia luar dan semakin semangat belajar. Mungkin ke depan ada yang bercita-cita menjadi petugas Damkar,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Damkar Regu 3, Al Inno Pandu Wicaksono, menyampaikan bahwa materi yang diberikan meliputi pengenalan profesi, perilaku api, hingga cara pemadaman. “Kita memberikan sosialisasi tentang profesi Damkar, cara memadamkan api secara tradisional dan modern, serta pengenalan alat-alat kebakaran. Terakhir, anak-anak kami ajak mandi bersama dengan semprotan unit,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Damkar juga mengingatkan anak-anak agar tidak bermain korek api maupun petasan. “Adek-adek sangat antusias dan bisa menerima materi dengan baik,” tambahnya.

Salah satu siswa, Fakiqa Aliara, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. “Tadi seru, ikut memadamkan api. Habis itu main hujan-hujanan. Pengen banget lagi,” ungkapnya dengan wajah ceria.

Kegiatan outdoor learning ini diharapkan dapat memberi pengalaman edukatif sekaligus menanamkan nilai keberanian dan kepahlawanan sejak dini. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Ijazah Ditahan di Madiun, HRD Ngaku Cuma “Komitmen Kerja”  

    Skandal Ijazah Ditahan di Madiun, HRD Ngaku Cuma “Komitmen Kerja”  

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Praktik penahanan ijazah karyawan kembali mencuat di Kabupaten Madiun. Kali ini, dugaan tersebut terjadi di perusahaan produsen plastik, CV Sukses Jaya Abadi yang berlokasi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri. Sejumlah mantan karyawan mengeluhkan dokumen penting mereka, terutama ijazah, belum dikembalikan setelah berhenti bekerja. Praktik ini disebut-sebut sebagai bentuk “komitmen” dalam hubungan […]

    Bagikan
  • Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan. Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan […]

    Bagikan
  • KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah Penderita HIV dan sifilis dari 12 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring operasi penyakit masyarakat bertambah. Total ada empat PSK yang terjaring Satpol PP Kabupaten Madiun terdeteksi mengidap HIV/AIDS serta dua orang di antaranya juga positif sifilis. Temuan tersebut diungkap Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun usai menindaklanjuti […]

    Bagikan
  • Polsek Geger Bekali Tim lapangan Respon Cepat Penanganan Awal Kejadian Lewat Coaching Clinic

    Polsek Geger Bekali Tim lapangan Respon Cepat Penanganan Awal Kejadian Lewat Coaching Clinic

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Penanganan awal sebuah peristiwa kerap menentukan arah sebuah kasus. Polsek Geger pun menjadikan prioritas lewat coaching clinic First Responder yang melatih 65 petugas garda terdepan di Kecamatan Geger, Madiun, Selasa (25/11/2025). Sebanyak 65 peserta dari unsur keamanan dan masyarakat mengikuti pelatihan yang dirancang untuk memperkuat respons cepat terhadap insiden di lapangan. […]

    Bagikan
  • Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa dari BEM STAIM Ma’arif dan PMII Magetan yang menggelar aksis di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan menuntut realisasi program bantuan Rp 3 juta per RT. Itu menjadi janji kampanye Bupati Nanik dan Wakil Bupati Suyatni. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari kebijakan pembangunan infrastruktur, transparansi penggunaan […]

    Bagikan
  • Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Limbah kotoran sapi yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai dikelola secara modern. Dukungan pemerintah daerah yang menggandeng investor membuat limbah tersebut tidak lagi mencemari sungai, melainkan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menjelaskan bahwa saat ini telah dibangun tempat pengelolaan […]

    Bagikan
expand_less