Berita Terkini
Trending Tags

Diterjang Banjir, Wawali Bagus Panuntun Pantau Wilayah Kelurahan Pilangbango

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memantau kondisi wilayah Kelurahan Pilangbango, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memantau kondisi wilayah Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo yang terdampak banjir pada Sabtu (15/3/2025) malam. Didampingi personil BPBD dan stakeholder terkait, Wawali meninjau rumah warga terdampak luapan sungai Piring. Kelurahan Pilangbango menjadi salah satu daerah rawan banjir jika kondisi hujan lebat dan debit sungai piring meningkat.

Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 20–30 cm di dalam rumah hingga 50 cm di luar rumah. BPBD bersama TNI dan Polri telah mengambil langkah-langkah penanganan.

“Luapan sungai ini karena wilayah Kota Madiun dan sekitarnya diguyur hujan lebat cukup lama. Juga ini banyak sampah bambrongan bambu yang menghambar aliran sungai piring,” ujar Bagus Panuntun.

Image Not Found
Wawali Serahkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir, Foto : Istimewa

Sementara itu, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turun langsung memberikan bantuan kepada warga Kelurahan Pilangbango yang terdampak banjir pada Minggu (16/3/2025). Selain itu, juga memastikan tim gabungan gerak cepat melakukan pembersihan sungai untuk memastikan aliran air kembali lancar.

“Total sebanyak 109 keluarga terdampak banjir diberikan bantuan berupa sembako, makanan siap saji, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya,” imbuh Wawali.

Wakil Wali Kota Madiun meminta agar keberadaan embung Pilangbango dapat dimanfaatkan guna mengatasi banjir di wilayah tersebut. Apalagi, keberadaan embung tersebut juga bagian dari pengendalian banjir.

“Kami akan berkoordinasi lebih lanjut untuk memastikan embung bisa dimanfaatkan secara optimal dalam mengendalikan debit air. Saat ini sudah surut tetapi kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada potensi banjir susulan” pungkasnya

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecah Ban, Innova Tabrak Truk di Tol Ngawi-Solo, Tujuh Orang Luka

    Pecah Ban, Innova Tabrak Truk di Tol Ngawi-Solo, Tujuh Orang Luka

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas di ruas Jalur Tol Ngawi–Solo kembali terjadi, tepatnya pada KM 560 masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Senin (06/10/2025) sekitar pukul 14.50 WIB. Insiden yang melibatkan dua kendaraan ini mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota […]

    Bagikan
  • Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman eksekusi lahan membayangi KB/TK Islam Masyithoh di Jalan Aloon-Aloon Barat, Kota Madiun. Sebanyak 151 siswa terancam kehilangan tempat belajar menyusul putusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Sengketa lahan seluas 595 meter persegi itu dimenangkan oleh PCNU Kota Madiun hingga tingkat kasasi. Dengan putusan tersebut, proses eksekusi tinggal menunggu penetapan […]

    Bagikan
  • Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi unik masih lestari di Masjid Al Ishaq, Desa Coper, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (05/09/2025) siang, takmir masjid menyebar uang koin senilai Rp25 juta kepada warga. Tradisi turun-temurun ini menjadi simbol berbagi rezeki sekaligus ajang kebersamaan masyarakat. Sejak siang hari, ribuan warga sudah memenuhi halaman […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak Ludes Terbakar, 12 Ribu Ekor Terpanggang

    Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak Ludes Terbakar, 12 Ribu Ekor Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Warga Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan digemparkan dengan kebakaran yang menimpa kandang ayam milik Yudi Agung Pranoto Sekretaris Desa Pragak. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (04/07/2025) sekitar pukul 01.17 WIB. Kobaran api yang membubung tinggi melahap seluruh bangunan kandang beserta 12 ribu ekor ayam di dalamnya. Api diduga berasal […]

    Bagikan
  • Longsor Beruntun di Banaran, Tiga Rumah Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

    Longsor Beruntun di Banaran, Tiga Rumah Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo menjadi wilayah paling terdampak bencana tanah longsor dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur sejak awal April memicu longsor beruntun di kawasan perbukitan tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, Desa Banaran menjadi titik dengan kejadian terbanyak, yakni sembilan kasus longsor dari total 25 […]

    Bagikan
expand_less