Berita Terkini
Trending Tags

Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus penganiayaan terhadap pelajar SMP di Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet.

Korban dipukuli, diikat, hingga bagian kepalanya diinjak oleh seorang warga yang menuduhnya hendak mencuri velg truk. Aksi main hakim sendiri ini menuai kecaman luas dari berbagai pihak.

Praktisi hukum sekaligus Direktur LPK Nusantara, Gunadi, menegaskan bahwa siapa saja yang mengetahui adanya kekerasan terhadap anak berhak membuat laporan ke polisi.

“Untuk pengaduan seperti ini tidak harus menunggu persetujuan orang tuanya. Yang penting proses penyidikan bisa berjalan karena aturan perlindungan anak memang membolehkan siapa pun melapor,” jelasnya, Rabu (03/12/2025).

Ia menambahkan, masyarakat, aktivis, maupun pengacara dapat langsung membuat laporan apabila menemukan adanya dugaan kekerasan terhadap anak. Menurutnya, aturan tersebut dibuat untuk memastikan perlindungan maksimal bagi korban di bawah umur.

Kritik senada datang dari Beni Ardi, aktivis LSM Magetan Center. Ia menilai tindakan pemukulan yang dilakukan warga tidak dapat dibenarkan meskipun korban diduga melakukan pencurian.

“Kalau ada warga yang menangkap pelaku pencurian secara langsung, langkah yang benar adalah segera menyerahkan ke aparat. Kita hidup di negara hukum,” tutur Beni.

Ia menekankan bahwa posisinya bukan untuk membenarkan tindakan pencurian, melainkan menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak tetap merupakan tindak pidana.

Beni juga menyoroti tren meningkatnya kasus pencurian kecil yang melibatkan pelajar SMP. Menurutnya, persoalan ini harus disikapi serius oleh Dinas Pendidikan.

“Fenomena anak SMP yang terlibat pencurian perlu mendapat perhatian tegas. Dinas bisa rutin memberikan penyuluhan hukum sederhana bekerja sama dengan polsek,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari pengamatan timnya, sebagian siswa melakukan tindakan nekat karena terdesak kebutuhan kuota internet untuk sekolah dan aktivitas digital, sementara sebagian orang tua belum memahami tekanan tersebut.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Masih Ada Kursi Strategis Kosong

    Bupati Madiun Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Masih Ada Kursi Strategis Kosong

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menjalani rotasi jabatan. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Muda Graha, Kamis (21/08/2025). Rotasi pejabat setingkat eselon II ini menjadi yang pertama di era pemerintahan pasangan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo resmi membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (11/06/2025), menyusul ketidakpuasan sejumlah fraksi terhadap jawaban Bupati Sugiri Sancoko atas pandangan umum fraksi-fraksi. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Tinggal Sendirian, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

    Tinggal Sendirian, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Jalan Barito Gang 43, Rt 09/Rw03, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Korban diketahui bernama Budiono (70), yang tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit jantung. Penemuan mayat tersebut terjadi pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Ketua […]

    Bagikan
  • Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kepolisian membantah tudingan telah membubarkan kegiatan diskusi dan bedah buku Reset Indonesia yang digelar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu malam (20/12/2025). Polisi menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah penghentian acara tersebut. Kapolsek Nglames AKP Gunawan mengatakan pihaknya hanya menerima pemberitahuan kegiatan secara mendadak dan tidak melalui prosedur resmi. Pemberitahuan tersebut diterima […]

    Bagikan
  • Tegas !! Ini Pesan Danrem 081/DSJ kepada Prajurit Yonif 511/DY

    Tegas !! Ini Pesan Danrem 081/DSJ kepada Prajurit Yonif 511/DY

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Jangan cengeng dan jangan pengecut. Itulah pesan tegas Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto dihadapan prajurit Yonif 511/Dibyarta Yodha. Prajurit TNI harus siap menghadapi permasalahan dan menyelesaikannya. “Semua orang punya masalah, tak terkecuali kita (prajurit). Setiap persoalan pasti ada solusinya. Jangan cengeng, jangan mengambil jalan yang tidak benar, kita selesaikan. Kau […]

    Bagikan
expand_less