Berita Terkini
Trending Tags

Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen dari total penduduk sekitar 688 ribu jiwa di Kab.Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini memasuki fase demografis yang semakin menantang. Data terbaru mencatat bahwa 20,3 persen dari total penduduk sekitar 688 ribu jiwa merupakan kelompok lanjut usia. Angka ini bukan hanya menunjukkan populasi yang menua, tetapi juga menandai meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan kesehatan yang harus diantisipasi sejak dini.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, menegaskan bahwa tingginya angka lansia harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, mengingat tidak semua dari mereka memiliki kondisi hidup yang aman, sehat, dan didukung keluarga.

“Dari total lansia yang ada, sekitar dua hingga empat ribu orang masuk kategori rentan berdasarkan desil satu hingga lima. Mereka termasuk lansia terlantar dan memerlukan penanganan khusus karena tidak memiliki pendamping memadai,” ujarnya.

Kelompok rentan tersebut tidak hanya ditentukan oleh umur, tetapi juga kondisi sosial-ekonomi dan kesehatan. Sebagian dari mereka hidup sendiri karena anak merantau, sebagian tidak memiliki penghasilan tetap, dan lainnya harus berjuang menghadapi penyakit kronis tanpa dukungan keluarga yang intens.

Menurut Parminto, kondisi semacam ini berpotensi menimbulkan masalah sosial yang tidak tampak di permukaan. Mulai dari keterlantaran, isolasi sosial, hingga risiko kedaruratan kesehatan yang tidak tertangani dengan cepat.

“Ada lansia yang secara fisik terlihat baik-baik saja, tetapi secara sosial mereka terisolasi. Ada pula yang tinggal bersama keluarga tetapi tetap tidak mendapatkan pendampingan memadai. Inilah yang menjadi tantangan kita, ” jelasnya.

Image Not Found
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo. Foto : Kusnanto- Sinergia

Parminto menegaskan bahwa tingginya jumlah lansia harus diimbangi dengan perubahan pola pikir masyarakat.

“Populasi lansia kita besar, tetapi kesadaran masyarakat untuk ikut memantau dan peduli harus terus ditingkatkan. Lansia bukan hanya urusan keluarga, melainkan juga urusan bersama sebagai komunitas,” ungkapnya.

Bertambahnya populasi lansia membawa implikasi langsung pada pelayanan publik, terutama dalam sektor kesehatan dan jaminan sosial. Banyak lansia membutuhkan layanan pemeriksaan rutin, pendampingan aktivitas harian, hingga akses bantuan yang tepat sasaran.

Dinsos mencatat bahwa lansia dari kelompok rentan sering kali membutuhkan intervensi yang lebih intensif, mulai dari bantuan sembako, perawatan rumah, hingga pendampingan psikososial.

Namun, tidak semua desa memiliki mekanisme pendataan dan pemantauan yang memadai. Celah inilah yang selama ini menjadi tantangan pemerintah dalam memastikan seluruh lansia rentan terdata dan tertangani.

Untuk menghadapi situasi tersebut, pemerintah daerah mulai memperkuat berbagai instrumen perlindungan sosial, termasuk mendorong desa dan RT memperbaiki sistem pendataan dan pemantauan lansia.

Dinsos menilai bahwa pemetaan awal sangat penting untuk mengetahui posisi lansia rentan, terutama yang tinggal sendiri. Dengan data yang lebih lengkap, intervensi bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Peran desa dan RT menjadi sangat strategis. Kami berharap masyarakat juga ikut aktif memberikan informasi bila menemukan lansia yang membutuhkan perhatian tambahan,” kata Parminto.

Magetan diprediksi akan terus mengalami peningkatan jumlah lansia dalam beberapa tahun mendatang. Tanpa langkah antisipatif, tingginya angka lansia dapat menimbulkan tekanan pada berbagai sektor pelayanan publik.

“Ini bukan tugas yang selesai dalam satu atau dua tahun. Kita harus menyiapkan sistem yang berkelanjutan agar lansia di Magetan tetap hidup dengan layak dan terjaga martabatnya,” pungkas Parminto.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa dengan Teknik Pembakaran

    BPBD Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa dengan Teknik Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – BPBD Kota Madiun menerima laporan dari pihak PLN terkait keberadaan sarang tawon vespa pada Sabtu (15/3/2025). Hal itu diketahui oleh petugas PLN saat akan pembersihan panel kontrol yang ada di sekitar Pabrik Gula Rejo Agung, yang terletak di Jalan Basuki Rahmat guna pemeliharaan. Setelah menerima informasi keberadaan sarang tawon tersebut, pihak […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pondok Lansia Kota Madiun terus berbenah. Tidak hanya soal fisik maupun sarana-prasarana, namun lingkungan pondok lansia yang berada di Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo itu juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Kawasan ini pun terus dihijaukan oleh Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dengan melakukan penanaman pohon. […]

    Bagikan
  • Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persidangan gugatan perdata yang diajukan dua kontraktor terhadap Pemerintah Kota Madiun terkait sengketa lelang proyek kini memasuki tahap mediasi. Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Madiun pada Kamis (30/10/2025) dipimpin oleh hakim mediator Putu Bisma Wijaya. Dalam proses mediasi tersebut, hakim meminta pihak penggugat maupun tergugat menyiapkan resume tertulis yang […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Tragedi di Perlintasan Bancong, Pria di Madiun Tewas Disambar KA Jayakarta

    Terekam CCTV, Tragedi di Perlintasan Bancong, Pria di Madiun Tewas Disambar KA Jayakarta

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Jayakarta di perlintasan Desa Bancong, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.55 WIB. Insiden tragis tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan berlangsung dalam hitungan detik. Korban diketahui bernama Sugeng Hariadi (35), warga Dusun Pehrambak, Desa Bancong. Saat kejadian, KA Jayakarta melaju […]

    Bagikan
  • Menilik Petirtaan Dewi Sri Simbatan, Jejak Peradaban Mataram Kuno yang Masih Lestari

    Menilik Petirtaan Dewi Sri Simbatan, Jejak Peradaban Mataram Kuno yang Masih Lestari

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah hamparan persawahan Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, berdiri sebuah situs kuno yang hingga kini masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Petirtaan Dewi Sri bukan sekadar peninggalan sejarah, tetapi juga pusat tradisi budaya yang terus diwariskan lintas generasi melalui ritual Bersih Desa dan Tari Ikan Kutuk. Situs yang kerap […]

    Bagikan
expand_less