Berita Terkini
Trending Tags

Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan Sarangan, Tim Drogba Polres Magetan Sigap Lakukan Penyelamatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 290
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan,
foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membuat jalur menanjak kembali menjadi titik rawan. Tidak sedikit kendaraan pribadi, roda empat maupun dua, yang tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan dan memicu kepanikan pengemudi dan penumpang. Di momen-momen genting itulah, personel Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tampil sebagai penyelamat.

Suasana mendadak menegangkan ketika sebuah mobil wisatawan asal Gresik yang dikendarai Mutakin tersendat saat melewati tanjakan pertigaan Omah Jowo. Mobil yang ditumpanginya tak kuat melaju akibat beban berat dan kapasitas mesin yang terbatas. Kendaraan sempat mundur perlahan, membuat penumpang panik dan pengguna jalan lainnya ikut waspada.

Dalam kondisi itu, beberapa personil Tim Drogba langsung berlari dan sigap menahan bagian belakang mobil sambil memasang ganjal kayu untuk mencegah kendaraan terus melorot ke bawah. Aksi tersebut berlangsung cepat, hanya dalam hitungan detik, sebelum akhirnya mobil dapat distabilkan dan didorong naik hingga mencapai jalur aman.

Image Not Found
Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan Banyak Kendaraan Tak Kuat di Tanjakan,
foto : Nan/Sinergia

Mutakin, pengemudi mobil tersebut, mengaku sangat terbantu oleh aksi cepat aparat kepolisian. “Mobilnya kurang kuat, CC-nya kecil. Tadi bisa naik karena dibantu bapak-bapak polisi ini. Kami dari Sarangan mau pulang ke Gresik, dan ini pertama kali lewat sini. Mobil kecil, penumpang banyak, jadi ya kurang kuat nanjak,” ungkapnya, Minggu (28/12/2025).

Ia mengaku tidak menyangka tanjakan Sarangan seterjal itu, dan bahkan sempat khawatir mobilnya akan benar-benar mundur.

Kasat Samapta Polres Magetan, AKP Agus Wibowo, menjelaskan bahwa kejadian serupa kerap terjadi, terutama saat lonjakan wisatawan. Personelnya telah disiagakan sebagai bentuk pelayanan dan antisipasi kecelakaan.

“Kami menyiagakan personel di sejumlah tanjakan rawan, termasuk pertigaan Omah Jowo. Setiap hari ada sekitar lima belas personel yang siap membantu wisatawan yang kendaraannya tidak kuat naik, lengkap dengan ganjal kayu,” jelas AKP Agus.

Ia menambahkan bahwa Tim Drogba merupakan tim tahunan yang khusus diaktifkan saat libur akhir tahun. “Tim ini memang rutin kami terjunkan dan dikenal sebagai Tim Drogba—Dorong Ganjal Ban,” ujarnya.

Image Not Found
kendaraan bermotor tak kuat nanjak, harus di bantu Tim Drogba, Foto : Nan/Sinergia

Menurut pantauan petugas, penyebab kendaraan gagal menanjak bukan hanya soal tenaga mesin. “Banyak pengendara yang kaget dengan karakter jalan di Magetan. Ada yang lupa mematikan AC, ada yang salah memilih gigi. Kendaraan matic justru paling sering tidak kuat naik. Kalau manual umumnya lancar,” terang Agus.

Ia juga menyebutkan bahwa tanjakan paling rawan juga berada di arah barat keluar Telaga Sarangan, tepatnya di kawasan Singolangu. “Singolangu, baik jalur lama maupun jalur baru, itu tanjakan yang paling menantang,” tegasnya.

Sebagai bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025, penjagaan ini akan berlangsung cukup panjang. “Kami siaga mulai 20 Desember sampai 2 Januari 2026,” tambahnya.

Aksi dramatis mendorong kendaraan yang mundur di tanjakan bukan hanya sekali terjadi. Beberapa kali anggota Tim Drogba harus berlari, mengganjal ban, hingga memandu pengemudi dengan instruksi khusus agar kendaraan bisa mengatasi tanjakan tanpa insiden.

Upaya ini tidak hanya mencegah kemunduran kendaraan, tetapi juga menghindari tabrakan beruntun dan kepanikan di jalur wisata yang ramai.

Dengan kesiapsiagaan ini, Polres Magetan berharap seluruh wisatawan dapat menikmati liburannya dengan rasa aman dan tenang, meski harus melintasi jalur menanjak yang cukup ekstrem. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arum Sari Florist Banjir Pesanan Karangan Bunga Jelang Pelantikan Kepala Daerah

    Arum Sari Florist Banjir Pesanan Karangan Bunga Jelang Pelantikan Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan serentak bagi Kepala Daerah terpilih yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) telah ditetapkan tanggal 20 Februari 2025. Termasuk bagi daerah yang terdapat gugatan di MK namun telah memiliki ketetapan MK dengan hasil dismissal atau tidak dilanjutkan ke persidangan pembuktian, maka bisa mengusulkan mengikuti pelantikan serentak pada tanggal 20 […]

    Bagikan
  • Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan dosen dari Politeknik Negeri Madiun (Poltek Negeri Madiun) mengajukan tuntutan terkait tunjangan kinerja (TUKIN) yang belum diterima, Kamis (23/1/2025) kepada pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Para dosen tersebut meminta agar hak mereka segera dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena selama 4 tahun terakhir para […]

    Bagikan
  • Permendikdasmen Akan Hapus Guru Honorer Pada Tahun 2027, Dikbud Madiun Mulai Pendataan

    Permendikdasmen Akan Hapus Guru Honorer Pada Tahun 2027, Dikbud Madiun Mulai Pendataan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mulai menerapkan penataan tenaga non-ASN di lingkungan sekolah negeri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur guru honorer di sekolah negeri hanya diperbolehkan mengajar hingga 31 Desember 2026. Mulai 1 Januari 2027, sekolah negeri dilarang menganggarkan maupun menggunakan tenaga […]

    Bagikan
  • Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Batas waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Madiun tinggal beberapa hari lagi. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, mengingatkan masyarakat agar segera melunasi kewajiban pajaknya sebelum jatuh tempo pada 30 September 2025. Sejauh ini, realisasi PBB Kota Madiun telah mencapai Rp. 18,537 miliar atau sekitar 82,2 […]

    Bagikan
  • Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

    Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Kepala Desa Kebonagung, Balerejo, Kabupaten Madiun, Anton Sujarwo, akhirnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui perbuatannya dalam sebuah pernyataan resmi yang dibuat di Pondok Pesantren Al-Hasna, Kartoharjo, Magetan, Selasa (02/12/2025) malam. Pernyataan tersebut dibacakan Anton pada pukul […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Adu Banteng Fortuner Vs Avanza, 5 Korban Luka-Luka

    Laka Lantas Adu Banteng Fortuner Vs Avanza, 5 Korban Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun – Ponorogo, tepatnya di Desa Sangen Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. 2 Kendaraan Roda Empat saling adu banteng Selasa (28/1/2025) waktu subuh. Lima korban diketahui mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.  “Tadi kejadian subuh saya keluar rumah ada dua kendaraan […]

    Bagikan
expand_less