Berita Terkini
Trending Tags

Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa, Foto : Ega Patria-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya warung dan kafe berkonsep modern ala Barat, sebuah warung sederhana di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, justru tampil dengan wajah berbeda. Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, baik dari bangunan, koleksi budaya, hingga menu yang disajikan.

Warung yang berdiri tak jauh dari area persawahan ini hanya berjarak sekitar 10 menit dari pusat Kota Ponorogo. Bangunannya berupa rumah kayu khas Jawa, dipenuhi berbagai ornamen jadul yang menghadirkan suasana pedesaan dan nostalgia masa lalu.

Tak sekadar tempat makan, Warung Reyog Tua juga menjadi ruang edukasi budaya. Di dalamnya tersimpan 10 barongan reyog atau topeng harimau khas kesenian Reyog Ponorogo. Barongan-barongan tersebut memiliki usia yang berbeda, dengan koleksi tertua dibuat pada tahun 1921.

Pemilik Warung Reyog Tua, Dimar Yono (37), mengatakan konsep utama yang diusung adalah pelestarian budaya. Selain membuka warung makan dan kopi, pihaknya rutin mengadakan kegiatan edukasi untuk pelajar.

“Konsepnya memang budaya. Kami juga sering mengedukasi anak-anak sekolah. Dua sampai tiga bulan sekali ada kegiatan tabuhan reyog. Koleksi reyog kami dari tahun 1921 sampai 1980, sehingga bentuknya berbeda-beda,” ujar Dimar.

Image Not Found
Warung Reyog Tua juga menjadi ruang edukasi budaya dengan menghadirkan 10 barongan reyog atau topeng harimau khas kesenian Reyog Ponorogo. Foto : Ega Patria-Sinergia

Sejalan dengan konsep tersebut, menu yang disajikan pun merupakan kuliner jadul yang kini mulai jarang ditemui. Di antaranya nasi goreng tiwul hitam serta degan bakar yang dipadukan dengan rempah-rempah tradisional.Harga menu dibanderol terjangkau, mulai Rp15 ribu.

Lastri Widjayanti, salah seorang pengunjung, mengaku terkesan dengan cita rasa menu yang disajikan. “Saya pesan nasi goreng tiwul, ciri khas tiwulnya terasa banget. Ini pertama kali ke sini dan juga baru mencoba degan bakar, rasanya beda, enak, dan terasa segar di badan,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan pengunjung lain, Wuri Wulandari. Ia datang ke Warung Reyog Tua karena ingin berwisata kuliner sekaligus bernostalgia. “Pengen kulineran sambil wisata. Sempat viral di TikTok, jadi penasaran. Selain itu juga ingin nostalgia dengan makanan jadul,” katanya.

Dengan memadukan kuliner tradisional, suasana alam persawahan, serta koleksi budaya reyog yang bernilai sejarah, Warung Reyog Tua menjadi alternatif wisata kuliner sekaligus wisata budaya di Ponorogo.(ega). 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses panjang relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican ke lahan Perhutani di wilayah Sukun dipastikan segera rampung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo menyebut, tahap akhir berupa kelengkapan persyaratan administrasi dan teknis kini hampir selesai. Plt. Kepala DLH Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan penyelesaian dokumen dan nilai anggaran ditargetkan tuntas pada Desember […]

    Bagikan
  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
  • Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

    Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah musim penghujan yang menekan kapasitas produksi, para pengrajin genteng di Kabupaten Magetan mendapat suntikan optimisme dari imbauan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi. Wacana penggantian atap seng dengan genteng tersebut disambut hangat pelaku usaha rumahan. Kebijakan itu segera terealisasi dan mampu mengangkat harga jual sekaligus volume pesanan. Di […]

    Bagikan
  • Hargai Perjuangan, Pangdam V/Brawijaya Bantu Veteran dan Warakawuri

    Hargai Perjuangan, Pangdam V/Brawijaya Bantu Veteran dan Warakawuri

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Dalam kunjungan kerja di Kodim 0806/Trenggalek, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya, Vira Rudy Saladin menunjukkan kepeduliannya, Selasa (27/5/2025). Tak hanya kepada prajurit, namun juga para veteran, Warakuwiri, dan putra-putri prajurit yang berprestasi.  Khusus kepada veteran dan Warakawuri, bantuan yang diberikan sebagai bentuk penghargaan atas […]

    Bagikan
  • Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengamankan sepasang suami istri dengan status pernikahan siri yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik keluarga sendiri. Mirisnya, korban merupakan ibu kandung dari pelaku laki-laki. Kedua pelaku yakni Irvan Rendy Saputra (23), warga Dusun Grojokan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan istrinya Rizqi […]

    Bagikan
expand_less