Berita Terkini
Trending Tags

Raih Sederet Prestasi, Begini Ekosistem Pendidikan Berkarakter SDN Sukosari 02

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Momen murid berprestasi SDN Sukosai 02 Dagangan bersama para guru, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Madiun – Prestasi SDN Sukosari 02 Dagangan, Sekolah Berkarakter yang Tumbuh Bersama Lingkungan Di lereng Gunung Wilis dengan kehidupan pedesaan Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Sebuah sekolah dasar negeri terus menorehkan jejak prestasi yang tak biasa. SDN Sukosari 02 Dagangan bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi ruang tumbuhnya karakter, disiplin, serta kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Sekolah ini dikenal dengan berbagai predikat seperti SD Rasa MI, Sekolah Ramah Anak, sekaligus Sekolah Adiwiyata. Identitas itu bukan label kosong. Ia lahir dari praktik keseharian yang menanamkan nilai religius, tanggung jawab sosial, dan cinta lingkungan kepada para siswa. Tahun 2025 menjadi salah satu fase gemilang bagi SDN Sukosari 02. Di bidang akademik, sekolah ini sukses mengharumkan nama wilayah Dagangan melalui ajang Olimpiade Matematika dan Sains tingkat kecamatan, dengan raihan Juara I Olimpiade Sains dan Juara I Olimpiade Matematika. Tak berhenti di situ, seorang siswa juga berhasil menyabet Juara I Olimpiade SD dalam ajang SHORTCITY yang digelar MTsN 4 Madiun.

Prestasi lain datang dari kompetisi Knowledgends Season I bidang MIPA. Dua siswa perwakilan sekolah meraih Juara I dan Juara III Top Rank Kecamatan Dagangan, memperkuat citra SDN Sukosari 02 sebagai sekolah dengan fondasi akademik yang solid. Capaian membanggakan juga hadir dari ranah nonakademik. Pada ajang Gebyar Polisi Cilik 2025 di Trans Icon Mall Surabaya, delapan siswa SDN Sukosari 02 yang mewakili Polres Kabupaten Madiun berhasil meraih penghargaan kategori Kearifan Lokal tingkat Polda Jawa Timur. Prestasi ini menjadi bukti sinergi antara kedisiplinan, budaya lokal, serta pembinaan yang konsisten dari para guru dan pelatih.

Bidang keagamaan turut mencatatkan hasil positif. Sekolah ini meraih Juara I MTQ tingkat Kecamatan Dagangan dan Juara III tingkat Kabupaten Madiun. Di ajang FLS2N, siswa SDN Sukosari 02 menyumbangkan Juara Harapan I Solo Vokal, sementara di bidang olahraga, sekolah ini meraih Juara Harapan II Atletik Kids. Di balik deretan piala, SDN Sukosari 02 terus menumbuhkan potensi siswa melalui berbagai program pengembangan karakter. Salah satunya adalah wisuda tahfidz yang rutin digelar setiap akhir tahun pelajaran sebagai bentuk apresiasi atas hafalan Al-Qur’an siswa. Sekolah juga menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari karate shokaido, voli, pramuka, hingga melukis, guna menyalurkan minat dan bakat siswa secara seimbang.

Komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan juga tampak dari pembangunan sarana prasarana. Enam ruang kelas baru dan satu laboratorium TIK telah dibangun dan dilengkapi fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, perpustakaan dan mushola yang representatif turut menunjang terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan inklusif.

Di sisi lain, kepedulian terhadap lingkungan menjadi napas panjang SDN Sukosari 02. Program penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), hingga pembiasaan hidup bersih menjadi bagian dari keseharian sekolah. Konsistensi tersebut mengantarkan SDN Sukosari 02 meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Madiun tahun 2024, dan kini tengah bersiap menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026.

Kepala SDN Sukosari 02 Dagangan, Kristiana Martha Romanta, menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga sekolah.

“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menumbuhkan potensi siswa secara optimal. Harapannya, SDN Sukosari 02 terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya Kamis (1/1/2026).

Dengan prestasi yang terus bertumbuh dan inovasi yang berkelanjutan, SDN Sukosari 02 Dagangan menegaskan perannya sebagai sekolah dasar unggulan—bukan hanya dalam capaian akademik, tetapi juga dalam membentuk generasi yang cerdas, peduli lingkungan, dan berakhlak mulia. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan. Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) mencatat, hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni 2025, tiga SDN tercatat nihil pendaftar. Ketiga sekolah itu adalah SDN Bangsri 1 (Kecamatan Ngariboyo), SDN Mojorejo 2 […]

    Bagikan
  • SPPG ke-7 Resmi Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Evaluasi dan Inovasi Pengolahan Pangan

    SPPG ke-7 Resmi Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Evaluasi dan Inovasi Pengolahan Pangan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun kini resmi beroperasi. Terbaru yang berlokasi di Jalan Minak Kuncar, Kelurahan Winongo, Kecamata Manguharjo diresmikan oleh Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Forkopimda, Senin (13/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maidi menyampaikan bahwa SPPG ke-7 ini memiliki sejumlah peningkatan dibanding […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi para petani. Namun di lapangan, realitas justru berbanding terbalik. Di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan, harga pupuk masih melambung. Petani pun mengeluh belum dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Alih-alih menurun, harga pupuk […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional terus dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Kali ini, langkah tersebut terlihat dalam kunjungan seorang wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, ke padepokan PSHT di Kota Madiun di Jalan Merak Kelurahan Nambangan Kidul. Kunjungan ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Warga yang tergabung dalam Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Ngawi melakukan pembongkaran terhadap lima makam yang selama ini dikenal sebagai makam Wali Lima. Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dinilai tidak memiliki bukti sejarah yang jelas dan bisa menyesatkan banyak orang. Pembongkaran makam dengan pengawalan pihak kepolisian berlangsung di Desa Guyung, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less