Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Kejaksaan Negeri Kota Madiun. Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan.

Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi juga terjadi di jajaran pejabat utama (PJU). Jabatan Kepala Seksi Intelijen yang sebelumnya diemban Dicky Andi Firmansyah kini digantikan Aldy Slesviqtor Hermon. Sementara itu, posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) yang sebelumnya dijabat Arfan Halim, kini diisi Heru Duwi Admojo.

Rotasi ini terjadi ditengah peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat mengguncang Kota Madiun. Meski mutasi merupakan hal lumrah dalam dinamika organisasi Kejaksaan sebagai bentuk penyegaran dan penguatan kelembagaan, namun momentum pergantian kali ini tak lepas dari sorotan publik.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Madiun, Aldy Slesviqtor Hermon menegaskan bahwa mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di internal institusi tersebut tidak berkaitan dengan peristiwa OTT KPK yang terjadi di Kota Madiun. Menurut Aldy, pergantian Kepala Kejari Kota Madiun dari Wahyu Triantono digantikan Komaidi murni karena faktor usia dan aturan kepegawaian yang berlaku sesuai dengan Undang-undang ASN nomer 20/2023 tentang ASN maupun di Peraturan Jaksa Agung (Perja) nomer PER-036/A/JA/12/2009 tentang perubahan atas Perja RI nomer PER-065/A/JA/07/2007 tentang pembinaan karir pegawai Kejaksaan RI.

“Pak Kajari (Wahyu Triantono,red) ini pindah karena memasuki purna tugas. Karena usia 58 tahun. Jadi sesuai dengan aturan,” kata Aldy, Jumat (13/2/2026).

Ia menerangkan, berdasarkan regulasi tersebut, jaksa yang menduduki jabatan struktural dan telah memasuki usia 58 tahun untuk eselon III, serta 60 tahun untuk eselon I dan II, maka satu hari setelah mencapai batas usia pensiun struktural langsung beralih menjadi jaksa fungsional hingga usia 60 tahun.

“Jadi beliau dari Eselon III a sampai umur 58 tahun dan menjadi jaksa fungsional. Pak Dicky eselon IVa, dan pak Arfan juga sama,” jelas Aldy.

Terkait jabatan Kasi Intelijen dan Kasi Pidsus, Aldy menegaskan bahwa pergantian tersebut merupakan bagian dari promosi dan penyegaran organisasi. “Kasi Intelijen promosi, kalau dari Kejari ke Kejati itu promosi. Dari Kejari tipe A II ke Kejati tipe B. Untuk Kasi Pidsus hanya penyegaran,” terangnya.

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh proses mutasi tersebut murni bagian dari dinamika dan kebutuhan organisasi, bukan karena kasus tertentu.

“Jadi tidak ada kaitan dengan kasus yang ada di Kota Madiun,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (26/11/2025). Kejadian yang berulang ini memicu kekhawatiran mendalam dari para wali murid. Kecemasan muncul terutama dari para orang tua siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Gemarang. Mereka menilai insiden keracunan tak lagi […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Wajibkan ASN Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

    Wali Kota Madiun Wajibkan ASN Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya kreatif dilakukan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam menekan angka inflasi, khususnya di wilayah Kota Madiun. Dalam sebuah pernyataan, Maidi menyebutkan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai pemerintah daerah diwajibkan menanam lima pohon cabai jenis Carolina Reaper, salah satu varietas cabe terpedas di dunia. “Kenaikan harga cabai yang […]

    Bagikan
  • Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sugeng Riyanto (49), seorang pemulung asal Desa Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu menyentuh. Kamis (11/09/2025) pagi, ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya. Suparman (65), tetangga yang pertama kali mendengar suara keras sekitar pukul 09.30 WIB, masih […]

    Bagikan
  • Swasembada Pangan, Pemkot Madiun – Polres Madiun Kota Komitmen Perluas Tanaman Jagung

    Swasembada Pangan, Pemkot Madiun – Polres Madiun Kota Komitmen Perluas Tanaman Jagung

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun turut berkomitmen dalam mewujudkan swasembada pangan yang digaungkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Seperti dalam program Penanaman Jagung Serentak 1 Juta hektar di kawasan Lapak Banjarejo Kecamatan Taman pada Selasa (21/1/2025). Kegiatan itu diikuti oleh PJ Walikota Madiun, Eddy Supriyanto, Kapolres Madiun Kota, Dandim 0803 Madiun hingga […]

    Bagikan
  • Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) tidak begitu dirasakan dampaknya bagi peternak sapi perah di Kabupaten Madiun. Justru permintaan susu segar saat momen Imlek dan Isra’ Mi’raj meningkat dibanding hari biasanya.  Seperti yang dialami oleh kelompok peternak sapi perah Nedyo Rahayu di Desa Kresek, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tinjau Program Infrastruktur dan Layanan Publik di Desa Muneng

    Pemkab Madiun Tinjau Program Infrastruktur dan Layanan Publik di Desa Muneng

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Memasuki hari kedua rangkaian Bhakti Sosial Terpadu (BST), Pemerintah Kabupaten Madiun meninjau sejumlah program layanan publik dan pembangunan fisik di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (27/11/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan dimulai dengan apel pelatihan […]

    Bagikan
expand_less