Berita Terkini
Trending Tags

Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL di Kota Madiun, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu penggerak ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah bagi para PKL bukan berupa penertiban, melainkan penataan. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL yang diikuti pelaku usaha PKL di Kota Madiun.

Bagus menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga maupun wisatawan di tengah meningkatnya kunjungan ke Kota Pendekar. Menurutnya, pemerintah memiliki tugas utama untuk memastikan fasilitas publik tetap layak dan tertata. Termasuk di dalamnya memperbaiki infrastruktur yang dinilai masih perlu pembenahan.

“Tugas pertama fasilitas dilakukan oleh Pemkot Madiun. Salah satunya infrastruktur yang kurang bagus ini harus terus ditata. Bagaimana masyarakat dan para pengunjung nanti bisa menikmati saat makan, atau saat ada hiburan,” ujarnya Kamis (20/11/2025).

Ia menambahkan, penataan PKL bukan hanya soal lokasi berdagang, namun juga menyangkut kebersihan kawasan. Dengan banyaknya pengunjung, kebersihan lingkungan menjadi aspek krusial yang harus dijaga bersama. “Lingkungan harus dijaga, sampah harus dijaga. Ini perlu banyak sosialisasi,” tegasnya.

Bagus juga menyoroti pentingnya menjaga harga makanan dan minuman tetap wajar. Menurutnya, pedagang yang mematok harga terlalu tinggi berpotensi merugikan diri sendiri sekaligus merusak upaya pemerintah dalam mengembangkan pariwisata daerah.

“Kalau ada pedagang yang jualannya terlalu tinggi, nanti pasti akan mendapat perhatian dari Pemkot. Karena salah satu penyebab wisatawan malas kembali adalah harga yang mahal. Apalagi saat ini wisata di Kota Madiun gratis dan jajanan murah-murah. Kalau ada yang menjual terlalu tinggi, itu bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga merugikan apa yang sudah dibangun Pak Wali Kota,” jelasnya.

Pemkot Madiun berkomitmen terus melakukan penataan kawasan wisata sekaligus memperkuat pengawasan dan sosialisasi kepada para PKL, demi menjaga kenyamanan dan citra positif pariwisata kota. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Masih seputar KPK. Kali ini anggota DPRD Kabupaten Madiun, Ali Masngudi bungkam dan bergegas lari dari kejaran awak media saat dikonfirmasi soal keterlibatan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Madiun. Ali Masngudi merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, terlihat sedang mengikuti rapat paripurna Kamis (29/01/2026) di […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Madiun mendapatkan paket makanan bergizi gratis Jumat (17/01/2025 ). Paket makanan gratis ini diberikan kantor Imigrasi Kelas II Madiun sebagai upaya mendukung program pemerintah meningkatkan gizi pada anak untuk mengurangi stunting. Pembagian makan bergizi gratis di SDN 1 dan 2 Kaligunting,  Kecamatan […]

    Bagikan
  • Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemanfaatan teknologi drone kian merambah dunia pertanian. Uji coba pemupukan menggunakan drone di area persawahan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Kamis (14/08/2025), menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, hanya butuh sekitar 15 menit untuk memupuk lahan seluas satu hektar. “Teknologi ini mempercepat pekerjaan dan menghemat tenaga. Drone bisa dipakai […]

    Bagikan
  • Pick-Up Tabrak Pohon Jambu, Sopir Tewas dan Kernet Luka Berat

    Pick-Up Tabrak Pohon Jambu, Sopir Tewas dan Kernet Luka Berat

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana tenang di Desa Takeran, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, mendadak berubah mencekam pada Kamis pagi (17/7/2025). Sebuah mobil pick-up Daihatsu Grand Max hitam dengan nomor polisi AE 9964 NF ringsek usai menabrak pohon jambu berukuran besar di pinggir jalan. Sopir tewas di tempat, sementara penumpangnya mengalami luka berat. Diketahui, mobil tersebut […]

    Bagikan
  • Pelantikan IKPM Gontor Madiun 2026–2030, Kyai Hasan Tekankan Kewajiban Bukan Sekadar Kebaikan

    Pelantikan IKPM Gontor Madiun 2026–2030, Kyai Hasan Tekankan Kewajiban Bukan Sekadar Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kepengurusan baru Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Darussalam Gontor Cabang Madiun periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Pendopo Muda Graha, Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026). Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Kyai Haji Hasan Abdullah Sahal, serta dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Madiun. Acara ini […]

    Bagikan
expand_less