Berita Terkini
Trending Tags

Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL di Kota Madiun, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu penggerak ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah bagi para PKL bukan berupa penertiban, melainkan penataan. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL yang diikuti pelaku usaha PKL di Kota Madiun.

Bagus menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga maupun wisatawan di tengah meningkatnya kunjungan ke Kota Pendekar. Menurutnya, pemerintah memiliki tugas utama untuk memastikan fasilitas publik tetap layak dan tertata. Termasuk di dalamnya memperbaiki infrastruktur yang dinilai masih perlu pembenahan.

“Tugas pertama fasilitas dilakukan oleh Pemkot Madiun. Salah satunya infrastruktur yang kurang bagus ini harus terus ditata. Bagaimana masyarakat dan para pengunjung nanti bisa menikmati saat makan, atau saat ada hiburan,” ujarnya Kamis (20/11/2025).

Ia menambahkan, penataan PKL bukan hanya soal lokasi berdagang, namun juga menyangkut kebersihan kawasan. Dengan banyaknya pengunjung, kebersihan lingkungan menjadi aspek krusial yang harus dijaga bersama. “Lingkungan harus dijaga, sampah harus dijaga. Ini perlu banyak sosialisasi,” tegasnya.

Bagus juga menyoroti pentingnya menjaga harga makanan dan minuman tetap wajar. Menurutnya, pedagang yang mematok harga terlalu tinggi berpotensi merugikan diri sendiri sekaligus merusak upaya pemerintah dalam mengembangkan pariwisata daerah.

“Kalau ada pedagang yang jualannya terlalu tinggi, nanti pasti akan mendapat perhatian dari Pemkot. Karena salah satu penyebab wisatawan malas kembali adalah harga yang mahal. Apalagi saat ini wisata di Kota Madiun gratis dan jajanan murah-murah. Kalau ada yang menjual terlalu tinggi, itu bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga merugikan apa yang sudah dibangun Pak Wali Kota,” jelasnya.

Pemkot Madiun berkomitmen terus melakukan penataan kawasan wisata sekaligus memperkuat pengawasan dan sosialisasi kepada para PKL, demi menjaga kenyamanan dan citra positif pariwisata kota. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

    Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pencarian sopir truk yang tertimbun material longsor tambang di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih terus dilakukan hingga Sabtu (27/09/2025) malam. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyebutkan bahwa dua alat berat sudah dikerahkan, tetapi medan yang sempit serta banyaknya material longsoran membuat […]

    Bagikan
  • Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Reog ini tercatat masuk 10 besar daerah penghasil padi di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada luas lahan pertanian yang relatif lebih kecil dibandingkan kabupaten lain. Plt Bupati […]

    Bagikan
  • Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun hanya mengusulkan satu Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif sepanjang tahun anggaran 2025. Raperda tersebut mengatur Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).  Raperda ini menjadi satu-satunya produk legislasi yang […]

    Bagikan
  • Hati-Hati ! Perempuan Jadi Korban Percobaan Penjambretan di Jalur Pulung Ponorogo

    Hati-Hati ! Perempuan Jadi Korban Percobaan Penjambretan di Jalur Pulung Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi kriminal jalanan kembali terjadi di wilayah Ponorogo. Seorang perempuan menjadi korban percobaan penjambretan di jalan raya penghubung Ponorogo–Pulung pada Rabu malam (22/10/2025) lalu. Korban yang diketahui bernama Mela, warga Desa Patik, Kecamatan Pulung, terjatuh dari motornya setelah ditendang pelaku saat berusaha mempertahankan tasnya. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB […]

    Bagikan
  • Rumah Humas PN Kota Madiun Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

    Rumah Humas PN Kota Madiun Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian menyasar Perumahan Griya Sakinah Al-Kautsar, yang terletak di Jalan Ringroad Barat di Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Pembobolan rumah Humas Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, Dian Lismana Zamroni itu saat ditinggal berlibur. Peristiwa ini diketahui pada Minggu sore (08/06/2025), saat pemilik rumah kembali dari Solo. Fitri Yulianti, istri Dian, […]

    Bagikan
  • Ini Komplotan Pembobol ATM di Magetan, Gasak Uang Rp. 649 Juta, 2 Pelaku Berstatus Buron

    Ini Komplotan Pembobol ATM di Magetan, Gasak Uang Rp. 649 Juta, 2 Pelaku Berstatus Buron

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian dengan pemberatan menggemparkan Kabupaten Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu berhasil diungkap Polres Magetan. Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam gerai Indomaret Barat, Desa Karangsono, Kecamatan Barat dibobol kawanan pelaku pada Senin (02/06/2025) lalu. Aksi kriminal itu mengakibatkan kerugian fantastis senilai Rp. 649.100.000. Pengungkapan kasus ini […]

    Bagikan
expand_less