Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kondisi rumah dan mobil rusak akbat tanah longsor di wagir kidul akhir 2025, foto : Doc Sinergia News

Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus.

“Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, 29 cuaca ekstrem, tujuh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dua kekeringan, serta satu kasus lainnya,” ujar Masun.

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, jumlah tersebut turun hampir 45 persen. Penurunan paling signifikan terjadi pada kasus karhutla dan kekeringan yang anjlok hingga hampir 90 persen.

Masun menjelaskan, minimnya kasus kekeringan disebabkan kondisi cuaca yang disebut masyarakat sebagai “kering basah”. Fenomena ini dipengaruhi oleh El Nino dengan intensitas rendah yang masih disertai dampak La Nina ringan, sehingga hujan tetap turun meski dengan intensitas kecil.

“Masih tersedia sumber air bagi masyarakat, sehingga tidak sampai terjadi kekeringan ekstrem,” jelasnya.

Selain itu, berkurangnya bibit siklon tropis yang berdampak ke wilayah Jawa Timur juga menjadi faktor utama. Pada 2024 lalu, hampir seluruh kawasan Pantai Selatan sering dilaporkan muncul bibit siklon yang memicu hujan lebat disertai petir dan cuaca ekstrem.

“Pada 2025 ini, bibit siklon lebih banyak muncul di wilayah utara atau timur, dan jarang berdampak langsung ke Jawa Timur,” imbuh Masun. Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat musim hujan tahun ini cenderung normal. Meski masih terjadi cuaca ekstrem, intensitasnya relatif rendah dan tidak berlangsung lama. “Ditambah lagi, BPBD Provinsi Jawa Timur juga aktif melakukan modifikasi cuaca,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal dan mencegah penyalahgunaan narkoba, Polres Magetan menggelar tes urine mendadak kepada anggota Polri dan ASN. Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah apel pagi, berdasarkan instruksi langsung dari Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Tes urine dilaksanakan oleh Seksi Propam bersama Seksi Dokkes dan dipusatkan di Klinik Bhayangkara […]

    Bagikan
  • Siswa SD dan SMP Kota Madiun Unjuk Diri di Lomba Giat Prestasi dan Karakter 2025

    Siswa SD dan SMP Kota Madiun Unjuk Diri di Lomba Giat Prestasi dan Karakter 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan pelajar dari jenjang SD dan SMP di Kota Madiun siap berkompetisi dalam Lomba Giat Prestasi dan Karakter Siswa Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun di Bumi Perkemahan Ngrowo Bening pada 11–12 November 2025. Ajang ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus […]

    Bagikan
  • CJH Ponorogo Bertolak ke Tanah Suci, 414 Jamaah Diberangkatkan Tahap Pertama

    CJH Ponorogo Bertolak ke Tanah Suci, 414 Jamaah Diberangkatkan Tahap Pertama

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Suasana haru menyelimuti halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Jumat (16/05/2025), saat ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Bumi Reog resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Sebanyak 414 jemaah tergabung dalam tiga kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya dengan menggunakan 10 armada bus. Pelepasan diwarnai tangis haru saat para jemaah berpamitan dengan […]

    Bagikan
  • Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) pada Selasa (20/1/2026). Pembatalan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan operasional akibat genangan air yang melanda wilayah Daop 4 Semarang pada Sabtu (17/1) hingga Minggu (18/1) lalu. Genangan air […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil yang diparkir di tepi Jalan Seno, Kelurahan Tambran, menjadi sasaran pencurian dengan modus pecah kaca pada Selasa malam (18/3/2023). Peristiwa ini menimpa Eva, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukowinangun, yang kehilangan dua tas berisi keperluan sekolah anaknya, buku tabungan, dan uang tunai sekitar Rp. 2 juta. Wingin Nursalim (60), […]

    Bagikan
  • Tuntut Reklamasi Tambang Pasir Mangkrak, Warga Dua Desa di Magetan Luruk Dewan

    Tuntut Reklamasi Tambang Pasir Mangkrak, Warga Dua Desa di Magetan Luruk Dewan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Warga Desa Sobontoro dan Desa Sumursongo, Kecamatan Karas luruk Gedung DPRD Magetan, Senin (17/02/2025) pukul 12.00 WIB. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dihadiri Komisi D, Ketua DPRD Kabupaten Magetan Suratno, pemilik tambang, dan sejumlah OPD terkait. Warga 2 desa itu mengeluhkan keberadaan bekas tambang pasir yang dinilai mangkrak. Perwakilan […]

    Bagikan
expand_less