Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bulog Madiun siap menyerab komoditi gabah dan jagung petani. Target serapan tahun 2026 meningkat 30 persen. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mulai melakukan penyerapan terhadap gabah dan beras hasil panen petani. Tidak hanya komoditi padi, Bulog juga menyerap untuk komoditi jagung di wilayah Kota/Kabupaten Madiun serta Ngawi. Tahun 2026 ini, target serapan gabah Bulog Madiun mencapai 100.120 ton serta jagung 10.105 ton.

“Target Kantor cabang Madiun ini mengalami kenaikan dari tahun kemarin. Di Januari ini, kami sudah mulai menyerap gabah petani 4.541 ton atau setara beras 2.037 ton atau 2,99 persen. Untuk jagung sudah terserap 798 ton atau 7,90 persen dari target,” terang Pimpinan Bulog Kantor Cabang Madiun, Minggu (25/01/2026).

Bulog Madiun tetap optimis serapan gabah maupun jagung dapat tercapai. Hal itu melihat dari serapan gabah tahun 2025 lalu dari target 72.956 ton atau setara beras 58.180 ton, terealisasi sebanyak 89.854 ton gabah atau 58.900 ton setara beras. Secara prosentase realisasinya mencapai 101,24 persen.

“Jadi bagi petani di wilayah Bulog Madiun yang memiliki gabah atau jagung bisa dijual kepada kami. Tentu sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan,” imbuhnya.

Diketahui, HPP untuk Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram. Sementara, untuk jagung dengan kadar air sekitar 20 persen dibeli dengan harga Rp 5.500 per kilogram.

“Namun apabila sudah kering untuk jagung dengan kadar 14 persen itu Perum Bulog akan membayar dengan harga Rp 6.400 per kilogram. Jadi bisa diinformasikan kepada kami untuk penyerapannya,” ujar Agung.

Menyikapi kenaikan target serapan, Agung tetap optimis bisa mencapai target seperti tahun lalu. Bahkan, tidak hanya mengandalkan wilayah sentra produksi padi, namun juga akan memperluas akses penggilingan gabah untuk menggenjot serapan. Termasuk serapan komoditi jagung.

“Serapan gabah beras tahun lalu menjadi nomor 2 tertinggi di wilayah Jawa Timur. Jadi kami optimis tahun 2026 ini realisasi target bisa terpenuhi sesuai yang telah ditetapkan,” pungkasnya.(Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Remaja Ngawi Ditemukan Mengapung di Bendungan Bojonegoro

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Bojonegoro – Pencarian terhadap RA (14) asal Ngawi yang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Madiun berujug duka. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di Bendungan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (14/4/2025) sore. Seorang pekerja proyek bendungan melihat benda mencurigakan mengambang di permukaan air. Setelah didekati, ternyata itu adalah jasad manusia. Tim SAR gabungan […]

    Bagikan
  • 1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sosok korban kecelakaan yang menemani Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Waluyo Jati Sasono, di  Jalan Raya Tol Solo-Ngawi KM 547+900 A, masuk Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (06/06/2025), diungkap oleh salah satu rekan sejawat. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, sekaligus Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 55 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa (07/10/2025). Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Kabupaten Madiun dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari, Oktario Hartawan Achmad. Dalam keterangannya, Oktario menyampaikan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Kejari Madiun dalam […]

    Bagikan
  • Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan […]

    Bagikan
  • Kebo Kluyur Gandeng Siswa Pecinta Alam Latihan Teknik Dasar Vertical Rescue dan Navigasi Darat

    Kebo Kluyur Gandeng Siswa Pecinta Alam Latihan Teknik Dasar Vertical Rescue dan Navigasi Darat

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komunitas Kebo Kluyur Adventureholic Basecamp Cabang Kota Madiun menggelar pelatihan teknik dasar vertical rescue, navigasi darat, dan mitigasi hipotermia di Hutan Pinus Sekalus, Petak 39i, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu–Minggu, 9–10 Agustus 2025. Kegiatan yang diselenggarakan berada di kawasan naungan Perhutani Lawu Ds ini diikuti 20 peserta dari […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
expand_less